SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Madang Timur, Polres OKU Timur, mengintensifkan kegiatan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya pada Senin (8/6/2026). Dua desa, yakni Desa Kedu dan Desa Sumber Asri, menjadi fokus utama sasaran sosialisasi preventif tersebut.
Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Swisspo, menyampaikan bahwa kegiatan yang dimulai sejak Pukul 08.40 WIB ini diterjunkan langsung lewat personel Bripka Nur Holik dan Brigadir Tedy Heryadi. Langkah ini diambil guna menekan risiko titik api sejak dini.
“Hari ini personel di lapangan melaksanakan total 11 giat mitigasi. Rinciannya terdiri dari enam kegiatan penyebaran Maklumat Bapak Kapolda Sumsel kepada warga, serta lima kali patroli terpadu secara berkala,” terang Iptu Swisspo.
Petugas menyambangi warga dari rumah ke rumah maupun di area perkebunan untuk memberikan imbauan secara humanis. Selain penyebaran maklumat tertulis, personel kepolisian juga melakukan pemasangan spanduk larangan pembakaran di area-area strategis yang dinilai rawan.
Iptu Swisspo menambahkan, edukasi intensif ini sangat krusial untuk melindungi masyarakat luas dari dampak buruk polusi udara akibat asap kebakaran. Melalui pemahaman yang baik, warga diharapkan dapat mengolah lahan pertanian mereka tanpa menggunakan metode bakar demi keselamatan bersama.
Berdasarkan pemantauan hingga akhir kegiatan, kondisi di seluruh wilayah hukum Polsek Buay Madang Timur dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Beruntung, indikasi titik api (hotspot) maupun kejadian kebakaran lahan pada hari ini dipastikan nihil.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi

















