BPBD Sumsel Kerahkan 6 Helikopter Padamkan Karhutla di 3 Kabupaten

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karhutla di Kabupaten PALI, Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Karhutla di Kabupaten PALI, Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Enam helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), yakni Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muara Enim, dan Ogan Ilir pada, Minggu 26 Oktober 2025.

Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan, Sudirman menyebut tiga dari enam helikopter tersebut difokuskan untuk operasi pemadaman di Kabupaten PALI dan Muara Enim.

“Pemadaman dilakukan menggunakan enam helikopter water bombing. Tiga di antaranya memadamkan api di wilayah PALI dan Muara Enim,” ujar Sudirman saat dikonfirmasi, Senin (27/10/2025).

Ia mengatakan jika kebakaran di Kabupaten PALI terjadi di Kecamatan Tanah Abang dengan luas area terdampak sekitar 4,5 hektare.

Upaya pemadaman dilakukan sebanyak 45 kali pengeboman air (water bombing) di lokasi tersebut.

Sementara di Kabupaten Muara Enim, titik api terpantau di Kecamatan Gelumbang dan Lembak. Di wilayah ini, tim udara melaksanakan 55 kali water bombing untuk memadamkan lahan yang terbakar seluas kurang lebih 5 hektare.

Adapun di Kabupaten Ogan Ilir, kebakaran terjadi di Kecamatan Tanjung Batu dan Payaraman. Sebanyak 19 kali water bombing dilakukan di lokasi dengan luas area terbakar sekitar 3 hektare.

“Secara keseluruhan, operasi pemadaman pada hari Minggu dilakukan sebanyak 119 kali pengeboman air, dengan total sekitar 476 ribu liter air yang disiramkan,” katanya.

Ia menjelaskan hingga akhir operasi, sejumlah wilayah seperti Tanah Abang, Gelumbang, dan Payaraman masih terpantau berasap.

“Pemantauan lanjutan dilakukan melalui patroli udara untuk memastikan tidak ada lagi titik api. Jika masih ditemukan api, helikopter akan kembali dikerahkan untuk pemadaman,” jelasnya.

Ia menegaskan armada helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan tetap disiagakan di Provinsi Sumsel hingga 5 November mendatang sebelum dikembalikan ke pusat.

Berita Terkait

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan
Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan
Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas
IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga
Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD
Pendampingan Kader Posyandu Palembang Dalam Lomba SE Sumsel 
Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kebahagiaan Kemerdekaan bagi 19 Anak Panti Asuhan Yunida Rizki

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD

Berita Terbaru

Sumsel

Makna Pancasila dalam Perjalanan Kehidupan Saya

Minggu, 23 Agu 2026 - 06:31 WIB

Sumsel

Resume Dari Hal Kecil, Saya Belajar Mengamalkan Pancasila

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:32 WIB

Sumsel

Menghidupkan Pancasila Melalui Kepedulian terhadap Sesama

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:24 WIB