Author: Red Pel

  • Polsek BMT Goes to School Imbau Pelajar Gantungkan Cita-Cita Setinggi Harapan

    Polsek BMT Goes to School Imbau Pelajar Gantungkan Cita-Cita Setinggi Harapan

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur melakukan sambang dan sosialisasi lalu lintas, bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan bullying, yang berlangsung di SD Negeri Pengandonan, Desa Pengandonan, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Senin (02/02/2026).

     

    Dalam kegiatan tersebut, sebagai Narasumber/Pembicara dipimpin oleh PS Kanit Binmas Polsek BMT Bripka Ari Wicaksono, dan Bhabinkamtibmas Polsek BMT Bripka Nur Holik, dan di ikuti oleh Kepala Sekolah SD Negeri Pengandonan, Para Dewan Guru SD Negeri Pengandonan, dan siswa-siswi SD Negeri Pengandonan.

     

    Kapolsek BMT Iptu Swisspo melalui PS Kanit Binmas Polsek BMT Bripka Ari Wicaksono mengatakan, sekolah mempunyai andil besar dalam menjaga Hak, Kewajiban, Tugas, dan Tanggung Jawab Kepolisian dalam Menjaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Harkamtibmas).Agar para pelajar lebih fokus dalam menimba ilmu, demi masa depan yang gemilang.

     

    “Fokus belajar demi masa depan, Indonesia butuh generasi yang beriman, berpengetahuan dan berketerampilan,” katanya.

     

    Dia menambahkan, berekspresi itu hak tapi ada kewajiban taat aturan sekolah, tempat terbaik untuk pelajar, ber medsos cerdas dan bijak dengan mengajak kebaikan dan hindari kejelekan seperti provokasi anarkisme. Serta mengambil hikmah kejadian anarkis akhir-akhir ini, agar para pelajar hati-hati dengan jari, mulut dan pikiran.

     

    Para Siswa/siswi generasi penerus untuk tidak melakukan beberapa prilaku tidak baik seperti narkoba, judi online, begal, tindak pidana pencurian, balap liar, tawuran, bullying, minuman keras, bolos sekolah dan taat peraturan lalu lintas.

     

    “Polsek tidak segan untuk menindak sesuai hukum guna zona zero begal, zero narkoba dan zero judi online dalam mewujudkan wilayah BMT aman dan nyaman,” tegasnya.

     

    Para pelajar diminta untuk mempunyai attitude yang baik kepada orang tua, guru, serta orang yang dituakan. “Gantungkan cita-citamu setinggi harapan kalian, Masa Depan Bangsa dan Negara ada di pundak Adik-adik, Siswa/Siswi sekalian,” pesannya.

  • Sidang Penghentian Perkara Tipikor Haji Halim Terhenti, Hakim Soroti SKP2 JPU yang Belum Tuntas

    Sidang Penghentian Perkara Tipikor Haji Halim Terhenti, Hakim Soroti SKP2 JPU yang Belum Tuntas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sidang pembacaan penetapan penghentian perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) atas nama almarhum Kemas Haji Abdul Halim Ali alias Haji Halim di Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Palembang, Senin (2/2/2026), mendadak diskors.

    Skorsing dilakukan setelah Majelis Hakim menilai Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin belum lengkap secara materiil dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

    Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra, SH, MH, secara tegas memerintahkan JPU untuk segera melakukan perbaikan dan melengkapi SKP2 tersebut.

    “JPU, perbaiki dan lengkapi SKP2 terdakwa Kemas Haji Halim. Pukul 16.00 WIB sore ini sidang kita lanjutkan,” ujar Fauzi Isra di ruang sidang.

    Penundaan sidang ini dipicu oleh keberatan keras tim penasihat hukum almarhum Haji Halim dari Kantor Hukum JM & Partners. Mereka menilai SKP2 yang disusun JPU tidak memberikan kepastian hukum, khususnya terkait status aset atau barang bukti yang telah disita selama proses penyidikan dan persidangan.

    Kuasa hukum almarhum, Fadhil Indrapraja, SH, menegaskan bahwa meninggalnya terdakwa pada 22 Januari 2026 otomatis menggugurkan perkara pidana, sehingga status barang bukti seharusnya diatur secara tegas dan eksplisit dalam SKP2.

    “Jika perkara ini gugur karena klien kami meninggal dunia, maka status barang bukti harus dinyatakan secara jelas. Ketidakjelasan ini menimbulkan ketidakpastian hukum bagi keluarga dan ahli waris,” tegas Fadhil usai sidang.

    Menanggapi perdebatan tersebut, Majelis Hakim yang terdiri dari Fauzi Isra sebagai ketua, serta Wahyu Agus Susanto dan Pitriadi sebagai anggota, meminta JPU untuk melengkapi seluruh kekurangan dokumen materiil dalam SKP2.

    Majelis menilai, penghentian perkara Tipikor bukan sekadar formalitas administratif, melainkan harus menjamin kepastian hukum, termasuk kejelasan nasib barang bukti dan konsekuensi hukumnya.

    Sidang dijadwalkan dilanjutkan kembali pada hari yang sama pukul 16.00 WIB, setelah JPU melakukan perbaikan sesuai perintah majelis. (ANA)

  • Rumah ASN Dibobol Maling, Emas 23 Suku dan Uang Rp 20 Juta Lenyap

    Rumah ASN Dibobol Maling, Emas 23 Suku dan Uang Rp 20 Juta Lenyap

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Sebuah rumah milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di Desa Tanjung Raja Selatan, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, dibobol kawanan pencuri pada Minggu (1/2/2026).

    Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas seberat 23 suku dan uang tunai sebesar Rp20 juta.

    Korban Sri Yuni Astuti yang merupakan pegawai di Kelurahan Tanjung Raja Timur, baru menyadari kejadian tersebut sekitar pukul 20.00 WIB saat baru pulang dari acara keluarga di Palembang.

    Kepala Desa Tanjung Raja Selatan Maya Fathul menerangkan bahwa pada saat kejadian rumah dalam keadaan kosong.

    “Pemilik rumah sedang pergi ke Palembang untuk menghadiri acara ruwahan. Pencurian baru diketahui saat korban tiba di rumah,” terang Maya, Senin (2/2/2026).

    Menurut Maya, perhiasan yang hilang tidak hanya milik korban, tetapi juga milik orang tuanya.

    “Total ada 23 suku emas yang raib. Sebagian besar merupakan simpanan milik orang tua korban,” kata Maya.

    Pasca kejadian, korban langsung melaporkan musibah tersebut ke pihak berwajib. Aparat Polsek Tanjung Raja bersama Tim Identifikasi Polres Ogan Ilir telah mendatangi lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dengan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi di sekitar lokasi guna mengungkap identitas pelaku. (ANA)

  • Tiga Orang Meninggal Dunia Akibat Ledakan Tabung Gas 12 Kg

    Tiga Orang Meninggal Dunia Akibat Ledakan Tabung Gas 12 Kg

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden ledakan tabung gas 12 kilogram di Jalan Ratu Sianum, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang kini bertambah menjadi tiga orang. Korban terakhir, Umi (54), dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

    Umi yang merupakan tetangga pemilik rumah, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit (RS) Pelabuhan Boom Baru Palembang pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

    Sebelumnya, dua korban lain telah lebih dulu dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (31/1/2026) sore. Berdasarkan data yang dihimpun, ketiga korban jiwa mengalami luka bakar serius hingga mencapai 80 persen. Berikut adalah identitas korban meninggal:

    Dewi Rohayati (33) pemilik rumah, meninggal pada Sabtu (31/1/2026), Murni (40) Asisten Rumah Tangga (meninggal Sabtu (31/1/2026) dan Umi (54) tetangga pemilik rumah (meninggal Minggu (1/2/2026).

    “Ibu Umi semalam meninggal dunia,” ujar Lilis, salah satu tetangga korban, saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

    “Ibu Dewi Rohayati sudah meninggal lebih dulu pada Sabtu sore, dan semalam sekitar pukul 20.00 WIB, Ibu Umi menyusul,” kata Lilis.

    Untuk diketahui, peristiwa maut tersebut terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, para korban tengah memasak bersama untuk persiapan acara sedekah menyambut bulan suci Ramadan.

    Secara tiba-tiba, tabung gas berukuran 12 kilogram di area dapur meledak hebat. Ledakan tersebut total melukai sembilan orang yang berada di lokasi, terdiri dari tujuh orang dewasa dan dua balita.

    Hingga saat ini, enam korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS Pelabuhan Boom Baru. Para korban menderita luka bakar dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

    Pihak medis terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi fisik para penyintas ledakan tersebut. (ANA)

  • Sedang Cari Belut, Bocah 8 Tahun Ini Disiram Air Panas

    Sedang Cari Belut, Bocah 8 Tahun Ini Disiram Air Panas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Hati orangtua mana yang tak marah dan terima, jika anaknya berumur 8 tahun disiram dengan air panas oleh tetangga sendiri. Hal inilah yang dirasakan Fitriani (32), seroang ibu rumah tangga (IRT) di Palembang ini.

    Lantaran tak terima anaknya yakni MA disiram air panas, ia pun melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Senin (2/2/2026), pagi dan berharap atas lapornya Terlapor dapat bertanggungjawab.

    Kepada petugas piket pengaduan warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Oxindo Kecamatan SU I Palembang ini menuturkan peristiwa tersebut dialaminya anaknya terjadi pada Sabtu (24/1/2026), sekitar pukul 13.45 tak jauh dari rumahnya Kelurahan 1 Ulu.

    Dimana, berawal korban yang merupakan anak pelapor. Dari keterangan anaknya saat itu korban sedang berada di TKP (tempat kejadian perkara), untuk mengambil belut. “Kalau dari keterangan anak saya saat itu dirinya berada di TKP hendak mengambil belut,” katanya.

    Lalu, saat di TKP tiba tiba terlapor yakni ML ini langsung menyiram korban dengan air panas. “Tidak tahu pak masalah apa. Tiba tiba Terlapor datang dan langsung menyiram anak saya dengan air panas,” ungkapnya.

    Lanjut Fitriani, dirinya dan keluarga sudah menunggu niat baik Terlapor, namun hingga dilaporkan ke sini terlapor seperti lepas tangan. “Kami menunggu niat baiknya pak. Tetapi Terlapor seperti tidak bertanggung jawab, oleh itulah kami laporkan ke sini,” katanya.

    Akibat peristiwa ini korban harus dilarikan ke rumah sakit dan menyalami luka melepuh di leher, punggung belakang, bahu, bohong dan paha. “Saya berharap atas laporan ini Terlapor dipanggil petugas kepolisan, untuk bertanggungjawab,” harapnya.

    Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Adityan Ammar membenarkan adanya laporan orang tua korban Terkait UU perlindungan anak.

    “Laporan sudah kita terima dan kan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan dan memanggil Terlapor,” tuturnya. (ANA)

  • Operasi Keselamatan Musi 2026, Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif

    Operasi Keselamatan Musi 2026, Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menciptakan kondisi kota Palembang tetap aman dan kondusif serta tertib berlalu lintas, Satlantas Polrestabes Palembang menggelar Operasi keselamatan Musi 2026.

    Hal ini diungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan melalui Kasat Lantas AKBP Finan S Radipta, didampingi Wakasat Lantas AKP Sayyid Malik Ibrahim, Senin (2/2/2026).

    “Benar mulai hari ini, 2 Februari, Sat Lantas Polrestabes Palembang melakukan Operasi keselamatan Musi 2026. Dimana operasi ini digelar hingga 15 Februari,” tegas Finan.

    Finan mengatakan, Satlantas Polrestabes Palembang mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan berlalu lintas.

    “Operasi ini mengedepankan upaya preventif dan edukatif, melalui sosialisasi, pembinaan, serta imbauan langsung kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas,” ucapnya.

    Lanjut Kasat Lantas, Satlantas Polrestabes, Palembang mengajak masyarakat untuk menggunakan helm SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor, mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, tidak menggunakan Handphone saat berkendara.

    “Selain itu, tidak melakukan kebutan atau ngebut di jalan, mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya dan melengkapi surat-surat kendaraan sesuai ketentuan,” bebernya, sambil mengatakan ini sasarannya, operasi bersifat mobile.

    Lebih juga Finan mengatakan, apabila masih ditemukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan, maka akan dilakukan penindakan hukum secara tegas dan terukur melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) baik statis maupun hand held, dan tilang konvensional oleh petugas di lapangan sesuai prosedur yang berlaku.

    “Kami berharap melalui Operasi Keselamatan Musi 2026 ini, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, serta tercipta kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kota Palembang,” harapnya.

    Ditambahkannya, keselamatan adalah kebutuhan bersama. Mari tertib berlalu lintas demi diri kita dan orang lain. (ANA)

  • Harga Emas Terkoreksi, Pegadaian Ajak Masyarakat Manfaatkan Momentum untuk Menabung Emas Secara Bijak

    Harga Emas Terkoreksi, Pegadaian Ajak Masyarakat Manfaatkan Momentum untuk Menabung Emas Secara Bijak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga emas global dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren koreksi setelah sebelumnya mencatatkan penguatan signifikan di awal tahun. Penurunan ini dipengaruhi oleh dinamika pasar internasional, termasuk penguatan dolar Amerika Serikat, aksi ambil untung (profit taking) oleh investor, serta sentimen kebijakan suku bunga global.

    Berdasarkan pergerakan harga harian, emas sempat melemah sekitar 1–2 persen dibandingkan level tertingginya. Kondisi tersebut turut tercermin pada harga emas domestik yang menyesuaikan dengan pasar global. Meski demikian, koreksi harga dinilai sebagai fenomena yang wajar dalam siklus investasi emas jangka panjang.

    Sebagai instrumen safe haven, emas selama ini dikenal memiliki ketahanan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Fluktuasi jangka pendek justru menjadi bagian alami dari mekanisme pasar dan dapat dimanfaatkan sebagai peluang strategis bagi investor untuk mulai menabung atau menambah portofolio emas.

    Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi koreksi harga, melainkan melihatnya sebagai momentum yang tepat untuk memulai investasi. “Pergerakan harga emas yang terkoreksi saat ini merupakan dinamika pasar yang sehat. Bagi investor jangka panjang, khususnya masyarakat yang ingin mulai berinvestasi, ini justru menjadi momentum yang baik untuk masuk secara bertahap. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang relevan untuk menjaga stabilitas keuangan,” ujar Novryandi.

    Ia menambahkan, Pegadaian terus mendorong literasi dan inklusi keuangan melalui kemudahan akses investasi emas yang semakin praktis dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Selain memiliki likuiditas tinggi, emas juga dinilai efektif sebagai diversifikasi portofolio dan pelindung nilai terhadap inflasi. Dengan pendekatan menabung secara rutin, masyarakat dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat sekaligus mempersiapkan kebutuhan masa depan.

    Sejalan dengan transformasi digital perusahaan, Pegadaian menghadirkan solusi investasi emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat melakukan transaksi tabungan emas secara mudah, aman, dan real-time langsung dari ponsel.

    Melalui Tring!, nasabah dapat membeli emas mulai dari nominal ringan, memantau harga secara transparan, menabung secara fleksibel kapan saja, hingga mencetak atau memanfaatkan emas untuk berbagai kebutuhan finansial lainnya. Seluruh transaksi juga terintegrasi dengan sistem resmi Pegadaian yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum koreksi harga ini dengan mulai menabung emas melalui layanan digital Tring! by Pegadaian, investasi emas kini semakin praktis dan dapat diakses siapa saja, kapan saja,” tutup Novryandi.

    Ke depan, Pegadaian akan terus memperkuat peran sebagai financial companion masyarakat melalui inovasi layanan emas yang inklusif, guna mendukung perencanaan keuangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

  • Pemerintah Angkat Suara: Roblox Dinilai Menggerogoti Imajinasi dan Karakter Anak

    Pemerintah Angkat Suara: Roblox Dinilai Menggerogoti Imajinasi dan Karakter Anak

    PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID —Pemerintah dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akhirnya angkat suara, Roblox tak lagi bisa dipandang sebagai hiburan ringan anak-anak di sela waktu senggang atau libur sekolah. Di balik tampilan ramah dan dunia virtual yang seolah kreatif, gim daring ini dinilai menjadi mesin perusak imajinasi, disiplin, dan kestabilan emosi, mendorong anak kian malas belajar serta menjauh dari kegiatan positif.

    Di tangan anak-anak, gawai pun berubah menjadi senjata sunyi bukan membunuh dengan peluru, melainkan menghabisi waktu, melemahkan nalar, dan meruntuhkan karakter sejak bangku sekolah.

    Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palembang, Ir. H. M. Affan Prapanca, M.T., IPM., menyebut, maraknya gim daring Roblox di kalangan siswa SD dan SMP sebagai ancaman serius yang tak boleh lagi ditoleransi.

    Menurut Affan, Roblox telah melampaui batas sebagai sarana hiburan. Gim ini, kata dia, telah menjelma menjadi racun sosial yang secara sistematis merusak fondasi pendidikan sejak usia dini fondasi yang seharusnya dibangun dengan disiplin, daya juang, dan proses berpikir yang matang.

    “Ini bukan sekadar anak bermain gim. Ini soal masa depan mereka. Roblox membius anak-anak kita dengan dunia semu dan menipu mereka seolah itu kreativitas,” tegasnya.

    Ia menilai, Roblox membentuk mental instan pada anak. Anak dibiasakan dengan kepuasan cepat tanpa proses, tanpa kerja keras, tanpa kegigihan. Akibatnya, daya pikir tumpul, imajinasi melemah, dan anak kehilangan kemampuan untuk berjuang dalam dunia nyata.

    Dampaknya terlihat nyata dalam perilaku sehari-hari. Anak menjadi mudah emosional, sulit diatur, enggan belajar, dan kehilangan minat pada aktivitas yang membentuk karakter. Buku ditinggalkan, tugas sekolah diabaikan, dan interaksi sosial tergantikan oleh layar.

    Lebih mengkhawatirkan, banyak anak kehilangan kendali atas waktu. Berjam-jam dihabiskan untuk menjelajah dunia virtual yang tak pernah memberi nilai akademik, sementara kewajiban belajar dan pembentukan karakter dibiarkan runtuh perlahan.

    “Anak-anak seharusnya diasah lewat membaca, menulis, menggambar, dan berdiskusi. Tapi Roblox justru mematikan semua itu. Imajinasi diganti ilusi, proses diganti sensasi,” ujarnya.

    Affan mengingatkan, bahaya Roblox tidak selalu terasa hari ini. Namun ledakannya akan terasa di masa depan saat sekolah gagal melahirkan generasi yang tangguh. Anak mungkin melek teknologi, tetapi rapuh secara mental, kedisiplinan diabaikan, menurutnya kemauan belajar dikarenakan kecanduan bermain gim tersebut.

    Dalam konteks ini, Affan menegaskan, sekolah tidak bisa berjuang sendirian. Peran orang tua menjadi penentu apakah menjadi benteng terakhir atau justru pihak yang paling lalai.

    “Jangan jadikan gawai sebagai pengasuh anak. Kehadiran orang tua bukan sekadar ada di rumah, tapi hadir dalam pengawasan dan ketegasan,” katanya.

    Ia mengimbau orang tua untuk memutus ketergantungan anak terhadap gim daring, membatasi penggunaan gawai, serta mengontrol ketat konten digital yang dikonsumsi anak. Rumah, menurutnya, harus dikembalikan sebagai ruang belajar dan pembentukan karakter, bukan arena bebas layar.

    “Ilmu tidak lahir dari gim. Masa depan tidak dibangun dari dunia virtual. Anak harus kembali belajar, mengulang pelajaran, dan membangun disiplin diri,” ujarnya.

    Disdik Kota Palembang, lanjut Affan, akan terus mendorong penguatan literasi digital di sekolah. Teknologi, tegasnya, harus menjadi alat mencerdaskan, bukan alat penghancur masa depan generasi muda.

    Gim Roblox ini merupakan ancaman terhadap anak – anak, tidak datang dengan wajah kriminal atau kekerasan. Ia hadir halus, menyenangkan, dan adiktif, lalu perlahan menggerogoti masa depan dari balik layar gawai anak-anak kita,”tutupnya.

  • MBG Disorot: Dugaan Roti Kedaluwarsa Picu Siswa SMP di Palembang Keracunan

    MBG Disorot: Dugaan Roti Kedaluwarsa Picu Siswa SMP di Palembang Keracunan

    PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kecukupan gizi pelajar justru menuai sorotan di Kota Palembang. Sejumlah siswa SMP Negeri 31 Palembang dilaporkan mengalami mual dan muntah usai mengonsumsi makanan ringan yang dibagikan pihak sekolah, Jumat (30/1/2026).

    Dugaan awal mengarah pada konsumsi roti yang telah melewati masa kedaluwarsa dan berjamur. Temuan tersebut memicu kekhawatiran serius terkait pengawasan distribusi makanan dalam program MBG, hingga mendorong keterlibatan aparat dan instansi terkait.

    Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang membenarkan adanya insiden tersebut. Kepala Bidang SMP Disdik Palembang, Hj. Kapiatul Ahliah, SE, MM, mengatakan pihaknya menerima laporan keluhan kesehatan siswa tidak lama setelah pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut.

    “Benar, ada beberapa siswa yang mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi MBG. Dari pemeriksaan awal, snack berupa roti yang dibagikan diduga telah melewati masa kedaluwarsa dan dalam kondisi tidak layak konsumsi,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pihak sekolah bergerak cepat begitu keluhan muncul. Para siswa yang mengalami gejala langsung dilarikan ke Rumah Sakit BARI Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.

    “Alhamdulillah, kondisi siswa segera tertangani. Seluruhnya telah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang,” katanya.

    Sebagai tindak lanjut, Disdik Kota Palembang telah melaporkan kejadian tersebut kepada sejumlah pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta aparat kepolisian. Tim gabungan juga telah turun langsung ke SMP Negeri 31 Palembang untuk melakukan penelusuran dan pemeriksaan di lokasi.

    “Kejadian ini sudah kami laporkan secara resmi. Aparat kepolisian bersama instansi terkait telah datang ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

    Lebih lanjut, sampel roti yang dikonsumsi siswa telah diamankan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti dugaan keracunan. Disdik juga mengimbau pihak sekolah agar meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan makanan yang dibagikan, serta meminta orang tua segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika masih merasakan gejala lanjutan.

    Adapun siswa yang sempat menjalani perawatan medis di RS BARI Palembang tercatat atas nama Yoga Pratama (13) kelas VIII, Naurazin (13) kelas VIII, Randi (13) kelas VIII, serta Bagus Alkarnu (16) kelas IX. Seluruh siswa dilaporkan telah pulih.

    Insiden ini menjadi pengingat penting dalam pelaksanaan program MBG agar pengawasan distribusi dan kualitas makanan dilakukan secara ketat, mengingat program tersebut menyasar kelompok rentan dan berkaitan langsung dengan keselamatan peserta didik.

  • Mencekam! Persiapan Acara Ruwahan Berujung Tragedi Ledakan Gas, 9 Orang Jadi Korban

    Mencekam! Persiapan Acara Ruwahan Berujung Tragedi Ledakan Gas, 9 Orang Jadi Korban

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Suasana persiapan acara ruwahan di Jalan Ratu Sianum Palembang, seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Sabtu (31/1/2026). Sebanyak sembilan warga menjadi korban luka bakar serius setelah tabung gas LPG 12 kg meledak hebat di tengah aktivitas memasak.

    “Diduga, ada kebocoran pada tabung gas yang digunakan, sehingga memicu ledakan dan kobaran api yang membakar bagian rumah,” ungkap Kapolsek Ilir Timur II, Kompol M Ismail, Minggu (1/2/2026).

    Kata Ismail, korban mayoritas perempuan dan kini tengah menjalani perawatan intensif dj Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang.

    Adapun daftar korban yakni, Sahnum (10 bulan), Namira (2), Sumarni (63), Umi (54), Murni (40), Dewi Rohayati (33), Ria (40), Sri Rahayu (21) dan Weni Widia (40).

    Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, para korban mengalami presentase luka bakar yang bervariasi, mulai dari 20 persen hingga 80 persen.

    “Api yang sempat berkobar tidak merambat ke bangunan sekitar berkat aksi cepat warga,” kaa Ismail.

    Warga setempat bergotong royong memadamkan api dengan peralafan seadanya sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.

    “Saat personel kami sampai di TKP, api sudah dipadamkan warga,” jelas Ismail.

    Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta pendataan saksi-saksi.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin mengecek kondisi selang tabung serta regulator tabung gas, terutama saat digunakan untuk keperluan memasak dalam kapasitas besar,” pesan Ismail. (ANA)

  • Mudik Hemat 2026: Pemprov Fasilitasi 2.912 Kursi Kereta Api Gratis

    Mudik Hemat 2026: Pemprov Fasilitasi 2.912 Kursi Kereta Api Gratis

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tradisi pulang kampung tahun ini dipastikan bakal lebih ringan di kantong. Pasalnya, Pemprov Sumsel kembali memfasilitasi warga melalui program mudik gratis dengan menyiapkan hampir 3.000 kursi kereta api bagi pemudik tujuan Lampung dan Lubuklinggau.

    Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Musni Wijaya menerangkan, bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menjamin keamanan pemudik sekaligus menekan kepadatan lalu lintas di jalan raya. Pelaksanaan mudik akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 16 dan 17 Maret 2026.

    “Tiap harinya kami sediakan kuota 1.456 kursi. Untuk rute Tanjung Karang tersedia 832 kursi sementara rute Lubuklinggau sebanyak 624 kursi,” terang Musni, Minggu (1/2/2026).

    Dalam menyukseskan agenda rutin ini, Pemprov Sumsel menggandeng Kereta Api Indonesia (KAI) dan Bank Sumsel Babel sebagai Mitra pendukung.

    Kepala Bidang Perkeretaapian Dishub Sumsel Dedi J Zulkarnain menambahkan, yang berminat wajib memenuhi persyaratan administratif antara lain

    Memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK). 

    Dalam kondisi sehat jasmani dan rohani pihak Dishub juga mengimbau calon pemudik untuk tetap menjaga stamina menjelang keberangkatan agar perjalanan tetap kondusif dan lancar hingga tujuan. (ANA)

  • Tingkatkan Kenyamanan Warga Bantaran Sungai, Polsek BMT Laksanakan Pengecekan Debit Air Sungai Macak

    Tingkatkan Kenyamanan Warga Bantaran Sungai, Polsek BMT Laksanakan Pengecekan Debit Air Sungai Macak

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur melaksanakan monitoring debit air Sungai Macak dan aliran irigasi Bendungan Komering (BK) yang berada di area pemukiman di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek, pada Minggu (01/02/2026).

     

    Giat Monitoring debit air Sungai tersebut dilaksanakan oleh Aipda Zulkifli.

     

    Adapun lokasi yang dilaksanakan monitor yaitu daerah rawan banjir di Wilkum Polsek Buay Madang Timur, yaitu, aliran Sungai Macak Di Desa Kedu, aliran Sungai Macak Di Desa Sukoharjo, sepanjang Aliran Irigasi (BK) Bendungan Komering di Kecamatan Buay Madang Timur Wilkum Polsek Buay Madang Timur.

     

    Kapolsek BMT Iptu Swisspo melalui Ba Polsek BMT Aipda Zulkifli mengatakan, guna memastikan keamanan dan keselamatan warga yang berada di area aliran Sungai Macak. Pihaknya perlu melakukan monitoring debit air sungai tersebut. Mengingat curah hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten OKU Timur.

     

    “Dari hasil Monitoring dilapangan, debit air di Sungai Macak saat ini masih dalam kategori Normal (aman) dari area pemukiman warga di pinggiran Sungai Macak,” terangnya.

     

    Dia menambahkan, curah hujan tinggi di Wilkum Polsek Buay Madang Timur terjadi pada waktu Sore hingga malam hari. untuk itu, pihaknya melaksanakan Patroli dan Monitoring secara berkala terkait perkembangan debit air di Sungai Macak.

     

    Dimana Unit Intel dan Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur berkoordinasi dengan Perangkat Desa. Guna mengantisipasi terjadi area rawan banjir maupun tanah longsor.

     

    “Agar warga desa di sekitaran Sungai Macak, tidak membuang sampah di sungai tersebut. Bhabinkamtibmas menyampaikan himbauan melalui perangkat desa, dan warga agar berhati – hati dalam aktifitas dipinggiran sungai khususnya anak – anak,” tegasnya.

     

    Dia menambahkan, pihaknya terus mengingatkan warga desa Kecamatan Buay Madang Timur tidak menebang pohon yang mengakibatkan resapan air tidak ada lagi.

     

    “Agar warga desa Kecamatan Buay Madang Timur menjadi perhatian dan pengawasan bersama dengan pihak yang terkait dan saling menjaga hutan,” imbuhnya.

  • Melalui Sambang Silaturahmi, Polsek BMT Edukasi Masyarakat Pentingnya Tingkatkan Kewaspadaan

    Melalui Sambang Silaturahmi, Polsek BMT Edukasi Masyarakat Pentingnya Tingkatkan Kewaspadaan

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Personil Polsek Buay Madang Timur melaksanakan sambang dan himbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur, kepada Masyarakat Desa Rejo Dadi, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (01/02/2026).

     

    Giat sambang dan himbauan Kamtibmas, dilakukan guna meningkatkan Harkamtibmas yang kondusif dan aman serta nyaman. Giat tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Heri Hariyanto.

     

    Kapolsek BMT Iptu Swisspo melalui Aiptu Heri Hariyanto mengatakan, pihaknya terus menyampaikan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, serta tindak kriminal lainnya. Pastikan rumah dan kendaraan dikunci dengan aman.

     

    “Memberikan himbauan nyata, agar warga lebih waspada terhadap tindak kejahatan dan meningkatkan kepedulian sesama. Serta mencegah terjadinya gangguan keamanan melalui edukasi langsung, bukan hanya penindakan,” tegasnya.

     

    Dengan adanya giat sambang akan mempererat kemitraan Polisi dengan masyarakat, dalam rangka Polri Presisi. Serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam pembinaan dan pengawasan wilayah desa/kelurahan.

     

    “Agar masyarakat mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Kapolsek menekankan pentingnya ronda malam, dan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama,” tegasnya.

     

    Masyarakat di Wilkum Polsek BMT diharapkan lebih bijak menggunakan media sosial, dengan tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya (hoaks), ujaran kebencian, maupun konten provokatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

     

    Dengan adanya peran serta masyarakat, pencegahan peredaran narkoba akan lebih efektif dan maksimal, dalam mendukung program Zero Narkoba dengan melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

     

    Masyarakat juga diminta tertib berlalu lintas dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm SNI, serta tidak berkendara dalam keadaan mabuk atau menggunakan ponsel saat mengemudi.

     

    Dengan tetap menjaga kerukunan antar warga, Polsek BMT mengajak masyarakat memperkuat toleransi, menjaga hubungan baik, dan menyelesaikan persoalan dengan musyawarah demi terciptanya situasi kondusif.

     

    “Melalui program baru dari Kapolsek BMT, Quick Respon Cepat melalui Whattshap dengan melaporkan kejadian melalui Scan Barcode WA. agar bisa cepat dan tanggap dalam menerima laporan dari masyarakat khususnya wilkum Polsek BMT,” imbuhnya.

     

    Sehingga Polsek BMT dengan Motto “Aman Nyaman Warganya Bahagia Personilnya” meningkatkan Wilkum Polsek BMT zero narkoba, zero begal 3 C, zona zero judi online.

     

    Tingginya curah hujan menyebabkan naiknya debit air di saluran irigasi. Masyarakat terutama orang tua dan anak yang tinggal disekitar irigasi untuk berhati-hati, adanya tren peningkatan debit air irigasi.

     

  • Polsek BMT Amankan Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangunsari

    Polsek BMT Amankan Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangunsari

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur melaksanakan Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangun Sari, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (01/02/2026).

     

    Polsek Buay Madang Timur melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup sesuai dengan Sprin Nomor : SPRIN / 27 / II/ 2026 Kapolsek Buay Madang Timur.

     

    Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo mengatakan, berdasarkan dari Kalender Kamtibmas 2026 dalam rangka kegiatan rutin Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangun Sari.

     

    Adanya kegiatan rutin ibadah Mingguan di Gereja Trinitas Bangun Sari, yang diikuti sekitar 250 jemaat. Personil Polsek Buay Madang Timur melakukan giat pengamanan dan Turlalin di sekitar Gereja Trinitas Bangun Sari, yakni Aiptu Mulyono, dan Brigadir Iswanto.

     

    Dia menambahkan, banyaknya Jamaah kristiani yang akan mengikuti ibadah tersebut. Sehingga dipandang perlu untuk dilakukan pengamanan, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu jalannya ibadah tersebut.

     

    “Dengan adanya rencana rangkaian kegiatan di Gereja Trinitas Bangun Sari, secara umum mempunyai potensi kerawanan kamtibmas, seperti adanya ancaman Curat, Curas dan Curanmor selama kegiatan ibadah. Sehingga penting untuk mengirimkan dan menempatkan anggota,” ungkapnya.

  • Sisa Kuota Tak Lagi Terbuang: SIMPATI Hadirkan Akumulasi Kuota, Bikin Internetan Bareng Telkomsel Lebih Worth it.

    Sisa Kuota Tak Lagi Terbuang: SIMPATI Hadirkan Akumulasi Kuota, Bikin Internetan Bareng Telkomsel Lebih Worth it.

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Telkomsel, melalui brandprabayar SIMPATI, memperkenalkan fitur Akumulasi Kuota (Sisa Kuota Bisa Dibawa) yang memungkinkan pelanggan tetap dapat menggunakan sisa kuota utama pada bulan berikutnya. Dengan hadirnya fitur ini, pelanggan SIMPATI kini memiliki keleluasaan lebih dalam mengatur pemakaian internet, membuat manfaat jumlah kuota pelanggan makin optimal sesuai perkembangan kebutuhan.

    *VP SIMPATI Product Marketing Telkomsel, Adhi Putranto,* menyatakan, “Kami mendengar apa yang pelanggan harapkan. Fitur Akumulasi Kuota ini kami hadirkan agar pelanggan benar-benar dapat merasakan nilai lebih dari paket yang mereka pilih. SIMPATI kini memberi pilihan yang sebenarnya: paket dengan metode akumulasi bagi yang ingin kuotanya selalu bermanfaat, atau paket non-akumulasi bagi yang mencari opsi lebih hemat.”

    Seluruh paket bulanan SIMPATI #TerbaikUntukmu, mulai 3 GB, 8 GB, dan 13 GB dengan masa aktif 30 hari, telah mendukung fitur Akumulasi Kuota. Paket-paket ini juga dilengkapi kebebasan memilih manfaat digital (digital lifestyle benefit), mulai dari hiburan, musik, gaming, edukasi, belanja, hingga proteksi. Paket SIMPATI #TerbaikUntukmu bisa diperoleh melalui aplikasi MyTelkomsel, UMB *363#, dan outlet mitra Telkomsel terdekat.

    Sementara itu, pelanggan yang menginginkan opsi harga lebih terjangkau tetap dapat memilih paket di kategori lain, seperti Super Seru, Internet Sakti, atau Combo Sakti, yang tidak menyertakan fitur akumulasi kuota sebagai diferensiasi.

    Sebagai opsi non‑akumulasi kuota yang sangat terjangkau, Telkomsel juga menawarkan Paket Serbu, paket internet harian yang memungkinkan pelanggan tetap dapat menikmati koneksi internet tanpa perlu membeli paket bulanan. Ragam pilihan paket SIMPATI Serbu dapat dilihat melalui laman resmi www.telkomsel.com.

    Kehadiran pilihan ini memastikan pelanggan tetap dapat mengakses internet berkualitas Telkomsel dengan harga yang ramah kantong, tanpa harus memanfaatkan skema konversi sisa pulsa menjadi kuota.

    Fitur Akumulasi Kuota di SIMPATI dirancang agar mudah dipahami pelanggan, Sisa kuota otomatis terakumulasi saat memperpanjang paket sebelum masa aktif berakhir.

    Tidak ada batas maksimal akumulasi maupun masa simpan, fleksibel sesuai gaya pemakaian. Kuota akumulasi dan kuota baru tidak dibedakan, sehingga pengalaman internet jadi lebih lancar tanpa hambatan.

    Dengan fitur ini, pelanggan SIMPATI dapat menikmati pengalaman internet yang lebih fair, efisien, dan sesuai kebutuhan. Fitur Akumulasi Kuota juga semakin melengkapi benefit digital SIMPATI #TerbaikUntukmu, termasuk akses ke layanan hiburan, edukasi, proteksi, hingga belanja.

    Pelanggan dapat mengaktifkan paket SIMPATI #TerbaikUntukmu melalui aplikasi MyTelkomsel atau kanal resmi Telkomsel lainnya. Informasi lengkap mengenai paket, benefit, serta mekanisme Akumulasi Kuota tersedia di www.telkomsel.com/SIMPATI.

    “Lewat fitur ini, SIMPATI ingin memberikan pengalaman yang bukan hanya lebih nyaman, tetapi juga lebih bernilai. Kami akan berupaya menghadirkan ragam solusi yang relevan dengan kebutuhan digital masyarakat Indonesia, melangkah bersama pelanggan untuk membuka lebih banyak peluang dalam kehidupan digital kita semua,” tutup Adhi.

    *PHOTO CAPTION:*

     

    * _SIMPATI Hadirkan Akumulasi Kuota_1A-D:_

    SIMPATI menghadirkan fitur Akumulasi Kuota yang memungkinkan pelanggan menggunakan sisa kuota utama di bulan berikutnya. Fitur ini memberi keleluasaan lebih dalam mengatur pemakaian dan manfaat internet lebih optimal, sesuai kebutuhan. Nikmati pengalaman internet yang lebih fair dan efisien dengan Paket SIMPATI #TerbaikUntukmu, tersedia di aplikasi MyTelkomsel, UMB *363#, dan outlet mitra Telkomsel terdekat.

  • Pertamina Patra Niaga Luncurkan Program Berkah Ojek Online MyPertamina, Bagi-bagi 100 Motor untuk Mitra Ojek Online

    Pertamina Patra Niaga Luncurkan Program Berkah Ojek Online MyPertamina, Bagi-bagi 100 Motor untuk Mitra Ojek Online

    SUARAPUBLIK.ID, TEGAL – Pertamina Patra Niaga mengajak seluruh mitra pengemudi ojek online untuk kumpulkan poin, tukar voucher undian, dan raih kesempatan membawa pulang motor impian melalui program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM). BOOM di launching pada MyPertamina Wikenfest di Tegal tanggal 31 Januari 2026.

    Pertamina Patra Niaga selaku Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memiliki tanggungjawab untuk memasarkan produk dan layanan di Indonesia, produk seperti BBM Pertamax Series dan Dex Series, serta layanan digital yaitu MyPertamina. MyPertamina merupakan aplikasi digital milik Pertamina yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran BBM secara non-tunai, mengumpulkan poin loyalty, dan layanan lainnya.

    Sebagai salah satu bentuk apresiasi atas kesetiaan pengemudi ojek online dalam menggunakan produk Pertamina serta upaya mendorong pengalaman ojek online dalam menggunakan bahan bakar non subsidi dan aplikasi MyPertamina, Pertamina Patra Niaga bagi-bagi total 100 motor bagi ojek online.

    Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan bahwa program BOOM merupakan program perdana yang secara khusus didedikasikan bagi pengemudi ojek online roda dua yang memiliki peran penting dalam aktivitas mobilitas masyarakat.

    “Program Berkah Ojek Online MyPertamina ini kami jalankan perdana di tahun 2026 dan kami dedikasikan untuk para pengemudi ojek online roda dua yang setiap hari menjadi pahlawan jalanan. Mereka bekerja di berbagai kondisi cuaca, memiliki tingkat mobilitas yang tinggi, dan berperan besar dalam mengantarkan masyarakat dari satu titik ke titik lainnya. Karena itu, kami memprioritaskan roda dua sebagai bentuk perhatian dan apresiasi,” kata Eko.

    Eko menambahkan, program BOOM dilaksanakan dalam tiga periode dengan total hadiah sekitar 100 unit sepeda motor yang disiapkan khusus bagi pengemudi ojek online.

    “Program ini berjalan dalam tiga periode, masing-masing selama tiga bulan. Hadiah utamanya sekitar 100 unit sepeda motor yang dibagi ke dalam tiga periode, serta hadiah lainnya seperti voucher MyPertamina,” tambahnya.

    Program BOOM berlangsung secara nasional mulai 1 Februari hingga 31 Oktober 2026, dan dapat diikuti oleh seluruh mitra pengemudi ojek online dari berbagai platform, antara lain Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive se-Indonesia. Peserta berkesempatan memenangkan sepeda motor dengan cara mengumpulkan poin MyPertamina dan menukarnya menjadi voucher undian elektronik.

    Setiap 5 (lima) poin MyPertamina dapat ditukarkan menjadi 1 (satu) voucher undian elektronik, tanpa batas jumlah penukaran. Semakin banyak transaksi menggunakan MyPertamina, semakin besar pula peluang peserta untuk memenangkan hadiah.

    Pengumpulan voucher undian BOOM dibagi ke dalam tiga periode, di mana pada setiap akhir periode jumlah voucher undian akan di-reset menjadi nol. Jadwal pengundian akan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2026 untuk Periode 1, tanggal 22 Agustus 2026 untuk Periode 2, dan tanggal 10 November 2026 untuk Periode 3. Adapun rincian periode dan hadiah yang diperebutkan adalah sebagai berikut:

    •⁠ ⁠Periode 1 (1 Februari–30 April 2026): 25 unit Yamaha Lexi 155

    •⁠ ⁠Periode 2 (1 Mei–31 Juli 2026): 25 unit Honda Vario 160

    •⁠ ⁠Periode 3 (1 Agustus–31 Oktober 2026): 25 unit Honda PCX 160 dan 25 unit Yamaha NMAX 155

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa program BOOM merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada mitra pengemudi ojek online sebagai pelanggan setia Pertamax Series yang telah menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas dan layanan masyarakat.

    “Kami mengapresiasi para mitra pengemudi ojek online yang setiap hari menjadi pejuang jalan raya dan juga telah setia menggunakan Pertamax Series. Melalui program Berkah Ojek Online MyPertamina atau BOOM, kami memberikan kesempatan yang adil dan terbuka bagi para mitra untuk memperoleh hadiah, dan merasakan manfaat layanan digital MyPertamina,” jelas Roberth.

    Roberth menambahkan, penukaran poin MyPertamina menjadi voucher undian tidak akan mengurangi Loyal Grade pengguna, sehingga peserta tetap dapat menikmati berbagai manfaat lain di MyPertamina.

    Untuk mengikuti program BOOM, peserta wajib mengunduh aplikasi MyPertamina, memiliki akun aktif dengan data diri lengkap dan terverifikasi, serta melakukan minimal satu kali penukaran poin menjadi voucher undian elektronik.

    Progran undian BOOM terdaftar secara resmi di Dinsos. Pajak hadiah sepenuhnya ditanggung oleh Pertamina Patra Niaga. Pemenang akan dihubungi secara resmi melalui Pertamina Contact Center 135. Informasi lebih lanjut mengenai program BOOM dapat diakses melalui akun Instagram @mypertamina.

    Pertamina Patra Niaga mengajak seluruh mitra pengemudi ojek online untuk kumpulkan poin, tukar voucher undian, dan raih kesempatan membawa pulang motor impian.

  • MyPertamina Fair 2025 Resmi Ditutup, Pertamina Patra Niaga Umumkan Pemenang Grand Prize

    MyPertamina Fair 2025 Resmi Ditutup, Pertamina Patra Niaga Umumkan Pemenang Grand Prize

    _Press Release_

    SUARAPUBLIK.ID, TEGAL — Pertamina Patra Niaga resmi melaksanakan pengundian Win Grand Prize MyPertamina Fair 2025 yang berlangsung di Kota Tegal, dalam rangkaian kegiatan MyPertamina Wikenfest. Program ini merupakan bentuk apresiasi Pertamina Patra Niaga kepada pelanggan setia MyPertamina yang telah mengumpulkan dan menukarkan poinnya sepanjang tahun.

    Win Grand Prize MyPertamina Fair telah menjadi program apresiasi tahunan sejak pertama kali dilaksanakan pada 2020. Dari tahun ke tahun, MyPertamina Fair secara konsisten menghadirkan beragam hadiah spesial sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas pelanggan, sekaligus mendorong pemanfaatan aplikasi MyPertamina dalam transaksi sehari-hari.

    Hadiah utama dalam Win Grand Prize MyPertamina Fair 2025 mencakup berbagai kategori, mulai dari Yamaha R25 Racing Blue, Vespa Primavera 150, paket liburan ke Asia, Babolat Lamborghini BL002 Black Padel Racket, iPhone 17 Pro Max, Samsung Galaxy S25 Ultra, MacBook Air M4 13-inch, serta beragam hadiah lainnya seperti logam mulia, perangkat elektronik, free medical check-up, e-voucher MyPertamina, hingga free tiket di arena bermain dan rekreasi.

    Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan bahwa pengundian Win Grand Prize MyPertamina Fair merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas konsumen yang telah menggunakan produk Pertamina sepanjang tahun.

    “Alhamdulillah, hari ini pengundian Win Grand Prize MyPertamina Fair 2025 telah diselesaikan. Program MyPertamina Fair ini telah memasuki tahun keenam pelaksanaannya sebagai bentuk apresiasi Pertamina Patra Niaga atas dedikasi dan loyalitas konsumen yang selama ini setia menggunakan BBM Pertamina, khususnya Pertamax Series dan Dex Series,” ujar Eko.

    Seiring dengan meningkatnya antusiasme pelanggan, terjadi juga pertumbuhan partisipan MyPertamina Fair. Pada 2024, jumlah pengguna yang melakukan penukaran poin tercatat 32 ribu pengguna, sementara pada 2025 meningkat menjadi 42 ribu pengguna. Pada periode yang sama, total poin yang ditukarkan turut melonjak dari 55 juta poin menjadi 173 juta poin.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa MyPertamina Fair menjadi bagian dari pengelolaan program loyalti MyPertamina agar poin yang dikumpulkan pelanggan dapat dimanfaatkan secara optimal sebelum dilakukan reset di akhir periode.

    “Melalui MyPertamina Fair, pelanggan dapat menukarkan poin yang telah dikumpulkan sepanjang tahun sebelum dilakukan reset di akhir periode. Dengan program ini, poin yang dimiliki pelanggan dapat diubah menjadi berbagai hadiah sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Roberth.

    Pengundian Win Grand Prize MyPertamina Fair 2025 dilaksanakan secara terbuka dan disaksikan oleh para saksi untuk memastikan proses berjalan transparan. Saksi-saksi dalam penyegelan dan pengundian terdiri dari perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Yayi Destriyani, Kepala Dinas Sosial Kota Tegal, Dinar Marnoto, perwakilan Kepolisian Sektor Tegal Barat, Kompol Sunyarni, Notaris Eva Novi Pahlawanita, serta perwakilan agency undian PT Kemasindo Visitama, Kemas M. Faisal Azhari.

    Informasi mengenai pengumuman pemenang Win Grand Prize MyPertamina Fair 2025 dapat diakses melalui kanal resmi mypertamina.id maupun aplikasi MyPertamina.

  • Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan

    Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya pada perputaran Puskesmas Karya Jaya Palembang, pada Jum’at (30/1/2026) sekira pukul 19.00 WIB, melibatkan mobil dinas Toyota Avanza Nopol polisi V4145-30 (Mobil dinas Polsek Kertapati Palembang), yang dikendarai Aipda ES, anggota Polsek Kertapati, dengan pengendara sepeda motor Yamaha Fillano BG-3925-AEJ.

    Akibatnya, pengendara motor Agus Tamimi (36), warga Dusun 1, Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, meninggal dunia ketika dalam perawatan ke Rumah Sakit Permata Palembang.

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan, akibat kecelakaan ini pengendara sepeda motor mengalami luka memar pada kepala bagian belakang, tulang punggung belakang patah, kaki kiri kanan lecet, dan tangan kiri lecet.

    “Korban tidak dapat tertolong sehingga meninggal dunia ketika dalam perawatan di rumah sakit Permata kota Palembang,” jelas Kombes Pol Nandang, saat pers rilis di Polrestabes Palembang, Sabtu (31/1/2026).

    Menurutnya, untuk saksi sudah diambil keterangan oleh Polrestabes Palembang dan barang bukti 1 unit sepeda motor dan mobil dinas.

    “Saat ini Polrestabes Palembang sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi, sudah melakukan olah TKP, dan melakukan kegiatan penyelidikan hingga bisa mengumpulkan semua alat bukti yang ada di TKP,” kata Nandang.

    Kombes Pol Nandang mengatakan, bahwa Polrestabes Palembang akan melaksanakan proses penyelidikan maupun penyidikan secara transparan, profesional, dan akuntabel.

    “Jangan khawatir, ini juga menjadi atensi bapak Kapolda Sumsel, kepada Polrestabes Palembang untuk bisa menindaklanjuti proses penyelidikan maupun penyidikan kecelakaan tersebut secara transparan dan progres akan terus disampaikan kepada media dan publik,” ujarnya.

    Masih kata Kombes Pol Nandang, bahwa dalam kesempatan ini Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban.

    “Komitmen Kapolda Sumsel, tegas kepada para personil yang melakukan pelanggaran. Baik yang menyangkut dengan pelanggaran pidana maupun kode etik, akan dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

    Sementara itu, di tempat yang sama, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menjelaskan, kronologis kejadian bermula di pukul 18.00 WIB, saat kondisi cuaca sedang hujan cukup deras, anggota Aipda ES sedang melaksanakan Patroli diseputaran wilayah Kertapati, Citra Land, mengarah ke Musi II, dan kembali ke arah Nilakandi.

    “Pada pukul 19.00 WIB, saat anggota tersebut mengendarai mobil dinas Avanza ini, akan berbelok atau memutar arah, dari belakang kendaraan korban bersamaan melintas sehingga terjadi benturan kedua kendaraan ini,” jelas Kombes Pol Sonny.

    Lanjutnya, Unit Laka Polrestabes Palembang telah melakukan pemeriksaan saksi – saksi atas nama saudara Yogi dan juga mempelajari CCTV dan saat ini memang masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan.

    “Namun kami menduga sementara hal ini diakibatkan kelalaian anggota kami yang tidak hati – hati pada saat memutar kendaraan atau berbalik arah, pada saat setelah benturan kedua kendaraan tersebut pengendara motor terpental mengarah ke bahu jalan sebelah kanan dan korban terpental kearah yang sama kedepan,” ungkapnya.

    Kemudian, sambung Kombes Pol Sonny menjelaskan, bahwa korban langsung dibawa Aipda Edi menuju ke rumah sakit permata rumah sakit terdekat di Jalan Soekarno Hatta. “Sekitar pukul 21.30 WIB dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia,” ujarnya.

    Menurut Kombes Pol Sonny, bahwa ini akan menjadi poin penting terhadap Polrestabes Palembang jajaran dan evaluasi menyeluruh terhadap tata cara atau SOP tentang pelaksanaan patroli, pengawalan, ataupun upaya melakukan tindakan hukum dilapangan terutama di jalur lalu lintas.

    “Hal – hal yang akan kami lakukan untuk memelihara Kamtibmas atau penegakan hukum, atau hal lain terkait tugas pokok kami akan dilakukan dengan lebih hati – hati sehingga kegiatan ini tidak akan membahayakan pengendara lain,” bebernya.

    Kapolrestabes menegaskan bahwa anggota tersebut akan kami proses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Satlantas didampingi oleh Sie Propam Polrestabes Palembang.

    “Proses akan dilaksanakan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai Perundangan yang berlaku,” tegasnya.

    Ditanya apakah bisa dijadikan tersangka, Kombes Pol Sonny menyatakan, bahwa bisa dan akan menerapkan UU Lalu Lintas, yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan akan lanjut dalam penyidikan.

