Category: Pagar Alam

  • Ludi Oliansyah Jadikan SD Tempat Ia Menimba Ilmu Lokasi Launching Program Unggulannya

    Ludi Oliansyah Jadikan SD Tempat Ia Menimba Ilmu Lokasi Launching Program Unggulannya

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam, berkomitmen untuk merealisasikan program unggulan Walikota dan Wakil Walikota yakni Ludi Oliansyah dan Hj Bertha.

    Diketahui, salah satu program unggulan tersebut adalah bantuan seragam dan peralatan sekolah, yang mulai dibagikan pada Sabtu (13/12/2025).

    Menariknya, launching penyerahan bantuan seragam dan peralatan sekolah gratis tersebut, dilakukan Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah di SD Negeri 23, yang usut punya usut, adalah tempat dirinya menempuh pendidikan dasar atau SD.

    Ludi Oliansah, mengaku merasa sangat bahagia melihat senyum anak-anak dan para orang tua saat menerima bantuan tersebut. Terlebih, kegiatan ini dilaksanakan di sekolah yang memiliki kenangan tersendiri baginya.

    “Secara pribadi saya sangat terharu. SD Negeri 23 ini adalah tempat saya dulu menimba ilmu. Hari ini saya kembali, bukan sebagai murid, tetapi sebagai Walikota yang ingin memastikan anak-anak Pagaralam bisa terus sekolah dengan nyaman,” ungkapnya.

    Ia menegaskan bahwa program seragam dan perlengkapan sekolah gratis merupakan salah satu dari 14 program prioritas Pemerintah Kota Pagar Alam, sekaligus realisasi janji politik pasangan Ludi–Bertha kepada masyarakat.

    “Program ini kami rancang untuk membantu orang tua dan yang paling penting mencegah anak-anak putus sekolah. Kami ingin tidak ada lagi anak Pagaralam yang berhenti belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” katanya.

    Selain itu, Ludi Oliansah juga menyampaikan kebanggaannya atas pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut membuka peluang besar bagi anak-anak daerah untuk mengenyam pendidikan berkualitas dan berprestasi di tingkat nasional.

    “Saya bangga karena Pagar Alam dipercaya menjadi lokasi Sekolah Taruna Nusantara. Ini kesempatan emas bagi anak-anak berprestasi, tidak hanya dari Pagar Alam, tapi dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

    Di akhir sambutannya, Walikota meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program seragam dan perlengkapan sekolah gratis ini dapat segera dirasakan oleh seluruh siswa di Kota Pagar Alam.

    “Saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat, agar program ini bisa berjalan lancar dan segera dirasakan oleh semua anak murid di Pagaralam,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, Novi Apriadi menjelaskan bahwa program tersebut telah memiliki dasar hukum yang jelas dan menjadi bagian dari kebijakan strategis di bidang pendidikan.

    “Seragam dan perlengkapan sekolah ini sudah melalui ketetapan hukum. Tujuan utamanya adalah mencegah anak putus sekolah dan mengurangi beban orang tua murid,” imbuhnya.

    Ia berharap, melalui program ini, kualitas pendidikan di Kota Pagaralam terus meningkat dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. (ANA)

  • Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkot Pagar Alam Gandeng BPKP

    Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkot Pagar Alam Gandeng BPKP

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Government), Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumsel, menggelar kegiatan sosialisasi yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

    Kegiatan yang bertajuk, Sosialisasi Peran BPKP dalam Membangun SPIP dan Managemen Risiko pada Pemerintah Daerah ini, dihadiri Kepala BPKP Perwakilan Sumsel Supriyadi, sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

    Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Walikota Pagar Alam, pada Jum’at siang (12/12/2025).

    Dalam sambutannya, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, menekankan pentingnya SPIP dan Manajemen Risiko sebagai pondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

    “Melalui sosialisasi ini, diharapkan kita semua akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kerangka kerja SPIP yang terintegrasi dan bagaimana mengimplementasikan manajemen risiko intern pada unit kerja masing-masing,” paparnya.

    Dikatakannya, bahwa hal ni merupakan proses yang berkelanjutan dan membutuhkan komitmen dari seluruh jajaran.

    “Maka dari itu, kami akan terus melakukan evaluasi, berbenah dan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi lintas sektoral,” jelasnya. (ANA)

  • Walikota Pagar Alam Lantik Sekda Definitif Beserta Struktur Tiga OPD Baru

    Walikota Pagar Alam Lantik Sekda Definitif Beserta Struktur Tiga OPD Baru

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam kembali melakukan penyegaran di lingkungan birokrasi dimana Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, resmi melantik Zaily Oktosab Fitri Abidin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam secara definitif.

    Selain itu, turut dilakukan pengisian sejumlah jabatan aadministrator dan Pengawas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dibentuk, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja, serta Badan Pendapatan Daerah.

    Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Ruang Rapat Besemah Due, yang dihadiri oleh Forkopimda Pagar Alam, para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala OPD, pada Jumat (12/5/2025).

    Dalam sambutannya,Walikota Pagar Alam Ludi Olianstah menyampaikan pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, bekerja menggunakan hati, namun tetap berhati-hati dalam setiap langkah.

    Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi lintas sektor dalam mendukung efektivitas roda pemerintahan. Menurutnya, seluruh jajaran harus mengikuti satu garis komando yaitu instruksi Walikota atau Wakil Walikota yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah.

    “Di luar itu, komunikasi dengan pihak yudikatif, legislatif, maupun instansi vertikal harus tetap dibangun dengan baik,” papar Wako.

    Lebih lanjut, Ludi mengingatkan agar setiap persoalan disampaikan untuk dicarikan solusi, bukan untuk saling melempar tanggung jawab. Wako menegaskan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci penyelesaian berbagai masalah.

    “Jika belum mampu menyelesaikan, sampaikan kepada pimpinan agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Wako.

    Dalam kesempatan tersebut,ia menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memaksimalkan potensi ASN, memperbarui semangat kerja, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif.

    “Dengan dilantiknya Sekda definitif dan dilakukannya rotasi jabatan ini, Pemkot Pagar Alam berharap tercipta tata kelola pemerintahan yang semakin solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya. (ANA)

  • Ribuan Runner Berbagai Daerah Ramaikan Sriwijaya Dempo Run 2025

    Ribuan Runner Berbagai Daerah Ramaikan Sriwijaya Dempo Run 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Ribuan runner atau pelari dari berbagai daerah di Indonesia turut meramaikan Even Sriwijaya Dempo Run 2025 yang dibuka langsung Okeh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru serta dipusatkan di Alun-alun Utara Kota Pagar Alam, Sabtu (6/12/2025).

    Sebagaimana diketahui dari berbagai daerah mengikuti lari di kategori 2,5 Kilometer (2,5k), 5 Kilometer (5k) an 10 Kilometer (10k), baik dari kota, kabupaten dan provinsi tetangga, juga diikuti oleh pelari dari Pulau Kalimantan.

    Dalam sambutannya Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengungkapkan, bahwa even memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Kota Pagar Alam, salah satunya menumbuhkan perekonomian masyarakat Kota Pagar Alam.

    “Kegiatan ini telah memberikan dampak yang besar khususnya bagi kami masyarakat Kota Pagar Alam, sangat mendukung pariwisata dan ekonomi kerakyatan di Kota Pagar Alam,” paparnya.

    Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengatakan, event Sriwijaya Dempo Run tahun 2025 ini merupakan event yang keempat kalinya digelar di Kota Pagar Alam, namun pelaksanaan di tahun 2025 ini yang paling meriah dan berkualitas dari event yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

    Gubernur Sumsel, Herman Deru, membuka event Sriwijaya Dempo Run tahun 2025. (Photo: Delta Handoko)

    “Sriwijaya Dempo Run tahun 2025, merupakan event yang keempat kalinya kita laksanakan di penghujung tahun di Kota Pagar Alam, dimana peserta yang semakin meningkat, juga penyelenggaraan semakin berkualitas. Sebagai kota destinasi wisata andalan Sumatera Selatan, Kota Pagar Alam tau dan masyarakat Kota Pagar Alam juga tau bagaimana menata kota, juga menata hati untuk dapat menerima para pelancong, para olahragawan, sehingga Kota Pagar Alam dapat kita sebut sebagai Kota tujuan wisata olahraga,” sampai Gubernur.

