Harga Emas Terkoreksi, Pegadaian Ajak Masyarakat Manfaatkan Momentum untuk Menabung Emas Secara Bijak

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga emas global dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren koreksi setelah sebelumnya mencatatkan penguatan signifikan di awal tahun. Penurunan ini dipengaruhi oleh dinamika pasar internasional, termasuk penguatan dolar Amerika Serikat, aksi ambil untung (profit taking) oleh investor, serta sentimen kebijakan suku bunga global.

Berdasarkan pergerakan harga harian, emas sempat melemah sekitar 1–2 persen dibandingkan level tertingginya. Kondisi tersebut turut tercermin pada harga emas domestik yang menyesuaikan dengan pasar global. Meski demikian, koreksi harga dinilai sebagai fenomena yang wajar dalam siklus investasi emas jangka panjang.

Sebagai instrumen safe haven, emas selama ini dikenal memiliki ketahanan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Fluktuasi jangka pendek justru menjadi bagian alami dari mekanisme pasar dan dapat dimanfaatkan sebagai peluang strategis bagi investor untuk mulai menabung atau menambah portofolio emas.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi koreksi harga, melainkan melihatnya sebagai momentum yang tepat untuk memulai investasi. “Pergerakan harga emas yang terkoreksi saat ini merupakan dinamika pasar yang sehat. Bagi investor jangka panjang, khususnya masyarakat yang ingin mulai berinvestasi, ini justru menjadi momentum yang baik untuk masuk secara bertahap. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang relevan untuk menjaga stabilitas keuangan,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan, Pegadaian terus mendorong literasi dan inklusi keuangan melalui kemudahan akses investasi emas yang semakin praktis dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain memiliki likuiditas tinggi, emas juga dinilai efektif sebagai diversifikasi portofolio dan pelindung nilai terhadap inflasi. Dengan pendekatan menabung secara rutin, masyarakat dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat sekaligus mempersiapkan kebutuhan masa depan.

Sejalan dengan transformasi digital perusahaan, Pegadaian menghadirkan solusi investasi emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat melakukan transaksi tabungan emas secara mudah, aman, dan real-time langsung dari ponsel.

Melalui Tring!, nasabah dapat membeli emas mulai dari nominal ringan, memantau harga secara transparan, menabung secara fleksibel kapan saja, hingga mencetak atau memanfaatkan emas untuk berbagai kebutuhan finansial lainnya. Seluruh transaksi juga terintegrasi dengan sistem resmi Pegadaian yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum koreksi harga ini dengan mulai menabung emas melalui layanan digital Tring! by Pegadaian, investasi emas kini semakin praktis dan dapat diakses siapa saja, kapan saja,” tutup Novryandi.

Ke depan, Pegadaian akan terus memperkuat peran sebagai financial companion masyarakat melalui inovasi layanan emas yang inklusif, guna mendukung perencanaan keuangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12
KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana
Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian
Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara
Rotasi Ditubuh LBH Bima Sakti, DR Cornie Pania Putri Sah Tidak menjabat Wadir Bima Sakti 
Demi Keselamatan Pengendara, Tol Palembang Sempat Buka-Tutup Akibat Kabut Pagi
Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:12 WIB

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 September 2026 - 16:10 WIB

KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Senin, 7 September 2026 - 16:08 WIB

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 September 2026 - 13:25 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah

Minggu, 6 September 2026 - 21:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara

Berita Terbaru

Kota Palembang

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 Sep 2026 - 16:12 WIB

Kota Palembang

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 Sep 2026 - 16:08 WIB