BEM Desak Ganti Rektor UMP, PWM Sumsel Sebut Ada Pelanggaran Soal Masa Jabatan

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWM Sumsel (pakai Kopiah). (Photo: Ridwan Hayatuddin)

Ketua PWM Sumsel (pakai Kopiah). (Photo: Ridwan Hayatuddin)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel), menyoroti desakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan DPM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), terkait dengan polemik masa jabatan Rektor yang telah memimpin dua periode lebih plus penambahan perpanjangan, Sabtu (13/9/2025).

‎”Sebenarnya itu menyalahi aturan. Namun soal kebijakan yang berkaitan dengan masa jabatan Rektor, itu ada di pengurus pusat,” kata Ketua PWM Sumsel, Ridwan Hayatuddin, didampingi Sekretaris Wilayah, Abdul Hamid.

Lanjutnya, untuk PWM Sumsel hanya bersifat sebagai pelaksana atas kebijakan yang dikeluarkan Pengurus Besar Muhammadiyah.

‎Meski demikian, sambung Ridwan, polemik desakan untuk adanya regenerasi pimpinan kampus hijau Palembang itu, akan tetap disampaikan pihak pengurus pusat.

‎‎”Ya tapi kami dapat mengoreksi apabila ada kekeliruan disitu,” tegasnya.

Ridwan mengatakan, sepanjang belum ada kebijakan baru yang dikeluarkan pengurus pusat terkait masa jabatan rektor itu, pihaknya hingga kini pun belum membentuk panitia untuk pemilihan rektor baru.

‎”Sebetulnya perpanjangan rektor ini wewenang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan tetap memperhatikan rekomendasi dari PWM Sumsel bukan dari BPH UMP,” katanya.

Sebelumnya, dalam aksi yang berlangsung di depan Kampus FH UMP, BEM juga mengkritisi perpanjangan masa jabatan rektor yang sudah memimpin 10 tahun yakni 2 masa jabatan selama 8 tahun dan perpanjangan selama 2 tahun.

‎‎Penolakan itu menyusul ada dugaan bahwa Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Palembang telah menerbitkan surat rekomendasi masa jabatan rektor untuk dua tahun ke depan.

‎”Kami mendesak BPH, Rektor, dan Senat UMP segera memproses pemilihan rektor dah membentuk panitia pemilihan rektor baru,” ucap Egi.

‎‎Sekaligus mendesak Pengurus Wilayah Muhamadiyah Sumsel turut mengawasi jalannya proses pemilihan rektor baru UMP untuk periode 2025-2029. (ANA)

Berita Terkait

Kisah Inspiratif Alumni BLK Sekayu: Mengudara ke Negeri Sakura, Naufal Yudha Utama Jadi Pemantik Semangat Generasi Unggul Muba
Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura
5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni
Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang
Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas
Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan
Satu-satunya Perguruan Tinggi di Sumatera, UMP Raih Nominator Mitra Klinik Hukum Terbaik
Ratu Dewa Pastikan Sekolah Rusak Diperbaiki Tahun Depan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:45 WIB

Kisah Inspiratif Alumni BLK Sekayu: Mengudara ke Negeri Sakura, Naufal Yudha Utama Jadi Pemantik Semangat Generasi Unggul Muba

Minggu, 5 April 2026 - 19:05 WIB

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura

Rabu, 1 April 2026 - 21:03 WIB

5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:33 WIB

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:36 WIB

Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas

Berita Terbaru