Nama : Revalina Putri Darmayanti
NIM : PO7121226095
Prodi : D4 Gizi dan Dietetika
Bukan Sekadar Lima Sila
Kalau ada yang bertanya kapan terakhir kali aku mengamalkan Pancasila, mungkin aku akan berpikir sebentar. Bukan karena aku tidak pernah, tetapi karena ternyata banyak hal yang kulakukan sehari-hari sudah berhubungan dengan Pancasila tanpa aku sadari. Setelah menjadi mahasiswa, aku mulai melihat Pancasila bukan hanya sebagai lima sila yang pernah ku hafalkan, tetapi sebagai nilai yang bisa diterapkan dari hal-hal sederhana. Menurutku, justru hal kecil seperti ini yang membuat Pancasila terasa lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa setiap hari dan bukan sekadar teori di kelas.
Hampir setiap hari aku berhadapan dengan jadwal kuliah, tugas, presentasi, dan kerja kelompok. Di tengah kesibukan itu, sila pertama aku terapkan dengan tetap menjalankan ibadah dan berusaha jujur dalam mengerjakan tugas maupun ujian. Menurutku, mendapatkan nilai bagus memang menyenangkan, tetapi mendapatkannya dengan usaha sendiri jauh lebih berarti.
Sila kedua terasa ketika aku berinteraksi dengan teman. Setiap orang punya karakter dan kemampuan yang berbeda. Kalau ada teman yang belum memahami materi atau ketinggalan catatan, aku berusaha membantu sebisaku. Aku belajar bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mengejar kepentingan sendiri, tetapi juga peduli dengan orang di sekitar.
Saat kerja kelompok, sila ketiga dan keempat sering benar-benar diuji. Kadang ada perbedaan pendapat dan ide yang tidak sesuai dengan keinginanku. Namun, aku belajar mendengarkan, berdiskusi, dan mencari jalan tengah. Tidak semua hal harus berjalan sesuai keinginanku agar sebuah kelompok tetap kompak.
Sebagai mahasiswa Gizi, sila kelima membuatku berpikir lebih jauh. Ilmu yang ku pelajari tidak seharusnya berhenti sebagai nilai di kertas. Aku ingin ilmu tersebut nantinya bisa digunakan untuk membantu orang lain memahami pentingnya gizi dan kesehatan.
Bagiku, mengamalkan Pancasila tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Jujur, peduli, menghargai perbedaan, mau bekerja sama, dan bertanggung jawab adalah langkah kecil yang bisa kulakukan setiap hari. Dari hal sederhana itulah aku belajar menjadi mahasiswa yang bukan hanya berilmu, tetapi juga punya nilai dalam bersikap.











