Bupati OKI Salurkan 142 Ribu Kg Benih Padi untuk Pulihkan Sawah yang Terdampak Banjir

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, saat memberikan bibit padi. (Photo: Istimewa)

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, saat memberikan bibit padi. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menerima bantuan 142.700 kilogram benih padi. Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten OKI sebagai upaya memastikan ketahanan pangan terjaga dan percepatan pemulihan sektor pertanian khususnya untuk sawah yang terdampak banjir.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mengatakan bantuan benih padi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memulihkan perekonomian petani pasca banjir.

“Kita berharap air cepat surut sehingga petani bisa segera menanam kembali,” ujar Muchendi saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Lempuing, Selasa (13/1/2026).

Ia juga meminta Dinas Pertanian dan jajaran terkait memberikan pendampingan penuh kepada petani, mulai dari persiapan lahan hingga proses tanam ulang, agar produksi padi tetap terjaga.

Data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten OKI mencatat sekitar 6.000 hektare sawah di beberapa kecamatan terdampak banjir, yang paling terdampak yakni di Lempuing, Lempuing Jaya, jejawi dan Air Sugihan. Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya menjadi wilayah paling terdampak, padahal keduanya merupakan lumbung pangan utama di Kabupaten OKI.

“Bantuan ini bukan sekadar dukungan moril, tetapi menjadi harapan nyata agar petani bangkit kembali demi ketahanan pangan dan kesejahteraan,” kata Muchendi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten OKI, Alexsander Bustomi, menjelaskan bahwa sebagian lahan yang terdampak banjir sebelumnya telah mencapai indeks pertanaman (IP) 200 bahkan ada yang IP 300. Artinya, petani masih memiliki peluang untuk segera melakukan tanam ulang setelah lahan mengering.

“Meski terjadi perlambatan masa tanam, kami berharap produksi tidak berkurang. Terutama di Lempuing, Lempuing Jaya, dan sebagian Air Sugihan yang sudah IP 200,” ujarnya.

Sumarno, petani asal Desa Sumber Makmur, Lempuing mengaku bantuan benih tersebut sangat membantu setelah sawahnya terendam banjir selama beberapa hari.

“Kalau tidak ada bantuan benih, kami harus keluar biaya lagi. Padahal hasil panen sebelumnya gagal. Dengan benih ini kami bisa langsung tanam begitu sawah kering,” kata dia.

Petani lainnya, Suyatno, berharap pendampingan dari penyuluh pertanian terus dilakukan agar masa tanam berikutnya berjalan optimal.

“Kami ingin tanam secepatnya supaya tidak terlalu tertinggal musim,” ujarnya.

Bantuan benih yang telah disalurkan tersebut baru bisa mengcover kebutuhan kecamatan Lempuing, Pemerintah Kabupaten OKI juga tengah mengupayakan tambahan benih melalui Cadangan Benih Nasional (CBN) Kementerian Pertanian dan sumber lainnya.

“Bantuan yang disalurkan saat ini tentu belum mencukupi seluruh kebutuhan. Selain itu terdapat mekanisme yang harus dilakukan dalam menentukan apakah lahan benar benar dinyatakan gagal panen (puso) oleh petugas POPT untuk selanjutnya kita proses pengusulan bantuan lanjutan,” kata Alexsander. (ANA)

Berita Terkait

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!
Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga
‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung
Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Berita Terbaru