    Kapolrestabes Palembang dan jajaran dalam hal ini saya sebagai Kapolrestabes Palembang menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum. (ANA)

  • LSM SIRA: Mobilisasi Alat Berat Bukan Dilarang, Tapi Wajib Patuhi Regulasi

    LSM SIRA: Mobilisasi Alat Berat Bukan Dilarang, Tapi Wajib Patuhi Regulasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perbincangan publik terkait mobilisasi alat berat di jalan umum belakangan ini menunjukkan masih adanya perbedaan pemahaman di tengah masyarakat. Karena itu, diperlukan penjelasan berbasis regulasi agar diskursus publik tetap objektif dan tidak menimbulkan kesimpulan keliru.

    Direktur Eksekutif SIRA Sumsel, Rahmat Sandy, menegaskan bahwa mobilisasi alat berat bukanlah aktivitas yang dilarang secara hukum. Namun, kegiatan tersebut diatur secara ketat melalui peraturan perundang-undangan.

    “Undang-undang tidak memberikan larangan mutlak, tetapi menetapkan syarat, batasan, serta mekanisme pengawasan yang harus dipatuhi. Di sinilah pentingnya peran negara dan masyarakat untuk memastikan aturan dijalankan,” ujar Rahmat Sandy, Jumat (31/1/2026).

    Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, disebutkan bahwa setiap kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam Pasal 48.

    Sementara itu, Pasal 162 mengatur kendaraan pengangkut barang khusus, termasuk alat berat, dengan sejumlah ketentuan, di antaranya memenuhi standar keselamatan sesuai karakteristik muatan, menggunakan tanda dan sistem pengamanan tertentu, mengikuti rute serta waktu operasional yang telah ditetapkan, serta memperoleh rekomendasi dari instansi berwenang.

    “Substansi aturan ini adalah melindungi kepentingan masyarakat pengguna jalan. Jika satu saja syarat tidak dipenuhi, maka aktivitas tersebut patut dievaluasi,” jelasnya.

    Rahmat Sandy mengingatkan agar polemik mobilisasi alat berat tidak disederhanakan menjadi persoalan hitam-putih. Menurutnya, generalisasi justru berpotensi mengaburkan persoalan utama, yakni kepatuhan terhadap aturan dan efektivitas pengawasan.

    “Yang harus dikritisi adalah praktik yang tidak patuh aturan, bukan aktivitas yang secara hukum memang telah diatur. Tanpa pendekatan yang adil, diskursus publik bisa kehilangan substansi,” katanya.

    Ia menilai, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang berimbang, khususnya terkait isu keselamatan dan kepentingan umum.

    Menurut Rahmat Sandy, framing negatif terhadap mobilisasi alat berat kerap muncul akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap regulasi yang berlaku.

    “Kita tidak boleh menyederhanakan isu ini seolah semua mobilisasi alat berat merupakan pelanggaran. Yang perlu diawasi adalah apakah seluruh prosedur dijalankan dengan benar,” ujarnya.

    Ia mendorong pelaku usaha, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta media untuk mengedepankan edukasi hukum dan pengawasan objektif, bukan membangun opini yang berpotensi menyesatkan publik.

    Rahmat Sandy menegaskan, kepatuhan terhadap regulasi bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.

    “Jika seluruh persyaratan dipenuhi, mulai dari perizinan, pengawalan, waktu operasional, hingga aspek teknis kendaraan, maka mobilisasi alat berat merupakan aktivitas yang legal, sah, dan dilindungi undang-undang,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan, Musni Wijaya, saat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan. (ANA)

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dampingi Aneka Snack Moga Djaya Tembus Pasar Ekspor Hongkong

    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dampingi Aneka Snack Moga Djaya Tembus Pasar Ekspor Hongkong

    SUARAPUBLIK.ID, LAMPUNG — Aneka Snack Moga Djaya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), berhasil bangkit dari keterpurukan akibat penipuan dan menembus pasar internasional hingga Hongkong, berkat pendampingan berkelanjutan sejak 2018.

    Didirikan pada 2016 oleh Suprihatin di Kampung Badransari, Lampung Tengah, Aneka Snack Moga Djaya lahir dari kebutuhan ekonomi keluarga. Usaha ini memanfaatkan potensi lokal, pisang dari kebun sendiri serta udang dan ikan hasil sungai yang diolah menjadi produk bernilai jual tinggi. Nama “Moga Djaya” mencerminkan doa agar usaha terus tumbuh dan sukses.

    “Usaha ini saya mulai setelah mengalami penipuan yang membuat ekonomi keluarga terpuruk. Dari mengolah beberapa kilo dan menjual ke sekolah, warung, hingga keliling, saya memberanikan diri konsisten memproduksi stok seiring pesanan yang terus bertambah,” ujar Suprihatin.

    Titik balik Aneka Snack Moga Djaya terjadi pada 2018 saat bergabung dalam program Pertamina. Pembinaan berkelanjutan, peningkatan kemasan, pelatihan, serta akses bazar dan pameran mendorong kenaikan kapasitas produksi dan perluasan pasar, hingga kini mencatat omzet Rp40–50 juta per bulan dengan kualitas dan proses produksi yang terjaga.

    Kini, Aneka Snack Moga Djaya memasarkan 29 varian produk kering, minuman serbuk, dan frozen seharga Rp10 ribu–Rp50 ribu, sekaligus memberdayakan 10 warga sekitar dengan mayoritas ibu-ibu.

    “Saat ini produk kami telah masuk ke 16 toko oleh-oleh di Lampung dan bahkan menembus pasar internasional hingga Hongkong melalui jaringan tenaga kerja Indonesia di sana,” tambah Suprihatin.

    Aneka Snack Moga Djaya menunjukkan komitmen keberlanjutan dengan mengolah sekitar 1 ton limbah produksi per tahun menjadi pupuk organik dan pakan ternak. Prestasinya kian diakui melalui partisipasi dalam berbagai ajang bisnis dan pameran, seperti Akselerasi Bisnis di Jakarta, Business Matching APKASI 2024, serta SMEXPO Palembang dan Bandar Lampung, yang membuka peluang kemitraan dan memperluas jaringan usaha.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyatakan kebanggaan atas pencapaian UMKM binaan.

    “Kisah Aneka Snack Moga Djaya membuktikan bahwa pendampingan UMKM yang berkelanjutan mampu melahirkan usaha mandiri dan berdaya saing, bahkan menembus pasar ekspor. Kami berkomitmen terus mendampingi UMKM agar memberi kontribusi nyata bagi ekonomi daerah,” ujar Rusminto.

    Program pembinaan Aneka Snack Moga Djaya sejalan dengan komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam mendukung pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Program ini juga berkontribusi pada pilar Economic dalam kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

  • Patroli KRYD Polsek BMT Tingkatkan Kamtibmas Wilkum Kecamatan Buay Madang Timur

    Patroli KRYD Polsek BMT Tingkatkan Kamtibmas Wilkum Kecamatan Buay Madang Timur

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Personel Polsek Buay Madang Timur Polres OKU Timur melaksanakan Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), Patroli antisipasi 3 C, Sambang, pengecekan debit air Sungai Macak, dan Strong Point.

     

    Pada Sabtu (31/01/2026) sekitar Pukul 01.00 WIB – Pukul 05.00 WIB, giat patroli dilaksanakan di Jalan Desa Srikaton, oleh Aiptu M Ali Amin, Aipda Naldi Saptama, Bripka Nur Holik, Brigadir Tedy Heryadi, Brigadir Rusendi.

     

    Kemudian, pada Sabtu (31/01/2026) sekitar Pukul 09.00 WIB – Pukul 11.00 WIB, patroli dilaksanakan di Jalan Desa Metro Rejo, oleh Aiptu Mulyono, Aipda Agus Tralia, Brigadir Iswan, dan Bripda Dekya Kevin Titara.

     

    Kegiatan dengan sasaran Miras, Premanisme, Senpi. Sajam, Narkoba, Curanmor, curas, curat, dan penyakit masyarakat lainnya, dipimpin oleh Kapolsek BMT Iptu Swisspo diawali dengan apel pengecekan personel.

     

    “KRYD ini merupakan operasi rutin dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” Ungkap Iptu Swisspo.

     

    Iptu Swisspo menambahkan, bahwa Pelaksanaan KRYD juga bertujuan untuk mengurangi pontensi gangguan Kamtibmas, yang di harapkan bisa menekan niat pelaku tindak kriminal untuk melancarkan aksinya.

     

    “Guna menjaga situasi Kamtibmas, kami mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.

  • Herman Deru Instruksikan Biro Travel Promosikan Layanan Kesehatan dalam Paket Wisata Sumsel

    Herman Deru Instruksikan Biro Travel Promosikan Layanan Kesehatan dalam Paket Wisata Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menginstruksikan seluruh biro perjalanan wisata untuk mulai mempromosikan layanan kesehatan lokal dalam paket tur guna menjadikan Sumsel sebagai destinasi unggulan health tourism.

    Langkah strategis ini bertujuan untuk menekan angka masyarakat yang berobat ke luar negeri sekaligus menarik pasien dari luar daerah agar beralih ke fasilitas medis di Sumatera Selatan.

    Menurut Deru, integrasi antara sektor pariwisata dan medis sangat mendesak dilakukan agar potensi dokter spesialis dan fasilitas rumah sakit yang lengkap di wilayahnya lebih dikenal secara luas.

    “Mulai besok saya minta biro travel berikan menu tujuan baru, yakni kesehatan. Kita jangan kalah agresif dalam promosi dibandingkan negara tetangga. Kita punya tenaga medis mumpuni hingga profesor, fasilitas kita pun sudah lengkap,” ujar Deru saat peluncuran Health Tourism di Griya Agung, Jumat kemarin.

    Selain mendorong promosi dari sisi agen perjalanan, Deru juga memberikan penekanan khusus kepada pengelola rumah sakit untuk mengevaluasi kualitas pelayanan garda terdepan.

    Ia menekankan pentingnya aspek keramahtamahan agar pasien merasa nyaman layaknya seorang turis yang sedang menikmati masa liburan.

    “Kalau dari depan saja sudah tidak ramah, orang sakit bukan sembuh malah tambah parah. Karena kita sudah mencanangkan ini, artinya tamu akan datang, maka seluruh layanan medis harus benar-benar siap,” katanya.

    Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sumsel optimistis dapat mentransformasi citra daerah yang selama ini dominan dengan wisata kuliner menjadi pusat rujukan kesehatan nasional yang kompetitif dan berdaya saing global.

