Bulog Sumsel Babel Jamin Ketersediaan Beras Aman Hadapi Nataru

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani saat diwawancarai, Rabu (5/11/2025). Foto: Tia

Pimpinan Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani saat diwawancarai, Rabu (5/11/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perum Bulog Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) memastikan ketersediaan beras di wilayahnya dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pimpinan Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani menyampaikan hingga awal November 2025 stok beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai lebih dari 94 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga awal tahun mendatang.

“Dengan stok yang ada saat ini, kami sangat siap menghadapi Natal dan Tahun Baru. Posisi stok lebih dari 94 ribu ton, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Mersi saat diwawancarai, Rabu (5/11/2025).

Selain menjaga ketersediaan beras, Bulog juga terus melakukan penyerapan gabah di berbagai wilayah yang tengah memasuki masa panen. Penyerapan dilakukan dengan harga Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP).

“Sekarang ini penyerapan terbesar ada di Lubuk Linggau dan beberapa wilayah Banyu Asin. Tapi kami tetap terbuka, kalau ada daerah lain di Sumsel yang sedang panen, cukup informasikan ke Bulog terdekat, pasti akan kami serap,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan penyerapan gabah menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan stok beras dan mendukung stabilitas harga di tingkat petani maupun konsumen.

Selain penyerapan, Bulog juga menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga kestabilan harga di pasaran. Hingga kini, total penyaluran beras SPHP di wilayah Sumsel Babel telah mencapai hampir 16 ribu ton.

“Penyaluran SPHP dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan OPD terkait. Kami juga aktif turun ke daerah agar masyarakat mudah mendapatkan beras SPHP,” katanya.

Selain itu, ia mengungkapkan jika saat ini Bulog juga bersiap melanjutkan penyaluran bantuan pangan pemerintah untuk dua bulan, yaitu Oktober dan November.

“Instruksi sudah ada, dan penyaluran akan dilakukan dalam waktu dekat. Ada sedikit penyesuaian, tapi tidak signifikan,” ungkap dia.

Berita Terkait

APHI, Pemprov Sumsel dan Mitra APP Group Libatkan 80 Relawan Bagikan 8.000 Masker
Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara
Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati
Fadli Zon Minta Cagar Budaya Harus Inovasi Dengan Teknologi Untuk Menarik Masyarakat 
Dibilang Akun Shopee Diretas, Syadiah Tertipu Hingga Rp 10 Juta
BATIQA Hotel Palembang Hadirkan Paket MABAR, Makan Siang Sepuasnya Rp90 Ribu
Kuasa Hukum Minta Tersangka Penggelapan Mobil Segera Ditahan, Polsek Ilir Timur II Masih Evaluasi
Gelapkan Motor Teman, RF Berurusan Dengan Unit Ranmor

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati

Jumat, 11 September 2026 - 14:59 WIB

Fadli Zon Minta Cagar Budaya Harus Inovasi Dengan Teknologi Untuk Menarik Masyarakat 

Jumat, 11 September 2026 - 14:55 WIB

Dibilang Akun Shopee Diretas, Syadiah Tertipu Hingga Rp 10 Juta

Jumat, 11 September 2026 - 14:16 WIB

BATIQA Hotel Palembang Hadirkan Paket MABAR, Makan Siang Sepuasnya Rp90 Ribu

Berita Terbaru