Bekali Keterampilan Usaha Mandiri, Ini yang Dilakukan BLK Pagar Alam

- Redaksi

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta pelatihan kerja mandiri mengikuti pelaksanaan praktik dalam pembuatan desain baju sesuai dengan kreasi masing-masing. (Photo: Delta Handoko) 

Peserta pelatihan kerja mandiri mengikuti pelaksanaan praktik dalam pembuatan desain baju sesuai dengan kreasi masing-masing. (Photo: Delta Handoko) 

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemberian pelatihan keterampilan kepada masyarakat yang ingin membuka usaha mandiri, hingga kini terus dilakukan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pagar Alam.

Seperti halnya yang dilakukan Tenaga Instruktur Garmen yang tetap setia memberikan pembekalan ilmu serta keterampilan membuat pakaian kepada para peserta pelatihan secara mandiri, yang berlangsung di ruang Pelatihan Garmen.

“Saat ini kita tengah memberikan pembekalan praktik pembuatan seragam kemeja dari bahan dasar. Meski diakui para peserta masih cukup kesulitan, terutama dalam penjahitan di bagian kerah kemeja,” ungkap Kepala UPTD BLK Pagar Alam, Yulizar Adriansyah, Kamis (3/2/2022).

Menurut Yulizar, para peserta pelatihan mandiri ini merupakan peserta Pelatihan Kerja Produktivitas Tenaga Kerja Kota Pagar Alam yang telah menyelesaikan pelatihan. Masih ada yang melakukan pelatihan secara mandiri di BLK.

Dari pembekalan yang diberikan tersebut, dikatakan Yulizar, paling tidak mereka sudah mampu untuk membuat produk mereka sendiri, seperti di Kejuruan Garmen sesuai dengan kemampuannya.

“Kita juga berharap dari peserta yang mengikuti pelatihan lanjutan secara mandiri, mereka bisa membuat usaha sendiri di luar,” paparnya.

Yulizar menambahkan, sejauh ini untuk proses atau tingkat capaian yang dimiliki para peserta pelatihan mandiri sudah dalam tahap kategori mampu dan bisa, mengingat dalam pelatihan yang diberikan mereka sudah lebih banyak dalam tahap praktik.

“Pada pelaksanaan praktik ini ditujukan agar mereka bisa mampu bersaing di luar. Dan mereka juga sudah mulai berinovasi dan berkreasi untuk menciptakan desain baju sesuai dengan kreasinya masing-masing,” sebutnya.

Untuk peserta pelatihan mandiri dari Kejuruan Garmen, sambung Yulizar, sekarang ini hanya bertahan atau tinggal 5 orang dari 16 peserta saja yang mereka betul-betul mau dan ingin belajar secara serius. “Kita lihat mereka juga semangat dan sudah bisa,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB