Canggih, Tebar Benih Padi di Lalan Gunakan Drone

- Redaksi

Sabtu, 7 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK,Muba- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Muba melakukan tanam padi hasil Program SERASI seluas 3.350 hektar di Desa Karang Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (5/9/2019).

Direktur Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Nur Alam Syah menuturkan target LTT di Sumatera Selatan sebesar 200.000 hektar. Percepatan LTT di Kabupaten Muba hingga Oktober mendatang sebagai salah satu upaya mengejar target tersebut.

Langkah yang dilakukan yakni menambah bantuan alsintan seperti excavator dan traktor roda 4, kemudian dikerahkan bekerja optimal hingga 16 jam per hari. Percepatan LTT juga digenjot dengan menggunakan drone tanam atau tebar benih.

“Artinya tebar benih tak lagi manual sehingga secara waktu dan biaya menjadi lebih efisien. Semua tim bersinergi langsung kawal proses olah lahan dan tanam, sehingga indeks tanam juga menjadi 2 sampai 3 kali setahun,” tuturnya.

Selain itu, beber Andi Nur Alam, Kementan juga menyalurkan program bantuan percepatan tanam untuk skala minimum 100 hektar. Yakni membantu Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pompa, BBM untuk traktor, biaya operator traktor dan operasional gerakan.

“Semua kabupaten di Sumatera Selatan kami percepat tanam dan luasnya. Jadi tidak hanya di Kabupaten Muba. Dengan target luas tambah tanam Provinsi Sumatera Selaran 200.000 hektar musim kemarau ini, jika produktivitas padi 5 ton per hektar, artinya didapat produksi padi sebanyak 1 juta ton. Produksi ini kita gapai karena kita berhasil amankan produksi di musim kemarau,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Muba, Ir A Thamrin mengatakan upaya penanaman benih ini juga bagian dari komitmen Bupati Muba Dodi Reza untuk menjadikan Lalan sebagai daerah penghasil padi terbaik.

“Selain itu, melalui bantuan dari Kementan ini juga bisa membuat petani lebih cepat saat bekerja dan mengikuti perkembangan teknologi,” pungkasnya.(ril/humas)

Berita Terkait

Plat Bulldozer Raib dari Workshop PT SSN, Dua Warga Lais Diamankan Polisi
Enam Guru Ber-KTP Muba Lulus Seleksi di PT Pinang Witmas Sejati, Pemkab Sebut Bukti Nyata Implementasi Perda Tenaga Kerja Lokal
Pemkab Muba Gandeng PT Spartan Eragon Asia Buka Lowongan Kerja Migas, Prioritaskan Putra Daerah
Aksi Bobol Gudang dan Warung Berakhir di Kafe, Dua Pencuri Dibekuk Polisi, Motor CRF Korban Disita
Disnakertrans Muba Jadwalkan Mediasi Perdana Perselisihan PT SNS dan SBPI KASBI, Kedepankan Musyawarah Mufakat
Disnakertrans Muba Dorong Kepatuhan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis
Gandeng Perusahaan Migas, Minerba, dan Perkebunan, Disnakertrans Muba Dorong Kolaborasi Cetak SDM Unggul
Kisah Inspiratif Alumni BLK Sekayu: Mengudara ke Negeri Sakura, Naufal Yudha Utama Jadi Pemantik Semangat Generasi Unggul Muba

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:04 WIB

Plat Bulldozer Raib dari Workshop PT SSN, Dua Warga Lais Diamankan Polisi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:50 WIB

Enam Guru Ber-KTP Muba Lulus Seleksi di PT Pinang Witmas Sejati, Pemkab Sebut Bukti Nyata Implementasi Perda Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Muba Gandeng PT Spartan Eragon Asia Buka Lowongan Kerja Migas, Prioritaskan Putra Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:04 WIB

Aksi Bobol Gudang dan Warung Berakhir di Kafe, Dua Pencuri Dibekuk Polisi, Motor CRF Korban Disita

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:20 WIB

Disnakertrans Muba Jadwalkan Mediasi Perdana Perselisihan PT SNS dan SBPI KASBI, Kedepankan Musyawarah Mufakat

Berita Terbaru