Bangun Literasi Keagamaan, Kemenag Ajak Pemuda Dialog dan Apresiasi Musik Moderasi Beragama

- Redaksi

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Kemenag menunjukkan komitmen dan upaya kongkret dalam membangun literasi keagamaan di kalangan pemuda dan mahasiswa. Pusat penelitian dan pengembangan bimbingan masyarakat agama dan layanan keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bersama Universitas IGM menyelenggarakan “Dialog Publik dan Apresiasi Musik Moderasi Beragama” di aula Kampus Universitas IGM Palembang, Sabtu (11/11/2023).

Kepala Balai Diklat Keagamaan Kota Palembang H. Saefudin dalam laporannya menyampaikan bahwa partisipasi dalam acara ini tidak hanya terbatas mahasiswa UIGM saja, tetapi juga diikuti mahasiswa universitas lainnya dan sejumlah pelajar tingkat SMA dan Aliyah se Kota Palembang. Keberagaman peserta tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang kaya dan mendalam akan pemahaman moderasi beragama dikalangan pemuda.

“Disini terlihat aneka warna jaket dari berbagai latar belakang yang berbeda, namun perbedaan ini justru memberikan keindahan, keberagaman dalam persatuan,” pungkas Saefudin.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas IGM menyambut baik ketika ditawarkan untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan apresiasi terkait moderasi beragama.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI H. Suyitno menambahkan bahwa moderasi beragama tidak menyamakan yang sudah menjadi perbedaan dan tidak membeda-bedakan apa yang sama.

“Moderasi beragama menjadikan yang sama tetap sama yang beda tetap berbeda, namun membiarkan apa yang menjadi perbedaan menjalankan keyakinannya masing-masing. Yakini agama kita seyakin-yakinnya namun jangan memaksakan orang yang berbeda keyakinan untuk memiliki keyakinan yang sama dengan kita,” ujar Suyitno.

Berbicara tentang musik, Suyitno menjelaskan bahwa Indonesia memiliki berbagai kearifan lokal. Boleh saja menyukai musik dari luar namun tetap harus mengenal musik ciri khas bangsa sendiri. Terlebih musik yang dapat menyatukan perbedaan dalam keberagaman.

“Mengenal musik daerah, bagian dari moderasi beragama. Sebab dengan mengenal budaya lokal, seseorang seseorang dapat menghormati perbedaan keyakinan dalam masyarakat,” tambah Suyitno.

Selain dialog publik, apresiasi terhadap musik moderasi beragama juga menjadi fokus dalam acara ini. Para peserta dapat menikmati pertunjukan musik yang menyampaikan pesan-pesan religius dengan pendekatan yang moderat dan inklusif.

Kerjasama antara Puslitbang Kemenag RI dan Universitas IGM Palembang dalam penyelenggaraan acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun literasi keagamaan di kalangan generasi muda. Dengan melibatkan pemuda dan mahasiswa, diharapkan dapat tercipta pemahaman yang lebih mendalam dan toleran terhadap keberagaman agama di Indonesia.

Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat harmoni dan toleransi antar umat beragama di Palembang serta menginspirasi lembaga pendidikan dan pemerintah daerah lainnya untuk turut serta dalam membangun literasi keagamaan di tingkat lokal.

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  
Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap
Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api
Polisi Tetapkan Tersangka Dosen Non Aktif Kasus Pelecehan Terhadap Mahasiswinya
Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12
KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana
Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian
Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:26 WIB

Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap

Senin, 7 September 2026 - 21:21 WIB

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Senin, 7 September 2026 - 21:20 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Dosen Non Aktif Kasus Pelecehan Terhadap Mahasiswinya

Senin, 7 September 2026 - 16:10 WIB

KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Berita Terbaru

Kota Palembang

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Senin, 7 Sep 2026 - 21:21 WIB