    Pada kesempatan ini juga, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga memberikan penghargaan kepada Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, atas pencapaiannya yang telah berhasil menjadi satu-satunya Kepala Daerah pertama di Sumatera Selatan yang berhasil sampai di atap Sumatera Selatan, yakni Puncak Gunung Dempo.

    Tak hanya itu, usai pemberian hadiah dan penghargaan, Gubernur H. Herman Deru bersama Wali Kota Ludi Oliansyah, Wawako Hj. Bertha dan juga meresmikan Ikon Pagar Alam Sumsel Bugar yang terletak di Lapangan Merdeka Alun-Alun Utara Kota Pagar Alam, yang pembangunannya merupakan CSR dari Bank Sumsel Babel.

    Pada kategori lari 10k, juara pertama putri dimenangkan oleh Isania Tarigan dari Pematang Siantar, Sumatera Utara, juara kedua diraih oleh Meida Anjela dari Provinsi Lampung dan ketiga diraih oleh Melda Cantika dari Bandung, Jawa Barat.

    Sementara untuk putra juara pertama diraih oleh Berman Siahaan dari Tapanuli Utara, Sumatera Utara, kedua diraih oleh Panji dari Kalimantan Tengah dan ketiga diraih oleh Hamdan Sayudi dari Kota Padang Sumatera Barat.

    Di kategori 5k putri, juara pertama diraih oleh Azri dari Kabupaten Pali, kedua diraih oleh Gendis Aulia dari Kota Palembang dan ketiga diraih oleh Zela Melati dari Kabupaten Musi Banyuasin. Untuk putra juara pertama diraih oleh Sunardi dari Kota Palembang, kedua Diki Candra dari Kabupaten Bangka Belitung dan ketiga diraih oleh Asep dari Provinsi Lampung. (ANA)

  • BSB Hadir Lebih Dekat: Transaksi QRIS & Layanan Perbankan Lengkap di Coffee Festival 2025

    BSB Hadir Lebih Dekat: Transaksi QRIS & Layanan Perbankan Lengkap di Coffee Festival 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Pagar Alam kembali jadi pusat perhatian pecinta kopi dengan digelarnya Pagar Alam Coffee Festival ke-6, dan tahun ini Bank Sumsel Babel hadir langsung meramaikan acara sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumsel. Buat pencinta kopi, pelaku UMKM, dan masyarakat umum, inilah momen tepat untuk menikmati festival sambil mengenal berbagai inovasi layanan keuangan digital.

    Di lokasi festival, Bank Sumsel Babel menghadirkan booth layanan lengkap dengan pembayaran QRIS Bank Sumsel Babel, ditambah kolaborasi spesial “BSB x Lima Sore Coffee” yang siap memberi pengalaman baru bagi pengunjung. Ada juga mobile service Bank Sumsel Babel yang memungkinkan pengunjung mengakses layanan perbankan langsung di lokasi, mulai dari buka tabungan, konsultasi keuangan, pembiayaan syariah, hingga layanan untuk pelaku UMKM.

    PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan momen festival sebagai kesempatan mengembangkan bisnis kopi dan UMKM. “Kami ingin para pelaku UMKM kopi merasakan langsung manfaat layanan keuangan digital yang cepat, modern, dan inklusif. Kehadiran Bank Sumsel Babel di festival ini adalah bentuk dukungan agar ekosistem kopi di Sumatera Selatan terus bertumbuh dan naik kelas,” ujar Festero.

    Festero juga menegaskan bahwa penggunaan QRIS diharapkan tidak hanya mempermudah transaksi selama festival berlangsung, tetapi juga membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi keuangan setelah festival usai. Ia menyebut kolaborasi dengan komunitas kopi sebagai langkah penting untuk memperluas adopsi layanan digital di sektor ekonomi kreatif.

    Jadi, jangan sampai ketinggalan! Datang dan ramaikan Pagar Alam Coffee Festival 2025, dukung pelaku UMKM kopi lokal, dan jangan lupa kunjungi booth Bank Sumsel Babel untuk merasakan kemudahan transaksi digital dan berbagai layanan perbankan langsung di tempat.

    Ngopi bareng boleh, berkembang bareng lebih baik, ekonomi kreatif Sumsel saatnya melesat!

  • 4 Bulan Tanpa Kejelasan, Kejari Pagar Alam Didesak Segera Umumkan Tersangka Korupsi PUTR

    4 Bulan Tanpa Kejelasan, Kejari Pagar Alam Didesak Segera Umumkan Tersangka Korupsi PUTR

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Setelah hampir empat bulan pasca penggeledahan terhadap ruang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), hingga kini Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Pagar Alam belum juga mengumumkan tersangka atau pihak mana saja yang akan di mintai pertanggungjawaban hukum terkait dugaan korupsi proyek pelebaran jalan yang merugikan keuangan negara hampir Rp 800 juta.

    Dalam siaran persnya tanggal 16 Agustus lalu, Kejaksaan Negeri kota Pagar Alam menyebut Penyidik Kejaksaan Negeri Pagar Alam melakukan Penggeledahan terkait Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Pelebaran Bahu Jalan Ratu Seniun Tahun Anggaran 2023 dengan Nilai kontrak Rp.1.491.562.000,- (Satu Miliar Empat Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Lima Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah) dan potensi Kerugian Keuangan Negara senilai Rp. 760.332.282,53 (Tujuh Ratus Enam Puluh Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Dua Ratus Delapan Puluh Dua Rupiah Lima Puluh Empat Sen).

    Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Andy Pranomo, S.H., M.H. atas perintah dan persetujuan dari Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam No: PRIN-329/L.6.18/fd.1/05/2025 tanggal 23 Mei 2025 dan Surat Penetapan Penggeledahan dari Pengadilan Negeri Pagar Alam No: 46/PenPid.B-GLD/2025/PN Pga tanggal 15 Agustus 2025 .Pada saat dilakukan penggeledahan Tim Penyidik mengamankan beberapa dokumen terkait yang nantinya akan dijadikan barang bukti dalam perkara yang dimaksud.

    “Penyelidikan ini di mulai dari temuan kerugian negara oleh BPK pada proyek tersebut sehingga hari ini kami melakukan pengumpulan data pendukung dan untuk siapa nanti tersangkanya akan kami beritahukan berikutnya,” kata mantan Kajari Pagar Alam sebelumnya, Muhammad Pakaja, pada Agustus lalu.

    Dari informasi yang dihimpun, sudah beberapa pihak yang telah di panggil penyidik Kejaksaan mulai mantan Kepala Bidang Bina Marga hingga pihak Kecamatan yang di anggap mengetahui proyek tersebut.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam yang baru Ira Febriana menegaskan bahwa proses peyelidikan dugaan kasus ini korupsi ini masih berjalan dan berjanji di bulan Desember ini akan mempublikasikannya.

    “Kami masih berkoordinasi dengan BPKP dan saya yakinkan bahwa penyidikan kasus ini masih terus berjalan dan Desember nanti akan ada press release,” ujar Ira, kepada media di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

    Terpisah, Ketua Lembaga Investasi Negara (LIN) Kota Pagar Alam M Helmi mendesak Kejaksaan Negeri kota Pagar Alam untuk transparan dan independent dalam menangani dugaan kasus korupsi ini dan segera mengumumkan tersangkanya kepada publik.

    “Sudah hampir empat bulan publik menunggu,kami kawatir jika tidak di kawal kasus ini bisa saja kemudian menguap maka itu kami minta Kejari kota Pagar Alan mengumumkan siapa saja tersangkanya agar tidak terjadi spekulasi di tengah masyarakat yang dapat mendegradasi kewibawaan lembaga Kejaksaan,” imbuhnya. (ANA)

  • Wapres Gibran Rakabuming Dipastikan Batal Buka Sriwijaya Dempo Run di Pagar Alam

    Wapres Gibran Rakabuming Dipastikan Batal Buka Sriwijaya Dempo Run di Pagar Alam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming hampir dipastikan batal datang ke Kota Pagar Alam untuk membuka even Sriwijaya Dempo Run 2025 yang akan dihelat pada tanggal 6 Desember 2025 mendatang.

    Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdako Pagar Alam Hardiansyah yang mengungkapkan, jika sampai saat ini belum ada informasi pasti terkait kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut.

    “Hingga saat ini, belum ada informasi baik dari Pemerintah Provinsi maupun Staf Wakil Presiden jika beliau (Gibran Rakabuming) akan hadir untuk membuka kegiatan tersebut,” ungkapnya.

    Ia mengatakan, biasanya kalaupun kabar itu sudah benar adanya, mungkin sudah ada tim pendahulu yang datang ke Kota Pagar Alam untuk melakukan persiapan.

    Hal ini, Kata dia, berkaca dari kedatangan Presiden sebelumnya (Joko Widodo), yang satu bulan sebelumnya sudah melakukan berbagai persiapan.

    “Jika melihat jadwal acara yang sudah tinggal satu hari, 90 persen dipastikan batal, namun kita tidak tahu jika ada perubahan atau tidak,” imbuhnya.

    Sementara sebelumnya, terkabar jika tahunan Sriwijaya Dempo Run tahun 2025 ini tidak hanya akan dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, namun juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

    Kabar ini setelah adanya audiensi antara Pemerintah Provinsi yakni Dinas Pemuda Olahraga dengan Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah beberapa waktu lalu.

    Kegiatan Sriwijaya Dempo Run ini seperti yang telah diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya, yang akan melibatkan peserta dari berbagai daerah.

    Namun, untuk di tahun 2025 ini rute yang akan dilewati bakal diubah, tidak seperti tahun sebelumnya, dan tercatat sudah sebanyak 4.900 peserta yang akan berpartisipasi pada kegiatan tersebut. (ANA)

  • Belum Mampu Akomodir PPPK Paruh Waktu, Walikota Pagar Alam Minta Maaf

    Belum Mampu Akomodir PPPK Paruh Waktu, Walikota Pagar Alam Minta Maaf

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, menyampaikan permintaan maaf kepada tenaga Non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam yang belum terakomodir dalam formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

    Hal ini disampaikan Ludi Oliansyah saat menerima audiensi BKPSDM dan Aliansi Pegawai Honorer Non Database, di Ruang Rapat Besemah III Setdako Pagar Alam, Selasa (02/12/2025).

    “Minta maaf, bukan tidak diperjuangkan, kami sudah berusaha maksimal dan memperjuangkan tapi regulasi dari Pemerintah Pusat belum ada yang bisa kita ambil alih sesuai dengan surat yang ada, saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Pagar Alam, selama ini mungkin harapan kita semua, ingin sejahtera, ingin membanggakan orangtua, tapi inilah kenyataanya dan kita harus bersabar,”papar Walikota.

    Ia menerangkan, bahwa honorer Non Database tersebut belum terakomodir dalam PPPK Paruh Waktu lantaran terbentur dengan aturan dari Pemerintah Pusat, yang tidak menyertakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu bagi tenaga Non-ASN yang belum terdata di pangkalan data (Database) Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan tidak mengikuti tahapan tes PPPK tahap I dan II tahun 2024.

    Pada kesempatan tersebut, Wako Ludi juga meminta kepada pegawai Non-ASN yang belum terakomodir di PPPK Paruh Waktu untuk bersama-sama terus menunggu regulasi terbaru dari Pemerintah Pusat.

    “Kita berharap di Desember 2025 ini Pemerintah Pusat dapat memberikan kepastian regulasi dan angin segar bagi tenaga Non-ASN yang belum terakomodir dalam PPPK Paruh Waktu,” jelasnya. (ANA)

  • Pagar Alam Bakal Ramai, 4.900 Peserta Terdaftar di Event Sriwijaya Dempo Run 2025

    Pagar Alam Bakal Ramai, 4.900 Peserta Terdaftar di Event Sriwijaya Dempo Run 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebanyak 4.900 peserta dari berbagai daerah akan meramaikan Kota Pagar Alam dalam ajang Sriwijaya Dempo Run 2025 yang dijadwalkan pada tanggal 6 Desember 2025 mendatang.

    Hal ini dikemukakan EO kegiatan dalam rapat persiapan serta zoom meeting pelaksanaan Sriwijaya Dempo Run, di Ruang Rapat Besemah Satu, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Sabtu (29/11/2025).

    Diketahui, jika jumlah tersebut merupakan peserta yang sudah terdaftar baik secara online maupun offline, yang terdiri dari 400 peserta lari 10K, 800 peserta lari 5K, 1000 peserta lari 2,5K, dan 2.700 peserta jalan santai.

    Dalam rapat ini, juga dibahas sistem pelaksanaan, rute yang akan digunakan, hadiah setiap kategori hingga doorprize yang berupa 1 unit mobil.

    Dalam paparannya, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengajak semua pihak untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dalam mensukseskan event Sriwijaya Dempo Run pada 6 Desember 2025 mendatang.

    Ludi juga berpesan kepada panitia agar terus berkoordinasi dengan OPD terkait, untuk benar-benar memastikan rute yang akan digunakan aman dan bebas dari lubang agar menghindari cidera pada atlet, serta melakukan rekayasa lalulintas dengan tidak menghentikan aktivitas masyarakat pada saat pelaksanaan event Sriwijaya Dempo Run nantinya.

    “Semoga event ini akan terlaksana dengan meriah, dan berdampak ekonomi kerakyatan masyarakat, serta membawa kemajuan bagi Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Sebulan Kedepan, BPK RI Perwakilan Sumsel Bakal Periksa LKPD Pemkot Pagar Alam

    Sebulan Kedepan, BPK RI Perwakilan Sumsel Bakal Periksa LKPD Pemkot Pagar Alam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Selama satu bulan kedepan (24 November-23 Desember) Badam Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel akan melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) terperinci di lingkungan Pemkot Pagar Alam tahun 2025.

    Hal ini disampaikan Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksa BPK, Antonio Inoki saat entry meeting dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam pada Selasa (25/11/2025), di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam.

    Ia mengatakan Pertemuan ini, sebagai langkah lanjutan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Terperinci Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025 oleh tim pemeriksa BPK.

    “Kami mohon bantuan dan kerja samanya, apabila ada pihak yang berkepentingan namun tidak dapat menemui kami, kami harap dapat segera melaporkan kepada kami agar dapat kami jadwalkan ulang,” ujarnya.

    Dalam sesi pemaparan, tim pemeriksa BPK menjelaskan ruang lingkup pemeriksaan, metode yang akan digunakan, serta dokumen dan data yang akan dibutuhkan dari masing-masing perangkat daerah. Tim juga mengingatkan pentingnya ketepatan waktu dan kelengkapan dokumen agar proses pemeriksaan berjalan lancar.

    Sementara itu, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah dalam sambutannya, menyambut baik kedatangan tim BPK RI perwakilan sumsel serta menegaskan komitmen Pemkot Pagar Alam, siap mendukung penuh seluruh tahapan pemeriksaan yang dilakukan, sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah.

    “Kami siap memberikan dukungan data dan informasi yang dibutuhkan secara terbuka. Semoga pemeriksaan ini menjadi masukan positif untuk perbaikan kinerja Pemerintah Kota Pagar Alam ke depan serta semoga Pemkot Pagar Alam kembali mendapatkan penghargaan Predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” jelasnya. (ANA)

  • Pagar Alam Bakal Miliki Kawasan Olahraga Terpadu Sebagai Ikon Kota

    Pagar Alam Bakal Miliki Kawasan Olahraga Terpadu Sebagai Ikon Kota

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam berencana akan membangun Kawasan Olahraga Terpadu dan Sport Center yang nantinya akan menjadi ikon baru Kota Pagar Alam, yang menyatukan fasilitas olahraga, ruang hijau, dan wisata keluarga dalam satu kawasan yang tertata rapi.

    Hal ini diketahui setelah tim konsulta melakukan paparan Detail Engineering Design (DED) bertempat di Ruang Rapat Besemah Tige pada Senin, 24 November 2025.

    Melalui penyusunan DED ini, Pemkot Pagar Alam menargetkan pembangunan Kawasan Olahraga Terpadu yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan olahraga, tetapi juga menghadirkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta menjadi destinasi wisata keluarga yang inklusif.

    Sebagai Walikota Ludi Oliansyah mengatakan, bahwa perencanaan ini harus benar-benar matang melalui berbagai kajian, seperti kajian hukum, kajian bisnis dan lain sebagainya.

    “Proyek ini juga harus memenuhi prinsip efisiensi anggaran, bangunan sederhana namun tetap estetik, ramah dan bermanfaat bagi masyarakat,” papar Walikota.

    Dirinya berharap, seluruh perencanaan dilakukan secara komprehensif dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

    “Dana yang digunakan harus terserap efektif, tepat guna, dan menghasilkan kawasan olahraga yang bukan hanya representatif tetapi juga nyaman, ramah lingkungan, serta dapat menjadi ruang berkumpul masyarakat,” jelasnya. (ANA)

  • Akibat Kebijakan Pusat, Penyusunan RAPBD Pagar Alam Tahun 2026 Miliki Tantangan

    Akibat Kebijakan Pusat, Penyusunan RAPBD Pagar Alam Tahun 2026 Miliki Tantangan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikita Pagar Alam Ludi Oliansyah, mengatakan bahwa penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026 kali ini memiliki tantangan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

    Hal ini disampaikan Ludi Oliansyah saat menyampaiak nota pengantar RAPBD dalam pembukaan Rapat Paripurna XVIII Sidang Ke-I DPRD Kota Pagar Alam, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam pada Senin (24/11/2025).

    Ia mengatakan, jika hal ini lantaran beriringan dengan adanya kebijakan pusat mengenai penyesuaian dan pengurangan transfer pusat sehingga mempengaruhi kemampuan fiskal daerah.

    Sehingga, kata dia, membuat Pemerintah Kota Pagar Alam untuk melakukan penataan kembali kebijakan belanja, penajaman prioritas pembangunan.

    “Serta rasionalisasi program dan kegiatan agar APBD tahun 2026 tetap dapat mendukung agenda dan pembangunan daerah secara efektif dan akuntabel,” imbuhnya.

    Dirinya menambahkan, penyusunan APBD 2026 diharapkan untuk memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan, mandiri dan inklusif, sejalan dengan pembangunan prioritas nasional, serta karakteristik Kota Pagar Alam.

    “Maka tema pembangunan tahun 2026 kita tetapkan, Kedaulatan Pangan dan Energi Serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif,” jelasnya.

    Adapun tema tersebut mengandung makna bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya tumbuh, tetapi harus tumbuh dengan kemandirian, pemerataan, dan kemampuan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

    Dalam kesempatan itu, Walikota menekankan, agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan pemkot Pagar Alam mampu besinergi untuk meningkatkan APBD Pagar Alam dari sektor Pendapatan Aseli Daerah (PAD).

    Karena, kata dia, Pagar Alam ini memiliki banyak potensi untuk peningkatan PAD, namun saja belum tergali dengan baik.

    Adapun dalam RAPBD tersebut untuk anggaran pendapatan direncanakan sebesar Rp694,8 miliar yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp101,5 miliar yakni dari pajak, retribusi daerah, kekayaan lain yang dapat dikelola dan lainnya, pendapatan transfer sebesar Rp587,4 miliar yakni transfer pusat, transfer antar daerah dan lainnya. Sementara untuk anggaran Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp772,06 miliar yang terdiri dari belanja operasional, belanja modal dan anggaran tak terduga. (ANA)

  • Pria di Pagar Alam Terciduk Simpan 1 Kilogram Ganja Kering di Plafon Kontrakan

    Pria di Pagar Alam Terciduk Simpan 1 Kilogram Ganja Kering di Plafon Kontrakan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Berkat laporan masyarakat karena aktivitas mencurigakan, seorang pria yakni Fir (34), diamankan oleh Satres Narkoba Polres Pagar Alam pada hari Sabtu (22/11/2025) sekira pukul 01.00 WIB.

    Dirinya ditangkap disebuah kontrakan di Jalan Lesung Batu Kelurahan Ulu Rurah Kecamatan Pagar Alam Selatan bersama barang bukti Narkotika jenis Ganja sebanyak 1,20 gram.

    Kasat Narkoba Polres Pagar Alam, Iptu Doris Pidriandi, mengatakan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang melihat aktivitas mencurigakan di rumah kontrakan tersebut.

    “Kami menerima informasi bahwa ada banyak orang datang dan pergi dari rumah itu. Dari laporan itulah anggota segera melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

    Dikatakannya, saat petugas mendatangi lokasi bersama warga, seorang laki-laki bernama berinisial Fir (34) membuka pintu dan langsung diperiksa. Ketika ditanya, pelaku mengakui menyimpan narkotika jenis ganja di dalam rumah. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan satu bungkus karung putih berisi ganja kering yang disembunyikan di plafon.

    “Pelaku mengakui sendiri bahwa ganja itu adalah miliknya. Barang bukti yang kami amankan beratnya mencapai 1.020 gram,” terangnya.

    Selain ganja, polisi juga menyita sebuah handphone OPPO A38 yang diduga digunakan untuk komunikasi terkait aktivitas peredaran narkoba. Hasil pemeriksaan urine pelaku pun menunjukkan positif THC serta metamfetamin.

    Ia menyebutkan, Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai pengedar dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) serta Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    “Ancaman hukuman dalam pasal tersebut sangat berat karena barang bukti melebihi satu kilogram,” ujar Iptu Dores.

    Saat ini, Satres Narkoba tengah melengkapi berkas perkara sekaligus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya. (ANA)

  • Perkuat Kepastian Hukum Pengambilan Kebijakan, Pemkot Pagar Alam Teken MoU dengan Kejari

    Perkuat Kepastian Hukum Pengambilan Kebijakan, Pemkot Pagar Alam Teken MoU dengan Kejari

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan taat aturan, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam, bertempat di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam, Jumat, 21 November 2025.

    Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan lanjutan dari Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan Kejaksaan Negeri Pagar Alam, Nomor 12/KPA/2023 dan Nomor 5/N.6.18/GS.1/11/2023 Tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang telah berakhir pada tanggal 13 November 2025.

    Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menyebutkan kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kepastian hukum dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah.

    Ia mengatakan, melalui kolaborasi dengan Kejari ini berharap agar dapat memberikan kepastian hukum dan dasar kebijakan yang kuat, serta dapat dipertanggungjawabkan, melindungi aset daerah, terutama yang berpotensi bersengketa atau berada di pihak ketiga dan mencegah persoalan hukum sejak dini.

    “Melalui pendampingan di setiap tahapan kebijakan dan pembangunan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dengan tata kelola yang lebih tertib dan transparan,” papar Walikota.

    Walikota juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Kejari Pagar Alam yang selama ini telah memberikan dukungan signifikan dalam proses pendampingan hukum dan administrasi pemerintahan.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pagar Alam, Ira Ferbriana menegaskan,bahwa MoU bukan sekadar acara seremonial, melainkan instrumen penting bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan langkah kerja tetap berada pada jalur hukum.

    Kajari juga menjelaskan bahwa Kejari Pagar Alam akan berkomitmen untuk mendampingi Pemkot Pagar Alam dalam penyelesaian masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN).

    “Baik di dalam maupun di luar pengadilan, serta memberikan legal opinion dan kajian hukum, termasuk pengawasan pada titik nol pembangunan guna mencegah potensi pelanggaran,” imbuhnya.

    Kajari pun berharap dengan pendampingan melalui penyuluhan, pembekalan, dan konsultasi diharapkan dapat menghindarkan OPD Pemkot Pagar Alam dari kesalahan langkah yang muncul akibat kurangnya wawasan hukum. (ANA)

  • HUT PGRI dan HGN Ke-80, Pemkot Pagar Alam Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    HUT PGRI dan HGN Ke-80, Pemkot Pagar Alam Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai program serta dan menggulirkan kebijakan untuk mewujudkan pendidiak yang merata.

    Hal ini ditegaskan Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah saat menghadiri seminar pendidkan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI yang ke-80 dan Hari Guru Nasional tahun 2025 di Gedung Balai Kota Pagar Alam (20/11/2025).

    Walikota menyampaikan, bahwa pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun peradaban dan kemajuan suatu daerah. Kualitas pendidikan hari ini akan menentukan masa depan generasi penerus Kota Pagar Alam.

    “Oleh karena itu, transformasi pendidikan bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk mewujudkan bersama,” paparnya.

    Dirinya menjelaskan, ada beberapa poin penting kebijakan strategis yang telah dan akan diimplementasikan seperti, peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidikan, perbaikan dan pemerataan sarana prasarana pendidikan, penguatan literasi, pendidikan karakter dan budaya lokal, juga bantuan pendidikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha.

    Dengan adanya rancangan dengan satu tujuan tersebut, Walikota mengharapkan dapat mewujudkan pendidikan Pagar Alam yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

    “Dan semua upaya ini tidak akan berhasil tanpa peran aktif dan dedikasi dari seluruh stakeholder pendidikan terutama guru sebagai garda terdepan dalam proses pembelajaran,” imbuhnya.

    Dirinya mengajak untuk wujudkan ekosistem pendidikan yang kondusif, di mana di setiap sekolah menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar, guru menjadi Inspirator, dan siswa tumbuh menjadi Individu yang berakhlak mulia dan kompeten.

    “Namun dalam transformasi pendidikan juga memerlukan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Daerah, Dinas pendidikan, sekolah, orang tua dan masyarakat, sehingga marilah kita bersinergi dan berinovasi bersama demi masa depan pendidikan Kota Pagar Alam yang lebih baik lagi,” jelasnya. (ANA)

  • Cakupan Angka Peserta JKN di Pagar Alam Lebih Besar Ketimbang Peserta Aktif

    Cakupan Angka Peserta JKN di Pagar Alam Lebih Besar Ketimbang Peserta Aktif

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Cakupan angka peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Pagar Alam berada di angka 98,13 persen. Meskipun demikian, hanya 78 persen saja tercatat sebagai peserta aktif.

    Hal ini dipaparkan Kepala Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kc Linggau Yunita Ibnu dalam Rapat Forum Komunikasi Strategi Penguatan Rekruitmen Cakupan dan Tingkat Keaktifan JKN di Kota Pagar Alam, Semester II Tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Besemah Tige (20/11/2025).

    Diketahui bahwa Forum komunikasi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh BPJS kesehatan dengan kurun waktu 2 kali dalam setahun, guna meningkatkan komunikasi yang baik dengan para pihak pemangku kepentingan terkait pelaksanaan Program JKN–Kis.

    “Untuk perbandingan antara cakupan dengan peserta aktif ini cukup besar yakni berada di angka kurang dari 20%, tentunya ini merupakan PR kita bersama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali JKN nya, dan pentingnya menjadi peserta JKN-Kis sebagai upaya untuk memproteksi diri,” terang Kepala BPJS.

    Sementara, Pj. Sekda Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Abidin dalam arahannya mengajak seluruh OPD terkait untuk terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang lebih erat lagi guna mencapai target dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Pagar Alam.

    “Semoga beberapa hal yang kita bahas pada hari ini bisa berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan jaminan kesehatan,” jelasnya. (ANA)

  • Sinergi BI dan Pemkot Pagar Alam Dorong Produktivitas Bawang Merah, Panen Perdana Capai Hasil Memuaskan

    Sinergi BI dan Pemkot Pagar Alam Dorong Produktivitas Bawang Merah, Panen Perdana Capai Hasil Memuaskan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Upaya memperkuat ketahanan pangan kembali menunjukkan hasil positif di Kota Pagar Alam. Kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Pagar Alam menghasilkan panen bawang merah dengan capaian produktivitas yang meningkat signifikan. Panen bersama yang digelar pada Sabtu, 15 November 2025 di Kecamatan Dempo Utara ini menjadi bukti konkret bahwa sinergi lintas sektor mampu mendorong peningkatan hasil pertanian sekaligus menekan tekanan inflasi pangan di daerah.

    Kegiatan panen ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam, Ibu Hj. Bertha, SH., M.Kn., Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Duddy Adiyatna, Sekretaris Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Diki Herlambang, S.TP., M.Si., serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Sejumlah kelompok tani seperti Poktan Air Lawu, Poktan Kibox Iox, Poktan Berkah Alam Sukses Bersama, Poktan Sepakat, serta pelaku UMKM juga hadir dalam kegiatan tersebut.

    Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan komoditas pangan strategis, Bank Indonesia memberikan bantuan bibit bawang merah, cultivator, serta fasilitasi studi pembelajaran ke Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar di Sumatera Barat. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan praktik budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.

    Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pagar Alam menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin baik antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia. Ia menilai bahwa dukungan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga pangan yang menjadi salah satu perhatian utama masyarakat.

    Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menegaskan pentingnya pengembangan bawang merah di wilayah Sumatera Selatan yang selama ini masih mengalami defisit pasokan. Melalui kolaborasi dengan TPID, Bank Indonesia terus mendorong penguatan budidaya bawang merah untuk memperbaiki rantai pasok dan mengurangi potensi tekanan inflasi dari sisi ketersediaan pangan.

    Lebih lanjut, Bank Indonesia menekankan perlunya pengembangan demplot bawang merah di Kota Pagar Alam. Demplot ini menjadi sarana untuk menguji varietas benih yang paling cocok dengan karakter agroklimat setempat. Petani yang berhasil meningkatkan hasil panen juga diharapkan dapat membagikan pengetahuan kepada kelompok tani lain agar keberhasilan ini dapat direplikasi di wilayah lain.

    Hasil panen pada musim tanam kali ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Produktivitas mencapai 15,7 ton per hektare atau naik sekitar 15 persen dibanding musim sebelumnya. Keberhasilan ini didukung penggunaan benih unggul bersertifikat, teknologi budidaya seperti mulsa plastik, sprayer, pupuk organik, serta penerapan pola tanam yang lebih terukur. Kemitraan pemasaran juga mulai terbentuk dengan pedagang pengumpul lokal hingga calon pembeli luar daerah, membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani.

    Pemerintah Kota Pagar Alam turut menegaskan komitmennya untuk memperluas pengembangan klaster bawang merah, termasuk penambahan lahan tanam serta penguatan kelembagaan petani. Langkah ini selaras dengan strategi 4K TPID dalam pengendalian inflasi, yang menitikberatkan pada peningkatan ketersediaan pasokan komoditas pangan strategis.

    Ke depan, Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Pagar Alam akan memperkuat pendampingan pascapanen melalui fasilitasi pengolahan hasil, diversifikasi produk, serta pembentukan kelembagaan ekonomi petani seperti koperasi atau unit usaha bersama. Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi Pagar Alam tidak hanya sebagai destinasi wisata pegunungan, tetapi juga sebagai sentra bawang merah yang memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

    Dengan hasil panen yang menjanjikan dan dukungan lintas sektor yang semakin kuat, kegiatan Panen Bersama Bawang Merah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar lembaga mampu memberikan dampak nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

  • Komitmen Dukung Program Presiden, Pemkot Pagar Alam Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

    Komitmen Dukung Program Presiden, Pemkot Pagar Alam Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemkot Pagar Alam, berkomitmen untuk mewujudkan salah satu program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yakni pembangunan Sekolah Rakyat.

    Dalam rangka merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat  tersebut di Pagar Alam, Pemkot Pagar Alam kembali menggelar rapat Tim Teknis yang dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pagar Alam Dahnial Nasution, di Ruang Rapat Besemah Tige (III), Kantor Wali Kota PagarAlam, Senin (17/11/2025).

    Dalam rapat ini, Asisten I mengajak tim teknis untuk turun dan meninjau lahan yang akan di bangun sekolah rakyat.

    “Dalam hal ini Pemkot Pagar Alam berkomitmen memberikan dukungan penuh agar program ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Asisten I.

    Asisten I juga mengajak semua pihak untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dalam upaya menciptakan sistem pendidikan yang merata.

    “Semoga pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pagar Alam segera terealisasi dn menjadi harapan baru dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah, khususnya di Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Kendalikan Inflasi, Pemkot Pagar Alam Bersama BI Panen Raya Bawang Merah

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Pagar Alam Bersama BI Panen Raya Bawang Merah

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dalam rangka mendukung swasembada pangan sekaligus pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kelompok Tani Air Lawu, melaksanakan panen raya Bawang Merah, di Gunung Agung Pauh, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Sabtu (15/11/2025).

    Pelaksanaan kegiatan panen bersama yang dipimpin Wakil Wali Kota Hj Bertha beserta Forkopimda Pagar Alam ini, merupakan tindak lanjut dari rangkaian program BI Perwakilan Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumsel, serta Pemkot Pagar Alam melalui Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, yang sebelumnya telah melaksanakan penanaman simbolis bibit bawang bersama Kelompok Tani Air Lawu, pada Agustus 2025 lalu.

    Dalam sambutanya, Wawako Hj Bertha menjelaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang sejalan dengan arah kebijakan pangan dari Pemerintah pusat, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan Nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.

    Wakil Wali Kota juga mengatakan Kota Pagar Alam sebagai salah satu daerah yang secara aktif mengimplementasikan program tersebut.

    “Hal ini tentu merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kota Pagar Alam, untuk mewujudkan kedaulatan pangan Daerah,” papar Wawako.

    Pada kesempatan tersebut, Wawako Hj Bertha mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak BI Perwakilan Sumsel, atas sinergi, kepedulian, dan komitmennya, dalam mendorong pertumbuhan sektor riil serta menjaga kestabilan harga pangan di Provinsi Sumsel.

    “Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan pertanian berkelanjutan, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat daya saing komoditas lokal, baik di pasar Nasional maupun Internasional,” jelasnya. (ANA)

  • Dibantu Kementerian Pariwisata, Pemkot Pagar Alam Ingin Wujudkan Cable Car

    Dibantu Kementerian Pariwisata, Pemkot Pagar Alam Ingin Wujudkan Cable Car

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Wakil Walikota Pagar Alam, Hj Bertha, mengungkapkan keinginannya mewujudkan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo. Hal tersebut diungkapkan Wawako pada kegiatan Fun Run dan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Lapangan Landing Tangga 2001 Gunung Gare, Sabtu (15/11/2025).

    Ia menjelaskan, di zaman kepemimpinan H Alpian Maskoni dan Muhammad Fadli (alm) periode lalu, telah tercetus wacana untuk membangun Cable Car di Kawasan Wisata Gunung Dempo, dengan menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA) Persero.

    “Tapi sampai saat ini belum dapat terealisasi, maka dari itu kami Pemkot Pagar Alam memohon dukungan dari Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, pak Bayu Aji, untuk melobi atau mencarikan investor untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo,” ungkap Wawako.

    Lebih lanjut Hj Bertha mengatakan, dengan dibangunnya kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo, akan berdampak terhadap kualitas dan kuantitas pelayanan pariwisata serta menguatkan daya tarik bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Pagar Alam.

    “Hal ini tentunya sejalan dengan Visi Kota Pagar Alam yang terus berkomitmen sebagai Kota kunjungan wisata terdepan di Sumatera Selatan,” pungkas Wawako.

    Sementara Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bayu Aji, dalam sambutannya sangat menyambut baik dan siap membantu apa saja yang dibutuhkan untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo Kota Pagar Alam. (ANA)

  • Sekretaris Kemenpar Bayu Aji Sebut Pagar Alam Daerah Potensial

    Sekretaris Kemenpar Bayu Aji Sebut Pagar Alam Daerah Potensial

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI), Bayu Aji, mengatakan Pagar Alam merupakan daerah yang sangat potensial di Sumatera Selatan. Ditambah lagi dengan semakin baiknya akses transportasi.

    Hal ini disampaikannya, ketika menggelar kunjungan kerja dan ramah tamah di Rumah Dinas Walikota Pagar Alam, Jum’at malam (14/11/2025).

    Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan pariwisata Pagar Alam, karena daerah ini memiliki daya tarik budaya dan potensi wisata yang mampu menarik k dalam dan luar negeri.

    “Ditambah lagi dengan perkembangan pendidikan di Pagar Alam, termasuk adanya universitas dan sekolah-sekolah maju seperti SMA Taruna Nusantara yang sedang dalam proses pembangunan,” ujarnya.

    Sementara dalam sambutannya, Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, yang didampingi Wakil Wali Kota Hj. Bertha, memperkenalkan sejarah kota, potensi wisata, serta perkembangan sektor pariwisata yang kini menjadi fokus utama pemerintah daerah.

    Walikota menjelaskan bahwa pembangunan karakter kopi Pagar Alam berbeda-beda berdasarkan ketinggian geografis.

    “Sehingga hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kopi,” papar Walikota.

    Dalam kesempatan yang sama, Walikota menyampaikan harapannya kepada para mahasiswa internasional yang hadir melalui program kunjungan pendidikan, agar dapat berperan sebagai duta yang turut mempromosikan keindahan Sumatera Selatan, khususnya Kota Pagar Alam, ke negara masing-masing. (ANA)

  • Ludi Oliansyah Lantik 48 Pejabat Fungsional Pemkot Pagar Alam

    Ludi Oliansyah Lantik 48 Pejabat Fungsional Pemkot Pagar Alam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebanyak 48 pejabat fungsional dilingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam dilantik dan diambil sumpah oleh Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah bertempat di Ruang Rapat Besemah Due (II), Kantor Wali Kota Pagar Alam, Jum’at, 14 November 2025.

    Pelantikan ini didasari oleh undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara, Peraturan Presiden nomor 116 tahun 2014 tentang rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Badan kepegawaian Negara Republik Indonesia nomor 3 tahun 2023 tentang angka kredit kenaikan pangkat dan jenjang jabatan fungsional.

    Dalam sambutannya, Walikota menjelaskan bahwa sebagai tindaklanjut peraturan diatas untuk proses pengangkatan pertama dalam jabatan Fungsional, kenaikan jenjang jabatan fungsional, penyesuaian ke dalam jabatan fungsional dan perpindahan jabatan fungsional dari jabatan lainnya harus mendapat persetujuan pertimbangan teknis dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    “Alhamdulillah dari proses usul yang telah disampaikan, telah diterbitkan persetujuan pertimbangan teknis kepala BKN sebanyak 48 orang,” lanjut Wako Ludi.

    Ludi Oliansyah mengajak seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik untuk terus membangun komunikasi yang baik dan meningkatkan kolaborasi sebagai langkah bersama dalam membangun Kota Pagar Alam yang lebih maju.

    “Saya ucapkan selamat bagi para pejabat yang baru dilantik, semoga dapat bekerja dengan giat, jujur, kreatif dan bertanggungjawab serta dapat segera beradaptasi dengan jabatan fungsional di lingkungan kerja masing-masing,” jelasnya. (ANA)

  • Terjebak Penyamaran Petugas, 500 Gram Ganja dari Wanita Gagal Beredar di Pagar Alam

    Terjebak Penyamaran Petugas, 500 Gram Ganja dari Wanita Gagal Beredar di Pagar Alam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Peredaran 500 gram narkotika jenis ganja dari tangan seorang wanita bernama Veni (33) mampu di gagalkan Satres Narkoba Polres Pagar Alam dalam Operasi Sikat Musi 2025.

    Berdasarkan siaran pers Humas Polres Pagar Alam, Penangkapan terhadap Veni yang disebutkan sebagai karyawan BUMN dan berdomisili di Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagar Alam Selatan ini terjadi pada hari Selasa (11/11) sekira pukul 19.30 WIB di Kawasan Jalan Gunung Kelurahan Sukorejo.

    “Benar, Satresnarkoba Polres Pagar alam telah mengamankan seorang perempuan yang diduga sebagai pengedar ganja. Dari hasil pemeriksaan, barang bukti yang ditemukan mencapai setengah kilogram ganja kering siap edar,” terang Kasat Narkoba Iptu Doris Pidriandi.

    Ia menerangkan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas jual beli ganja di kawasan Sidorejo. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menyamar sebagai pembeli untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

    “Begitu transaksi akan dilakukan di lokasi yang disepakati, anggota langsung bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti. Dari hasil penggeledahan ditemukan dua bungkus ganja seberat bruto 500 gram, masing-masing dibalut kertas koran dan buku,” terang Doris.

    Selain narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah barang lain seperti kantong plastik hitam, kantong kain bertuliskan ‘Sugar Baby’, serta satu unit ponsel merk Vivo Y21a warna biru metalik yang diduga digunakan untuk bertransaksi. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku positif menggunakan metamfetamin berdasarkan tes urine yang dilakukan petugas.

    “Pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial Fery untuk dijual kembali. Saat ini kami masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran ganja di wilayah Pagar Alam,” imbuhnya.

    Dikatakannya, Pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (ANA)

  • Buka Sriwijaya Dempo Run, Pagar Alam Bakal Kedatangan Wapres RI

    Buka Sriwijaya Dempo Run, Pagar Alam Bakal Kedatangan Wapres RI

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabumig Raka dijadwalkan akan datang ke Kota Pagar Alam Provinsi Sumateras Selatan sekaligus membuka kegiatan olahraga tahunan yakni Sriwijaya Dempo Run 2025 pada 6 Desember mendatang.

    Hal ini diketahui saat audiensi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel bersama Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah untuk mebahas rute yang direncanakan berubah daripada tahun-tahun sebelumnya.

    Diketahui jika Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel ini, juga akan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

    Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menyampaikan, pihaknya bersama Dispora Provinsi Sumsel akan melakukan persiapan yang lebih komprehensif agar pelaksanaan Sriwijaya Dempo Run tahun ini berjalan sukses dan meriah.

    “Kita akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang, mulai dari aspek teknis pelaksanaan, penyambutan tamu, hingga rute yang akan dilalui oleh para peserta. Selain itu, sejumlah kegiatan lain juga akan digabungkan agar menjadi satu rangkaian acara besar di Kota Pagar Alam,” jelasnya.

    Ia mengatakan, event Sriwijaya Dempo Run setiap tahunnya tidak hanya menjadi ajang olahraga bergengsi, tetapi juga mendorong promosi wisata dan ekonomi kreatif di Kota Pagar Alam.

    “Dengan kehadiran Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, kegiatan tahun ini diyakini akan menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kekayaan alam Pagar Alam ke tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya.

    Walikota menegaskan, Pemkot Pagar Alam pun berkomitmen untuk terus mendukung terselenggaranya event berskala besar seperti ini.

    “Sebagai bentuk nyata dalam mewujudkan Pagar Alam sebagai kota destinasi sport tourism dan pariwisata unggulan di Sumatera Selatan,” jelasnya. (ANA)

  • Pagar Alam Kembali Didapuk Tuan Rumah Event Sriwijaya Dempo Run dan Festival Kopi

    Pagar Alam Kembali Didapuk Tuan Rumah Event Sriwijaya Dempo Run dan Festival Kopi

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kota Pagar Alam kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan sebagai tuan rumah event Dempo Run serta festival kopi yang akan dihelat pada tanggal 06 Desember mendatang.

    Hal ini diketahui dalam audiensi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Selatan saat audiensi dengan pemkot Pagar Alam di ruanv rapat Besemah I Setdako Pagar Alam, Selasa (11/11/2025).

    Sama seperti tahun 2023 lalu, ivent Sriwijaya Dempo Run akan dibagi dalam 3 kategori yakni lari 10k tingkat profesional, lari 5k tingkat Pelajar dan Fun Run 2,5k oleh masyarakat umum, dengan track yang sudah ditentukan oleh panitia. Serta Festival Kopi akan menggelar kompetisi barista dan event lokal “ngiroh kawe”.

    Pada sambutannya, Asisten I Setdako Pagar Alam Danial Nasution mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Dispora Sumsel yang telah memilih kembali Pagar Alam menjadi tuan rumah Sriwijaya Dempo Run dan Festival Kopi.

    “Apalagi event Sriwijaya Dempo Run dan Festival Kopi tahun ini akan dirangkai dengan acara lain seperti Senam Sumsel Sehat Kormi, lomba barista, ngiroh kawe, turnamen volli tarkam, lomba enggrang, lomba fotografi dan bakal mengundang Group Band Nasional,” ungkapnya.

    Asisten I berharap, melalui event ini nantinya dapat meningkatkan promosi wisata Kota Pagar Alam, menarik minat kunjungan wisata, serta mengerakkan ekonomi UMKM dan pelaku usaha pada sektor pariwisata di Kota Pagar Alam.

    Sementara, Kepala Dinas Dispora Provinsi Sumsel H. Rudi Irawan pada sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Ludi Oliansyah beserta jajarannya yang telah bersedia menjadi tuan rumah event Sriwijaya Dempo Run dan Festival Kopi.

    “Mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk mensukseskan kembali event ini seperti tahun-tahun kemarin,” jelasnya. (ANA)

  • Percepat Ungkap Dugaan Korupsi Bina Marga PUTR, Kejari Pagar Alam Push Langsung ke BPKP

    Percepat Ungkap Dugaan Korupsi Bina Marga PUTR, Kejari Pagar Alam Push Langsung ke BPKP

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pasca penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari)  pada Agustus 2025 lalu, Dugaan korupsi peningkatan status Jalan di kawasan Dempo Utara tahun anggaran 2023 pada  Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam hingga kini masih jadi tanda tanya.

    Pasalnya, penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kajari Muhammad Hasan Pakaja (Kajari Sebelumnya) kala itu adalah merupakan hal di Pagar Alam dalam penanganan kasus korupsi di Pagar Alam.

    Bahkan, Pantauan dilapangan dalam peroses penggeledahan Tim mengamankan sejumlah dokumen penting yang juga diduga sebagai Barang Bukti (BB) pemeriksaan.

    Diketahui jika Penggeledahan tersebut atas perintah dan persetujuan dari Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam No: PRIN-329/L.6.18/fd.1/05/2025 tanggal 23 Mei 2025 dan Surat Penetapan Penggeledahan dari Pengadilan Negeri Pagar Alam No: 46/PenPid.B-GLD/2025/PN Pga tanggal 15 Agustus 2025.

