Daftarkan Situs Cagar Budaya, Tim Kebudayaan Lakukan Survei

- Redaksi

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kebudayaan Disdikbud Pagar Alam melakukan survei situs cagar budaya. (Photo: Delta Handoko)

Tim Kebudayaan Disdikbud Pagar Alam melakukan survei situs cagar budaya. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dalam rangkaian pendaftaran dan juga pendataan kembali situs cagar budaya di Kota Pagar Alam, melakukan survei. Setidaknya, ada tiga situs cagar budaya yang disurvei, yakni Situs Batu Beghibu Tegur Wangi, Batu Balai dan juga Situs Meghalit di Dusun Belumai Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan.

“Survey yang kita lakukan ini, bagian dari upaya pendaftaran situs cagar budaya Pagar Alam, untuk menjadikan warisan tinggalan benda maupun tak benda cagar budaya itu, tentulah harus melalui proses,” ujar Kabid Kebudayaan Disdikbud Pagar Alam, Lusi, Senin (28/3/2022).

Lusi menambahkan, proses yang harus dilalui tersebut, mulai dari pendaftaran, verifikasi oleh Tim Cagar Budaya, sehingga dari pendaftaran itu, barulah Tim Cagar Budaya menetapkan dan merekomendasikan, apakah situs, warisan tinggalan benda maupun tak benda ini, masuk dalam benda cagar budaya atau tidak.

“Kita sekarang ini, tengah melakukan upaya mendaftarkan dulu benda cagar budaya, warisan berbentuk benda ini yang didata, mulai dari jenisnya, namanya, lokasinya termasuk juga berapa luas lokasinya, setelah dapat datanya kita serahkan ke Tim Ahli Cagar Budaya,” paparnya.

Hasil dari laporan ini, tambah Lusi, selanjutnya akan dikaji, diteliti dan dicek langsung oleh Tim Ahli Cagar Budaya, dengan terjun secara langsung ke lapanga.

“Setelah itu, Tim Ahli Cagar Budaya akan memberikan rekomendasi, bahwa benda cagar budaya itu, apakah masuk dalam penetapan cagar budaya ataupun tidak, kalau sudah ada rekomendasi tersebut, kita akan mengajukan penetapan, melalui Surat Keputusan (SK) Walikota Pagaralam,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB