Kejari Pastikan Kasus Dugaan Korupsi Dinas PUTR Tak Akan Mandek

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagar Alam, Ira Febrina. (Photo: Delta Handoko)

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagar Alam, Ira Febrina. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam yang baru, Ira Febrina, memastikan jika kasus dugaan korupsi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang saat ini tengah dalam proses penyidikan, tidak akan pernah berhenti atau mandek.

Diketahui, jika beberapa bulan lalu pada era Kejari sebulumya (M Hassan Pakaja) lalu atau tepatnya pada bulan Agustus 2025 lalu, Kejari Kota Pagar Alam pernah melakukan penggeledahan pada Dinas PUTR Kota Pagar Alam terkait dugaan korupsi peningkatan status jalan di kawasan Dempo Utara tahun anggaran 2023 dengan pagu proyek sebesar hampir Rp 1,5 miliar dengan nilai kerugian negara hampir setengahnya.

Hanya saja, Kata mantan Kejari Kepulauan Mentawai ini, penanganan kasus ini tengah menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengetahui jumlah kerugian negara.

“Karena ini kan menyangkut soal angka (kerugian negara) dan itu bukan rana kita Kejari, sehingga saat ini kita juga masih menunggu hasil tersebut,” tegasnya.

Ia mengatakan,untuk mengetahui apa kendala yang ada dalam proses audit ini, dirinya akan datang langsung ke BPKP untuk menanyakan hal tersebut.

“Kita komitmen apapun itu proses hukum yang ada di Kejari Kota Pagar Alam kalau bisa secepatnya kita selesaikan,” terangnya.

Dirinya pun mengungkap, dalam penanganan kasus ini beda dengan kala dirinya menjadi Kejari Kepulauan Mentawai, yang mana untuk mengetahui kerugian negara menggunakan auditor internal dari kejaksaan yang memiliki sertifikat kompetensi.

“Nah untuk kasus ini kita tidak tahu ada atau tidak auditor tersebut, sehingga salah satu solusinya saya sendiri akan pus langsung ke BPKP,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar
Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan

Berita Terbaru