  • Astra Motor Sumsel Kemas Honda Genergy Lebih Fresh dan Seru di Awal 2026

    Astra Motor Sumsel Kemas Honda Genergy Lebih Fresh dan Seru di Awal 2026

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Astra Motor Sumsel kembali menghadirkan program Honda Genergy sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan generasi muda di Sumatera Selatan. Mengawali tahun 2026, Honda Genergy dikemas dengan konsep yang lebih fresh dan seru, menghadirkan rangkaian kegiatan edukatif, inspiratif, hingga aksi sosial yang menyasar pelajar tingkat SMA di Palembang.

    Pada rangkaian terbarunya, Honda Genergy menyambangi SMA Muhammadiyah 1 Palembang pada 29 Januari 2026 dan dilanjutkan ke SMA IT Al-Fuqroh Palembang pada 30 Januari 2026. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk mengikuti berbagai aktivitas menarik mulai dari game interaktif, penampilan ekstrakurikuler siswa, edukasi safety riding sekaligus slalom challenge yang seru dan edukatif.

    Tidak hanya itu, Honda Genergy kali ini juga menghadirkan dua kegiatan spesial yang berbeda dari sebelumnya. Pertama, aksi donor darah yang mengajak para siswa untuk berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan. Kedua, seminar inspiratif seputar persiapan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menghadirkan narasumber inspiratif, Pasha Fazillah Afap, Ketua BEM Universitas Sriwijaya.

    Sebagai pelengkap kemeriahan acara, Honda Genergy juga menghadirkan hiburan melalui special performance dari Asep Aiken yang sukses menciptakan suasana semakin meriah dan penuh semangat.

    Marketing Manager Astra Motor Sumsel, Antofany Yusticia, menyampaikan bahwa Honda Genergy tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah edukasi dan pengembangan karakter generasi muda.

    “Melalui Honda Genergy, kami ingin lebih dekat dengan generasi muda dengan menghadirkan kegiatan yang relevan, positif, dan inspiratif. Tidak hanya edukasi keselamatan berkendara, kami juga ingin menumbuhkan kepedulian sosial serta memotivasi siswa untuk berani bermimpi dan mempersiapkan masa depan mereka sejak dini,” ujarnya.

    Sebelumnya, Honda Genergy telah lebih dulu menyambangi sejumlah sekolah di Palembang, yaitu SMA Xaverius 1 pada 15 Januari 2026, SMA Xaverius 3 pada 22 Januari 2026, serta SMAN 16 Palembang pada 27 Januari 2026. Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti konsistensi Astra Motor Sumsel dalam menghadirkan aktivitas positif dan inspiratif bagi pelajar di Sumatera Selatan.

    Ke depan, Astra Motor Sumsel berkomitmen untuk terus menghadirkan Honda Genergy ke lebih banyak sekolah dengan konsep yang semakin menarik, relevan, dan bermanfaat bagi generasi muda.

  • Penyidik Unit Pidum Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Bos Kerupuk di Palembang

    Penyidik Unit Pidum Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Bos Kerupuk di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Anggota penyidik Satresekim Polrestabes Palembang Unit Pidum, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dan Curas yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Reka ulang inj dilakukan langsung terduga tersangka Dian Satria Als Gunadi (35), Sabtu pagi (31/1/2026).

    Diketahui, peristiwa yang menewaskan bos kerupuk bernama Darma Kusuma dan Yenni Suwandi yang menjadi korban penganiayaan dengan luka sayatan di leher, terjadi pada Selasa (25/11/2025), beberapa waktu lalu, sekitar pukul 19.30 WIB, di Jalan Pengadilan No 757 Kelurahan 15 Ilir Palembang.

    Setelah pelaku berhasil ditangkap, kasus pembunuhan ini pun menjadi viral dan menghebohkan masyarakat, khususnya warga Palembang. Atas kerja keras Unit Jatanras Polda Sumsel bersama Satreskrim Polrestabes Palembang, kasus pembunuhan ini dalam waktu satu minggu pasca kejadian pelaku berhasil ditangkap di Kota Bandung.

    Terhitung ada sebanyak 33 adegan Rekontruksi yang digelar peran tersangka langsung diperankan oleh Dian Satria, sedangkan peran saksi dan korban diperankan oleh anggota polisi dan phl Polrestabes Palembang.

    Rekontruksi di pimpin langsung oleh Kanit Pidum Polrestabes Palembang Iptu Dewo Deddi Ananda dengan menghadirkan tersangka yang didampingi penasehat hukumnya dan beberapa orang saksi yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut, serta keluarga korban.

    Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andire Setiawan melalui Manit Pidum Iptu Dewo membenarkan anggota penyidik Pidum menggelar rekontruksi pembunuhan yang menewaskan bos kerupuk di Palembang.

    “Benar hari ini kita menggelar rekontruksi pembunuhan bos kerupuk, dengan menghadirkan Tersangka yang didampingi penasehat hukumnya dan disaksikan oleh pihak keluarga, sedangkan pelaksanaan rekontruksi dilakukan di Aula Satreskrim Polrestabes Palembang,” kata Dewo.

    Lanjut Dewo, adapun jalannya rekontruksi yaitu diawali dengan adegan pertama, tersangka berkeliling dari Jalan Dempo Dalam sampai ke arah ruko milik korban Darma Kusuma untuk melakukan pengamatan mencari rumah yang akan dirampok.

    Selanjutnya di adegan kedua hingga ke tujuh, tersangka melihat melihat korban darma kusuma pulang dengan berjalan kaki dan tersangka menunggu di sebelah ruko dengan membawa senjata tajam yang disimpan di dalam tas miliknya, ketika korban membuka pintu rolling door, tersangka bertanya kepada korban Darma Kusuma “ado lokak gawean dak ko dan dijawab korban “katek”, dan korban berkata “jauh-jauhlah, lalu korban masuk kedalam ruko.

    Lalu tersangka mengeluarkan senjata tajam bentuk celurit, dan memegang senjata tajam dengan tangan kanan kemudian mencekik korban Darma Kusuma dari belakang dengan tangan kiri.

    Serta mendorong korban hingga korban terjatuh dilantai lalu tersangka masuk kedalam Ruko dan menutup pintu rolling door.

    Adegan ke delapan hingga lima belas, tersangka menempel senjata tajam untuk menggorok leher korban sambil menyuruh diam, namun korban berteriak dan mengigit Jari tersangka, lalu tersangka kembali menusukkan sejata tajam ke mulut korban sehingga jarinya tersangka dapat dilepas dan korban bersimbah darah di lantai.

    Selanjutnya, korban mengambil barang berharga korban berupa 2 buah handphone dan dompet korban. Adegan ke-enam belas hingga dua puluh tiga tersangka mencari barang-barang berharga di dalam ruko dan bertemu dengan korban Yenni Suwandi, lalu korban menusuk leher korban Yenni sebanyak satu kali sehingga korban jatuh tertelungkup dilantai.

    Lalu pada adegan dua puluh lima hingga tiga puluh tiga, tersangka bertemu dengan saksi Halim dan Falina, dimana saksi Falina memberikan sebuah dompet kepada tersangka, lalu tersangka pergi meninggalkan TKP dengan keluar melalui Rolling door Ruko. Selanjutnya tersangka kabur menggunakan ojek untuk menemui teman wanitanya dan kabur ke kota Bandung.

    Dari 33 adegan yang diperankan langsung oleh tersangka tersebut, tampak jelas pelaku melakukan pembunuhan tersebut seorang diri yang mengakibatkan dua orang menjadi korbannya yaitu Darma Kusuma meninggal dunia dan Yenni Suwandi yang mengalami luka dileher, serta mengambil bebrapa barang berharga milik korban.

    Tambah Dewo, rekontruksi ini sebagai bagian dari rangkaian proses penyidikan guna mengungkap secara terang peristiwa pidana yang terjadi. Selain itu memperjelas kronologi kejadian, mengetahui peran masing-masing pihak, serta memastikan apakah keterangan yang diberikan tersangka dan saksi saling bersesuaian.

    “Rekonstruksi juga untuk melengkapi alat bukti sebelum berkas perkara dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,” tuturnya. (ANA)

  • Romantis Valentine dan Hangatnya Imlek   di BATIQA Hotel Palembang

    Romantis Valentine dan Hangatnya Imlek  di BATIQA Hotel Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam rangka menyambut momen penuh kasih di Hari Valentine dan kebersamaan di Tahun Baru Imlek, BATIQA Hotel Palembang menghadirkan dua promo kuliner spesial yang dirancang untuk memberikan pengalaman makan malam yang berkesan bagi pasangan maupun keluarga.

    Untuk merayakan Hari Valentine 14 Februari 2026, BATIQA Hotel Palembang menawarkan Paket All You Can Eat Valentine Dinner dengan harga yang terjangkau yaitu Rp. 100,000 nett/pax. Menyajikan beragam pilihan menu istimewa, mulai dari hidangan Nusantara, Asian, hingga Western favorites. Dikemas dengan suasana romantis dan hangat, paket ini menjadi pilihan tepat bagi pasangan yang ingin merayakan momen kasih sayang yang berkesan yang diiringi oleh live music.

    Sementara itu, dalam menyambut Tahun Baru Imlek 16 Februari 2026, BATIQA Hotel Palembang menghadirkan Paket Family Dinner dengan konsep set menu family style hanya Rp. 300,000 nett/4pax. Sajian menu khas yang disusun untuk dinikmati bersama ini melambangkan kebersamaan, keharmonisan, dan harapan baik di tahun yang baru. Paket ini cocok untuk keluarga yang ingin merayakan Imlek dengan suasana nyaman dan penuh kehangatan.

    “Melalui promo Valentine dan Imlek ini, kami ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya lezat, tetapi juga penuh makna, baik untuk pasangan maupun keluarga,” ujar Adhi Wahyu Prasetyo selaku General Manager BATIQA Hotel Palembang.

    Kedua promo ini tersedia dalam seat terbatas dan dapat dinikmati di restoran BATIQA Hotel Palembang yaitu Play9round Café dan FRESQA Bistro dengan suasana yang nyaman dan pelayanan khas BATIQA yang hangat.

    Bagi yang ingin melakukan reservasi bisa melalui website kami di www.batiqa.com , atau hubungi kami via whatsapp di 0822 6840 8800 dan DM Instagram @batiqahotelpalembang.

  • Pemkab Musi Banyuasin Perkuat Infrastruktur Digital Lewat Kerja Sama dengan Data Center BP Batam

    Pemkab Musi Banyuasin Perkuat Infrastruktur Digital Lewat Kerja Sama dengan Data Center BP Batam

    SUARAPUBLIK.ID,BATAM, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat fondasi transformasi digital daerah. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Muba, pemerintah daerah kembali menjalin kerja sama dengan Data Center BP Batam terkait pengelolaan infrastruktur pusat data.

    Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani pada Jumat (30/1/2026) di Batam. Penandatanganan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Muba, Daud Amri SH, yang didampingi Kepala Bidang Persandian Kominfo Muba, Mounthe Zona SE MSi.

    Daud Amri menjelaskan, kerja sama kali ini berfokus pada layanan colocation rack (colo), yakni ruang fisik di dalam pusat data untuk penempatan perangkat server backup milik Pemerintah Kabupaten Muba. Layanan ini memungkinkan perangkat teknologi informasi dikelola di lingkungan data center yang aman, stabil, dan terstandar.

    “Pemanfaatan layanan colocation ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keandalan sistem informasi, keamanan data, serta kontinuitas layanan digital yang digunakan oleh perangkat daerah dan masyarakat,” ujar Daud.

    Menurut dia, kerja sama dengan Data Center BP Batam dipilih karena memiliki infrastruktur yang memadai, sistem keamanan berlapis, serta dukungan teknis yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan data pemerintah daerah. Dengan skema tersebut, Pemkab Muba dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi dan layanan digital tanpa harus membangun pusat data secara mandiri.

    Dari pihak BP Batam, perjanjian kerja sama ini dihadiri oleh Sardin Sitorus, Brian Maolana, Robert Marpaung, Raditya Adiputra, Jati Triwandana, Leo Rentua, dan Nova Ika.

    Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Kabupaten Musi Banyuasin, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik yang berbasis teknologi informasi secara berkelanjutan.

  • Gubernur Sumsel Dukung Polri Tetap di Bawah Komando Presiden

    Gubernur Sumsel Dukung Polri Tetap di Bawah Komando Presiden

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah naungan Presiden. Pernyataan ini merespons dinamika mengenai wacana penempatan Polri di bawah kementerian.

    Herman Deru menegaskan, bahwa pola koordinasi yang ada saat ini telah menciptakan sinergitas yang solid antara Polri dan pemerintah daerah di berbagai tingkatan.

    “Saya merasakan selama ini begitu baiknya sinergitas antara institusi Polri dengan pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat kecamatan dan Bhabinkamtibmas,” tegas Herman dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

    Menurut Herman Deru, struktur Polri saat ini memudahkan koordinasi kewilayahan. Ia berharap tidak ada penyesuaian ulang kedudukan lembaga yang justru berpotensi mengubah pola kerja sama di daerah yang sudah berjalan efektif.

    “Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sepakat mendukung Polri tetap langsung di bawah Presiden,” ungkap Deru.

    Sikap Gubernur Sumsel ini sejalan dengan hasil Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (27/1/2026) lalu. Paripurna tersebut menetapkan keputusan mengikat antara DPR dan Pemerintah yang poin utamanya meliputi:

    Pengangkatan dan pemberhentian Kapolri dilakukan oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI sesuai Tap MPR RI Nomor VII/MPR/2000.

    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga secara tegas menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR.

    Kapolri menilai perubahan struktur tersebut berisiko melemahkan institusi Polri serta posisi Presiden sebagai kepala negara. (ANA)

  • 4 Siswa SMP 31 Alami Sakit Perut dan Mual, Diduga Keracunan usai Konsumsi MBG

    4 Siswa SMP 31 Alami Sakit Perut dan Mual, Diduga Keracunan usai Konsumsi MBG

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga keracunan usai mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG), empat siswa SMP Negeri 31 Palembang, mengalami sakit perut, mual-mual dan pusing. Keempat siswa tersebut yakni, YP (13) kelas 8, NN (13) kelas 8, RI (13) kelas 8, dan BA (16) kelas 9.

    Peristiwa ini terjadi di lingkungan sekolah di Jalan Pajajaran, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Jakabaring Palembang, pada Jum’at (30/1/2026), sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat peristiwa ini, dua siswa di antaranya terpaksa harus dibawa ke Puskesmas Opi dan pulang ke rumah.

    Insiden tersebut terjadi berawal sekitar pukul 09.30 WIB, telah disalurkan menu makanan dari program MBG ke SMP Negeri 31 Palembang dari SPPG yang berlokasi di Jakabaring, berupa Roti dan Susu.

    Lalu Roti dan Susu itu dikonsumsi oleh semua siswa. Setelah 15 menit dikonsumsi siswa, kemudian siswa inisial NN dan YP, mengeluh sakit perut, mual dan pusing. Kemudian dibawa ke Puskesmas OPI Jakabaring.

    Untuk NN selanjutnya dibawa pulang oleh orangtuanya ke rumah. Atas kejadian ini, para guru mengecek makanan yang disalurkan SPPG tersebut. Hasil pengecekan guru mendapati bahwa ada beberapa roti yang telah kedaluwarsa.

    Sementara, mendapati adanya laporan tersebut, piket Polsek SU I, Res Polrestabes Palembang dan fungsi, langsung mendatangi SMP Negeri 31 untuk mengevakuasi siswa tesebut dan mengambil sample Roti dan Susu yang dikonsumsi.

    “Setelah kita mendapati laporan ini, kita langsung mendatangi TKP, melakukan cek, mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi, serta mengamankan barang bukti berupa Roti dan Susu,” ungkap Kapolsek SU I, Kompol Heri, didampingi Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar.

    Lanjutnya, untuk barang bukti dibawa anggota ke BPOM Palembang guna dilakukan pengecekan zat yang terkandung dalam makanan tersebut.

    “Hingga saat ini barang bukti sudah diamankan dan diserahkan ke BPOM untuk dicek zat apa yang terkandung di makanan tersebut, sehingga diduga empat siswa mengalami sakit perut, mual dan pusing,” tuturnya.

    Di lain sisi, ketika ditemui, salah orangtua siswa yakni Neti Herwati, mengatakan, dari keterangan anaknya, mengatakan saat itu anaknya sudah sempat menelan Roti itu. Saat kedua kalinya menelan tenggorokan langsung tidak enak dan merasakan mual disertai muntah.

    “Jadi Roti itu sudah ditelan (makan) anak saya satu kali. Nah pas mau nguyah kedua kali, anak saya merasakan sakit perut, mual dan pusing,” ungkapnya.

    Neti memaparkan, Roti yang dimakan anaknya merupakan salah satu makanan dari program MBG yang dibagikan di sekolah. “Informasinya Roti dan Susu itu didapatkan dalam program MBG yang dibagikan sekitar jam 10 pagi,” katanya.

    Lalu, lanjut Neti, setelah setengah jam merasakan mual dan muntah, sebelum dibawa ke Puskesmas OPI, keduanya sempat diberikan susu steril di ruangan guru.

    Akan tetapi bukannya membaik melainkan tambah kurang membaik, sehingga dibawalah ke Puskesmas OPI. “Saya harapkan anak saya bisa membaik dari kejadian yang menimpanya,” ungkapnya.

    Di tempat yang berbeda, keterangan dari pihak Puskesmas masih menunggu hasil Lab. “Uji Labnya belum keluar. Disini masih ada satu siswa yang dirawat dan yang satu lagi sudah pulang,” tutuplrnya.

    Sedangkan pihak SMP Negeri 31 Palembang, ketika dikonfirmasi awak media, enggan menjawab telepon dan pesan WhatsApp tidak aktif. (ANA)

  • Masuk 2026, Pemkot Palembang Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu bagi 886 Tenaga Pendidikan

    Masuk 2026, Pemkot Palembang Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu bagi 886 Tenaga Pendidikan

    PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID —Pemerintah Kota Palembang mengirim pesan jelas soal arah pengelolaan tenaga pendidikan. Memasuki 2026, sebanyak 886 guru dan tenaga kependidikan resmi menerima Surat Keputusan (SK) Wali Kota sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

    Kebijakan ini menandai pergeseran pendekatan pemerintah daerah dari sekadar pemenuhan status kepegawaian menuju kerja berbasis kinerja dan tanggung jawab profesional.

    Penyerahan ratusan SK tersebut bukan sekadar seremoni administratif. Ia menjadi titik awal pengabdian ribuan pendidik dengan sistem kontrak yang terukur, di tengah keterbatasan formasi aparatur sipil negara dan kebutuhan riil sekolah yang tak bisa ditunda.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ir. H. M. Affan Prapanca, M.T., IPM., mengatakan penyerahan SK PPPK paruh waktu merupakan bagian dari penegasan kebijakan pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan pada 2026. “Sebanyak 886 SK PPPK paruh waktu dibagikan dalam dua gelombang sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah memastikan layanan pendidikan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

    Penyerahan SK Wali Kota, surat perintah penugasan, serta penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) dilaksanakan dalam dua tahap. Gelombang pertama berlangsung pada Kamis, 23 Januari 2026, bertempat di Ruang Parameswara Kantor Wali Kota Palembang dan diikuti perwakilan guru. Sementara gelombang kedua dijadwalkan pada Jumat, 30 Januari 2026, khusus bagi tenaga kependidikan.

    Menurut Affan, langkah ini menjadi awal pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ribuan guru serta tenaga kependidikan paruh waktu dalam menopang keberlanjutan proses pendidikan sepanjang 2026. Kehadiran mereka dinilai strategis untuk menutup kekurangan tenaga pendidik di sejumlah satuan pendidikan negeri, terutama di sekolah kejuruan dan sekolah dengan kebutuhan tenaga pengajar khusus.

    “Penyerahan SK ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah awal dari komitmen kerja yang harus dijalankan secara profesional,” katanya.

    Ia menegaskan, status paruh waktu tidak boleh dimaknai sebagai pengabdian setengah hati. Kualitas layanan pendidikan, menurutnya, sangat bergantung pada integritas, disiplin, dan etos kerja para pendidik serta tenaga kependidikan, tanpa memandang status kepegawaiannya.

    “Kami berharap seluruh penerima SK memiliki rasa tanggung jawab penuh, mematuhi aturan, serta menjaga profesionalisme sebagai pendidik dan pelayan publik,” ujarnya.

    Affan juga menjelaskan bahwa skema PPPK paruh waktu merupakan solusi kebijakan pemerintah daerah dalam menjawab keterbatasan formasi aparatur sipil negara, tanpa mengabaikan kebutuhan nyata sekolah. Melalui skema ini, pemerintah berupaya menjaga mutu pembelajaran sekaligus memberikan kepastian kerja bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

    Sejumlah penerima SK menyambut kebijakan tersebut dengan rasa syukur dan optimisme. Bagi mereka, SK PPPK paruh waktu bukan hanya legalitas kerja, tetapi juga bentuk pengakuan atas peran dan kontribusi dalam dunia pendidikan.

    Melalui penyerahan ratusan SK ini, Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia, sekaligus memastikan proses belajar-mengajar di sekolah tetap berjalan efektif, merata, dan berkelanjutan,” tutupnya.