oleh

BRI Salurkan Bantuan dari Kemensos untuk 69 Penerima Manfaat di Pagar Alam

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dinas Sosial (Dinsos) Pagar Alam melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI), menyalurkan Buku Tabungan dan Kartu Perluasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap II, kepada 69 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Ada 69 KPM dari 272 yang diusulkan, mendapatkan perluasan BPNT Tahap II, karena di perluasan lalu yang masuk data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jadi yang bisa kita distribusikan ke masyarakat selaku KPM ada 69,” terang Kabid Resos Dinas Sosial Pagar Alam, Yodhi, Jum’at (17/9/2021).

Penyaluran Buku Tabungan dan Kartu BPNT ini, diakui Yodhi, telah dilakukan sejak satu pekan lalu, hingga kini terus disalurkan kepada KPM. Sebab masih ada yang belum mengambil.

“Penyampaian kepada masyarakat selaku KPM telah kita surati melalui Kecamatan, dan juga Kelurahan,” ujarnya.

Yodhi menyebut, begitu ada pembagian bantuan Sembako, secara otomatis nanti akan masuk ke saldo masing-masing KPM. Tapi sejauh ini, untuk program tersebut belum ada kabar atau informasi lebih lanjut kapan akan ada penyaluran lagi.

“Bagi 69 KPM yang ingin mengambil Kartu BPNT Tahap II ini cukup membawa Kartu KTP dan KK, yang nanti akan dicek di data yang ada. Artinya, tidak boleh berwakil, dan harus yang bersangkutan,” tegasnya.

Yodhi berharap dengan adanya penyaluran buku tabungan dan Kartu BPNT Tahap II dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Setidaknya, ada penambahan untuk penerimaan penyaluran, khususnya untuk Sembako rutin melalui e-Warung.

“Ini program dari Kementerian Sosial. Jadi kita hanya sebagai pendampingan. Tapi dalam hal pelaksanaannya tetap dilakukan Himbara Bank BRI. Jadi bila kartu itu sudah diterima KPM, mudah-mudahan bila ada penyaluran bisa dimanfaatkan secara baik,” harapnya.

Pimpinan BRI Kantor Cabang Pagar Alam, Mochamad Arief Raharjo, mengatakan BRI berkomitmen terus mendukung penyaluran bantuan sosial yang diprogramkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. (ANA)

Komentar

Berita Hangat Lainya