Bulog Naikkan Target Penyaluran Beras SPHP di Sumsel-Babel Jadi 51.281 Ton

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran beras SPHP di Pasar KM 5 Palembang. Foto: Tia

Penyaluran beras SPHP di Pasar KM 5 Palembang. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perum Bulog Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) menaikkan target penyaluran beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari 44.000 ton menjadi 51.281 ton hingga akhir 2025, seiring penyesuaian target nasional yang meningkat menjadi 1,5 juta ton.

Langkah ini diiringi dengan perluasan jaringan distribusi, termasuk pasar tradisional, Rumah Pangan Kita, dan koperasi.

“Penyesuaian ini sejalan dengan peningkatan target nasional dari 1,3 juta ton menjadi 1,5 juta ton. Untuk wilayah Sumsel dan Babel, target penyaluran kini menjadi 51.281 ton sampai Desember,” ujar Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel dan Babel, Rasiwan saat diwawancarai pada, Selasa (16/9/2025).

Rasiwan mengungkapkan jika saat ini pihaknya sedang fokus memperluas jaringan penyaluran agar beras SPHP lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Kami perbanyak jaringan di pasar tradisional karena itu tempat utama masyarakat berbelanja. Saat ini sudah ada 120 titik, dan akan terus kami tambah,” ungkapnya.

Selain pasar, ia menyebut bahwa Rumah Pangan Kita (RPK) juga menjadi kanal distribusi utama dengan jumlah sekitar 1.200 titik.

Selain itu, Bulog juga tengah menjajaki penambahan kerja sama dengan Koperasi Merah Putih.

Tak hanya itu, kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM) terus digelar bersama pemerintah daerah dan sejumlah stakeholder sebagai bagian dari strategi penyaluran.

“Kami tidak membatasi kegiatan untuk mendistribusikan beras ini. Saat ini sudah ada 306 jaringan penyaluran aktif,” imbuhnya.

Berdasarkan data Bulog, hingga pertengahan September 2025 realisasi penyaluran beras SPHP di Sumsel dan Babel telah mencapai 15.632 ton atau sekitar 30,38 persen dari total target.

Guna mendukung kelancaran pemesanan, Bulog juga menurunkan petugas di pasar-pasar guna membantu mitra penyalur dalam mengoperasikan aplikasi.

“Dulu penggunaan aplikasi ini menjadi tantangan, tapi sekarang sudah teratasi dengan hadirnya petugas pendamping,” ucap dia.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Ketahanan Pangan dan Pendidikan Masyarakat melalui Program Pemberdayaan di Kemang Agung
Aksi di Kejati Sumsel, SIRA–PST Desak Usut Aliran Dana Rp400 Juta dalam Kasus PUPR Muara Enim
Urai Macet di Jalur Betung, Dishub Sumsel Berlakukan Rekayasa Arus dan Larangan Truk Mulai 13 Maret
Atasi Keluhan Jalan Bergelombang, Tol Kayu Agung Siap Sambut Mudik 2026 dengan Diskon Tarif 30 Persen
Motor Milik Irpansyah Raib Didepan Counternya Sendiri
Saksi Sebut Minyak Milik Ibrahim, Kapal Diduga Milik Habibi dalam Sidang PMH di PN Palembang
BI Sumsel Hadirkan Layanan Penukaran Uang di Masjid Agung Palembang pada 9–12 Maret 2026
Pria di Kertapati Palembang Tewas Ditusuk, Pelaku Masih Diburu

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:12 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Ketahanan Pangan dan Pendidikan Masyarakat melalui Program Pemberdayaan di Kemang Agung

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:57 WIB

Aksi di Kejati Sumsel, SIRA–PST Desak Usut Aliran Dana Rp400 Juta dalam Kasus PUPR Muara Enim

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:40 WIB

Urai Macet di Jalur Betung, Dishub Sumsel Berlakukan Rekayasa Arus dan Larangan Truk Mulai 13 Maret

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:37 WIB

Atasi Keluhan Jalan Bergelombang, Tol Kayu Agung Siap Sambut Mudik 2026 dengan Diskon Tarif 30 Persen

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:38 WIB

Saksi Sebut Minyak Milik Ibrahim, Kapal Diduga Milik Habibi dalam Sidang PMH di PN Palembang

Berita Terbaru