SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) periode 2026-2029 mulai memanas. Sosok muda yang dikenal progresif, Arie Syarif Alqonani, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju memimpin induk organisasi olahraga di Bumi Serasan Sekate tersebut.
Arie, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Cabang Olahraga (Cabor) E-Sport Indonesia (ESI) Muba, dinilai sebagai representasi pemimpin milenial yang tidak hanya bicara teori, tetapi telah membuktikan kualitasnya lewat prestasi nyata. Di bawah kepemimpinannya, E-Sport Muba berhasil melambungkan nama daerah hingga ke kancah internasional, dengan atlet-atlet yang mampu bersaing di kejuaraan dunia.
Langkah Arie untuk membenahi prestasi olahraga Muba mendapat sambutan positif dari sejumlah tokoh olahraga di daerah.
Dukungan terang-terangan datang dari Ahmad Rian, Ketua Cabor Pickleball Muba. Menurutnya, sudah saatnya KONI Muba dipimpin oleh figur muda yang mengerti kebutuhan atlet di era modern.
”Kami melihat prestasi Arie di E-Sport bukan kebetulan. Ini hasil manajerial yang baik. Sudah saatnya anak muda yang berprestasi dan punya visi global memimpin KONI Muba. Kami butuh energi baru untuk membangkitkan marwah olahraga kita,” ujar Ahmad Rian.
Senada dengan itu, Fatahillah, yang menjabat sebagai Ketua Cabor Bina Raga sekaligus Ketua Cabor Squash Muba, juga menyatakan dukungannya. Ia menekankan bahwa Muba membutuhkan sosok pemimpin yang “gila kerja” dan mengerti keresahan pengurus cabor di lapangan.
”Kami mendukung anak muda yang betul-betul mau bekerja keras demi kemajuan seluruh cabor tanpa terkecuali. Arie punya rekam jejak itu. Kami butuh Ketua KONI yang fokusnya adalah pelayan bagi cabor agar prestasi kita tidak jalan di tempat,” tegas Fatahillah.
Menanggapi dukungan tersebut, Arie Syarif Alqonani menyampaikan bahwa niatnya maju adalah untuk membawa perubahan struktural dan pola pembinaan yang lebih profesional. Ia ingin memastikan bahwa seluruh cabor di Muba memiliki fasilitas dan sistem pendukung yang setara untuk mencetak prestasi, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun dunia.
”Muba punya potensi atlet yang luar biasa. Jika dikelola dengan jiwa milenial yang adaptif terhadap teknologi dan manajemen olahraga modern, saya yakin kita bisa mengembalikan kejayaan Muba sebagai lumbung atlet berprestasi,” ungkap Arie.
Pemilihan Ketua KONI Muba periode 2026-2029 ini diprediksi akan menjadi babak baru bagi arah kebijakan olahraga di Musi Banyuasin, di mana aspirasi dari bawah dan prestasi nyata menjadi tolok ukur utama bagi para pemilik suara.

















