Atasi Karhutla, Sumsel Minta Bantuan 4 Helikopter Water Boombing ke BNPB

- Redaksi

Senin, 2 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jelang puncak kemarau pada Agustus dan September 2021, kondisi titik api semakin meningkat di Sumatera Selatan (Sumsel). Bahkan, sudah ada beberapa titik api besar yang terlihat.

Untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, rencananya akan kembali mengajukan pinjaman empat Heli Water Boombing (Pengebom Air) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hal ini disampaikan Gubernur Sumsel, Herman Deru. Kata Deru, penambahan ini diajukan guna mengoptimalkan  operasi pemadaman titik api.

“Kita mengajukan lagi empat Heli BNPB agar operasi pemadaman api semakin optimal. Apalagi laporan dari tim satgas Karhutla seperti titik api sudah mulai banyak,” kata Deru, Senin (2/8/2021).

Lanjut dia, saat ini Pemprov Sumsel ada tujuh helikopter yang berpatroli, dikhususkan memantau Karhutla. Lima di antaranya, merupakan helikopter water boombing dengan kapasitas 4.000-5.000 liter air sekali terbang.

“Sumsel sudah siap untuk menghadapi Karhutla. Kita sudah menetapkan status siaga Karhutla sejak Februari 2021 dan telah menganggarkan Rp30 miliar untuk penanganannya,” katanya.

Sejauh ini, ditambahkan Deru, ada tiga daerah yang difokuskan untuk mengantisipasi Karhutla, yakni Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Banyuasin.

“Jika ke depan kondisi karhutla semakin membesar atau bahkan sampai masuk level bencana, kita siap lakukam refocusing anggaran untuk membantu penanganan Karhutla di Sumsel,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Jalan Khusus Batubara PT Marga Bara Jaya Diresmikan di Muba
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam
Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung
Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan
Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi
Simpul Pangan Nusantara Himpun Pengetahuan Pangan Lokal Sumsel
Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Jalan Khusus Batubara PT Marga Bara Jaya Diresmikan di Muba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan

Berita Terbaru