    Berdasarkan siaran pers Kajari Kota Pagar Alam dengan nomor : PR-11/L.6.18/DEK.1/08/2025 bahwa penggeledahan merupakan tindak lanjut terkait perkara dugaan tindak pidana lorupsi kegiatan pelebaran bahu Jalan Ratu Seriun Tahun Anggaran 2023 dengan Nilai kontrak Rp.1.491.562.000,- (Satu Miliar Empat Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Lima Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah).

    Lantas bagaimana kelanjutan kasus tersebut? Ira Febrina selaku Kepala Kejari yang baru menjabat  di Kota Pagar Alam menegaskan bahwa penangananya masih tetap berjalan.

    Hanya saja, Kata mantan Kejari Kepulauan Mentawai ini, penanganan kasus ini tengah menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengetahui jumlah kerugian negara.

    “Karena ini kan menyangkut soal angka (kerugian negara) dan itu bukan rana kita Kejari, sehingga saat ini kita juga masih menunggu hasil tersebut,” tegasnya.

    Ia mengatakan,untuk mengetahui apa kendala yang ada dalam proses audit ini, dirinya akan datang langsung ke BPKP untuk menanyakan hal tersebut.

    “Kita komitmen apapun itu proses hukum yang ada di Kejari Kota Pagar Alam kalau bisa secepatnya kita selesaikan,” jelasnya.

    Dirinya pun mengungkap, dalam penanganan kasus ini beda dengan kala dirinya menjadi Kejari Kepulauan Mentawai, yang mana untuk mengetahui kerugian negara menggunakan auditor internal dari kejaksaan yang memiliki sertifikat kompetensi.

    “Nah untuk kasus ini kita tidak tahu ada atau tidak auditor tersebut, sehingga salah satu solusinya saya sendiri akan push langsung ke BPKP,” jelasnya. (ANA)

  • Pemkot Sosialisaikan Penerbitan Surkom Bagi Konsumen BBM Subsidi dengan Aplikasi XStar

    Pemkot Sosialisaikan Penerbitan Surkom Bagi Konsumen BBM Subsidi dengan Aplikasi XStar

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebagai langkah untuk mempermudah Pemerintah menerbitkan Surat Rekomendasi (Surkom) bagi konsumen pengguna serta untuk meningkatkan penggunaan aplikasi XStar, agar penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan penugasan semakin tepat sasaran pemereintah kota Pagar Alam menggelar sosialisasi penerbitan surat rekomendasi (Surkom) di Aula Serbaguna Villa Dempo Flower, Rabu (05/11/2025).

    Pj Sekda Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Abidin yang membuka sosialisai tersebut mengatakan bahwa BBM Subsidi memiliki peranan penting dalam pembangunan, terutama bagi masyarakat dengan daya beli rendah.

    “Subsidi ini bertujuan untuk menahan kenaikan harga BBM di dalam negeri, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung sektor ekonomi yang rentan,” paparnya.

    Selain itu, Sambung Pj Sekda Subsidi BBM menjaga stabilitas biaya produksi dan transportasi. “Sehingga sektor ekonomi yang rentan seperti UMKM dan transportasi publik tetap dapat beroperasi dan tumbuh,” imbuhnya.

    Dijelaskanya, sesuai Peraturan Kepala BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penerbitan Surat Rekomendasi Untuk Pembelian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (Pertalite) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (solar).

    Dan Surat Rekomendasi diperuntukkan bagi konsumen pengguna yaitu usaha mikro, usaha perikanan, usaha pertanian, transportasi, atau pelayanan umum yang juga merupakan upaya meningkatkan ketepatsasarannya penyaluran BBM subsidi.

    “Akuntabilitas penyalurannya sangat penting mengingat subsidi BBM diberikan Pemerintah kepada masyarakat dengan menggunakan uang negara, sehingga pemanfaatannya harus tepat sasaran, tepat volume dan tepat guna,” jelasnya.

    Dirinya berharap, dengan adanya sosialisasi ini, seluruh penerbit surat rekomendasi di Kota Pagar Alam dapat memahami dan memanfaatkan aplikasi Xstar dengan baik.

    “Sehingga proses administrasi menjadi lebih mudah, cepat, dan efektif,” terangnya. (ANA)

  • Gerak Gerik Mencurigakan, Petani Ini Ternyata Kantongi 1 Gram Sabu

    Gerak Gerik Mencurigakan, Petani Ini Ternyata Kantongi 1 Gram Sabu

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Satuan Reserse Narkoba Polres Pagar Alam kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu di wilayah hukum Polres Pagar Alam. Pengungkapan ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Sikat Musi 2025.

    Kasat Narkoba Iptu Doris Pidriandi,mengatakan bahwa tersangka yang diamankan berinisial GR (30), seorang petani yang berdomisili di Kelurahan Jokoh, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam.

    Ia mengatakan, Tersangka diamankan pada Selasa, 4 November 2025, sekitar pukul 00.30 WIB, di samping bedeng Gang Taman Siswa, Jalan Dempo Raya No. 96, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagar Alam Selatan.

    Diterangkanya, Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening list merah berisikan narkotika jenis shabu dengan berat bruto 1,11 gram,1 (satu) perangkat alat hisap shabu (bong dan kaca pirek) dari botol lasegar, dan1 (satu) bungkus plastik klip bening kosong.

    “Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar bedeng Gang Taman Siswa. Dari hasil penyelidikan, anggota kami mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan barang bukti shabu dan alat hisap yang diakui milik tersangka,” ungkapnya.

    Selain itu, terang Kasat Narkoba, Hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan positif metamfetamin dan amfetamin, yang menandakan bahwa pelaku juga pengguna narkotika.

    “Tersangka mengakui barang bukti tersebut adalah miliknya dan didapat dari seseorang berinisial D. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pagar Alam untuk proses hukum lebih lanjut,” imbuhnya.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

    “Kami akan terus mengembangkan perkara ini dan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Pagar Alam. Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” jelasnya. (ANA)

  • Kejari Pastikan Kasus Dugaan Korupsi Dinas PUTR Tak Akan Mandek

    Kejari Pastikan Kasus Dugaan Korupsi Dinas PUTR Tak Akan Mandek

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam yang baru, Ira Febrina, memastikan jika kasus dugaan korupsi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang saat ini tengah dalam proses penyidikan, tidak akan pernah berhenti atau mandek.

    Diketahui, jika beberapa bulan lalu pada era Kejari sebulumya (M Hassan Pakaja) lalu atau tepatnya pada bulan Agustus 2025 lalu, Kejari Kota Pagar Alam pernah melakukan penggeledahan pada Dinas PUTR Kota Pagar Alam terkait dugaan korupsi peningkatan status jalan di kawasan Dempo Utara tahun anggaran 2023 dengan pagu proyek sebesar hampir Rp 1,5 miliar dengan nilai kerugian negara hampir setengahnya.

    Hanya saja, Kata mantan Kejari Kepulauan Mentawai ini, penanganan kasus ini tengah menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengetahui jumlah kerugian negara.

    “Karena ini kan menyangkut soal angka (kerugian negara) dan itu bukan rana kita Kejari, sehingga saat ini kita juga masih menunggu hasil tersebut,” tegasnya.

    Ia mengatakan,untuk mengetahui apa kendala yang ada dalam proses audit ini, dirinya akan datang langsung ke BPKP untuk menanyakan hal tersebut.

    “Kita komitmen apapun itu proses hukum yang ada di Kejari Kota Pagar Alam kalau bisa secepatnya kita selesaikan,” terangnya.

    Dirinya pun mengungkap, dalam penanganan kasus ini beda dengan kala dirinya menjadi Kejari Kepulauan Mentawai, yang mana untuk mengetahui kerugian negara menggunakan auditor internal dari kejaksaan yang memiliki sertifikat kompetensi.

    “Nah untuk kasus ini kita tidak tahu ada atau tidak auditor tersebut, sehingga salah satu solusinya saya sendiri akan pus langsung ke BPKP,” jelasnya. (ANA)