Bulog Sumsel Babel Bakal Bangun Gudang Penyimpanan Beras di Muara Enim Seluas Satu Hektare

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang pekerja yang sedang mengangkut beras di gudang Bulog Sumsel Babel. Foto: Tia

Salah seorang pekerja yang sedang mengangkut beras di gudang Bulog Sumsel Babel. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel-Babel) berencana untuk membangun gudang guna menambah tempat penyimpanan beras seluas satu hektare.

Pimpinan Kanwil Bulog Sumsel Babel, Heriswan mengatakan jika telah mengirimkan permohonan terkait pembangunan gudang baru tersebut.

“Bulog sudah mengusulkan pembangunan gudang baru di Muara Enim seluas 1 hektare. Lokasinya sudah disiapkan, kini tinggal menunggu persetujuan dari pusat,” ujar Heriswan saat dibincangi langsung di ruang kerjanya, Jum’at (2/5/2025).

Hermawan menuturkan, meskipun saat ini Bulog bekerjasama dengan lima mitra dan berencana menambah mitra untuk gudang penyimpanan hasil serapan, namun itu masih kurang.

“Kapasitas gudang Bulog saat ini masih kurang, makanya bekerjasama dengan mitra yang memiliki gudang untuk dipakai menyimpan beras hasil serapan. Bulog juga akan menambah mitra kerjasama untuk gudang penyimpanan beras,” tuturnya.

Terlebih saat ini penyerapan gabah dan beras petani saat ini jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Pada 2022 penyerapan beras ada 15 ribu ton, 2023 ada 15 ribu ton, 2024 ada 31 ribu ton, dan di 2025 ini baru di bulan April saja sudah ada 81 ribu ton. Jumlahnya berpotensi bertambah lebih tinggi, karena saat ini masih dalam masa panen,” ungkapnya.

Meski saat ini gudang milik Bulog sudah penuh, lanjutnya, Bulog tetap akan menyerap gabah atau beras dari para petani sesuai amanat Presiden seharga Rp6.500 per kilogram.

“Kita tegaskan bahwa, meski gudang Bulog penuh tidak membuat adanya penghambatan penyerapan beras dari petani. Kita terus akan melakukan penyerapan hasil panen itu,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Gotong Royong Jaga Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Masyarakat Kota Negara Kumpulkan 280 Kg Sampah
Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi
Operasi Patuh Musi 2026 di Palembang Ditunda
BSB Sukseskan Walikota Cup Darussalam Minisoccer, Semarakkan HUT Palembang ke-1343
Universitas Muhammadiyah Palembang, PTS Pertama di Sumsel yang Buka Program Doktor (S3) Manajemen
Sidang Korupsi Kredit BRI, Dua Tersangka Dihadirkan Sebagai Saksi Ungkap Proses Analisis dan Persetujuan Kredit
Diduga Gegara Korsleting Listrik Satu Rumah Hangus Terbakar
Tega Cabuli Adik Ipar yang Masih Remaja hingga Hamil 5 Bulan, Pria di Ogan Ilir Diringkus Polisi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:54 WIB

Gotong Royong Jaga Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Masyarakat Kota Negara Kumpulkan 280 Kg Sampah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:08 WIB

Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi

Senin, 8 Juni 2026 - 16:06 WIB

Operasi Patuh Musi 2026 di Palembang Ditunda

Senin, 8 Juni 2026 - 15:48 WIB

BSB Sukseskan Walikota Cup Darussalam Minisoccer, Semarakkan HUT Palembang ke-1343

Senin, 8 Juni 2026 - 14:43 WIB

Sidang Korupsi Kredit BRI, Dua Tersangka Dihadirkan Sebagai Saksi Ungkap Proses Analisis dan Persetujuan Kredit

Berita Terbaru

Foto kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Hendyanto Panusunan Hutasoit

Kota Palembang

Operasi Patuh Musi 2026 di Palembang Ditunda

Senin, 8 Jun 2026 - 16:06 WIB