Berhari-hari Terjebak dalam Sumur yang Sempit Sedalam 32 M, Bocah 5 Tahun Akhirnya Meninggal

- Redaksi

Minggu, 6 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rayan Awram, bocah 5 tahun yang terjebak dalam sumur berkedalaman 32 meter, saat masih hidup tertangkap layar video penyelamat.
Foto: net

Rayan Awram, bocah 5 tahun yang terjebak dalam sumur berkedalaman 32 meter, saat masih hidup tertangkap layar video penyelamat. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, MAROKO – Pihak berwenang Maroko mengonfirmasi kematian Rayan yang berusia 5 tahun. Rayan Awram dilarikan ke rumah sakit melalui helikopter setelah dia berhasil diselamatkan dari dalam sumur yang sempit dan dalam, sedalam 32 meter. Rayan terjebak selama berhari-hari di dalamnya. Sayang, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Penyelamatan Rayan membutuhkan proses yang rumit dan sulit. Operasi pemindahan tanah yang rumit dan berisiko telah mencengkeram penduduk kerajaan Afrika Utara dan sekitarnya. Raja Maroko Mohammed VI menyampaikan belasungkawa kepada orang tua bocah itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh istana. Bocah itu ditarik keluar pada Sabtu (5/2/2022) malam waktu setempat, oleh tim penyelamat setelah operasi yang panjang, rumit dan berbahaya yang menarik perhatian dunia.

Sebelumnya, bocah berumur 5 tahun bernama Rayan, terjerumus ke dalam lobang sumur berdiameter 45 centimeter yang terus menyempit ke bawah dengan kedalaman 32 meter di kota perbukitan utara, Bab Berred, Maroko.

Peristiwa itu terjadi hari Selasa (1/2/2022), tapi sampai Sabtu (5/2/2022) ini sebelum berhasil dibawa keluar, bocah tersebut terkonfirmasi masih hidup.

Rayan awram semasa hidup

Dilansir Al Jazeera, Insiden itu telah memicu curahan simpati online di media sosial, dengan tagar bahasa Arab #SaveRayan, menjadi viral di seluruh Afrika Utara.

Petugas penyelamat dari Maroko bekerja siang malam untuk menyelamatkannya. Bahkan upaya mereka, meski dengan operasi yang sangat sulit, juga semakin dekat untuk bisa membantu mengeluarkan bocah itu.

“Saya meminta warga Maroko untuk berdoa agar putra saya kembali dengan selamat,” kata ibu Rayan yang terlihat putus asa, dalam rekaman yang ditayangkan di media lokal.

“Kita hampir sampai. Kami telah bekerja tanpa henti selama tiga hari dan kelelahan mulai menyerang, tetapi seluruh tim penyelamat bertahan,” kata salah satu pemimpin operasi, Abdesalam Makoudi.

Karena sumur itu kedalamannya menyempit ke bawah mulai dari berdiameter 45cm (18 inci), menyebabkan penyelamat tidak bisa turun sendiri untuk mengambil anak itu.

Daerah perbukitan di sekitar Bab Berred, Maroko adalah daerah yang sangat dingin di musim dingin, dan meskipun makanan telah diturunkan ke Rayan, tidak jelas apakah dia telah memakannya. Rayan juga telah disuplai dengan air dan oksigen menggunakan tabung. (*)

Berita Terkait

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo
PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina
Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah
Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia
149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel
Inggris Umumkan Raja Baru, Raja Charles III
Ratu Elizabeth II Wafat
Jumlah Penduduk Terus Berkurang, China Alami Resesi Seks
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 20 Desember 2024 - 12:00 WIB

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo

Minggu, 5 November 2023 - 21:16 WIB

PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina

Senin, 26 Juni 2023 - 18:29 WIB

Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah

Senin, 14 November 2022 - 08:53 WIB

Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia

Minggu, 30 Oktober 2022 - 07:48 WIB

149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel

Berita Terbaru