Alat PLN Mulai Masuk, Pelanggan MEP di Muba Bersih-bersih Lokasi Pembangunan Jaringan PLN di Muba

- Redaksi

Minggu, 31 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Kegembiraan warga pelanggan MEP di desa yang akan beralih listrik ke PLN tampak tak terbendung. Pasalnya, terhitung mulai 4 April 2024 ini pembangunan jaringan PLN mulai dibangun.

Perjuangan panjang ini berhasil dituntaskan Pj Bupati Apriyadi Mahmud bersama Tim Percepatan di lingkungan Pemkab Muba. Pantauan di Desa Sukamaju dan Desa Tenggulang jaya Kecamatan Babat Supat, Minggu (31/3/2024) siang tampak warga sangat antusias membantu tim PLN membersihkan lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan jaringan PLN.

Diketahui, pelanggan MEP di 14 Kecamatan akan teraliri listrik PLN, dimana untuk tahap pertama ada 12 MOF ( titik ukur) yang akan segera dilaksanakan pembangunannya yaitu MOF Nusa Serasan (Kec. Sungai Lilin), MOF Tenggulang Jaya (Babat Supat), MOF.

Kemudian, Bayat (Kec.Bayung Lencir), MOF Mendis (Kec.Bayung Lencir), MOF Lubuk Harjo (Kec. Bayung Lencir), MOF Setia Jaya (Kec. Jirak), MOF Layan (Kec Jirak), MOF Sungai Dua (Kec.Sungai Keruh), MOF Tanjung Agung (Kec.Lais), MOF Rantau Keroya (Kec. Lais), MOF Danau Cala (Kec. Lais), MOF

Mekar Jaya (Kec Keluang). Sedangkan untuk 7 MOF (titik ukur) lagi masuk dalam proses Tahap 2.

“Alhamdulillah, Insya Allah 4 April 2024 ini jaringan PLN untuk peralihan pelanggan MEP mulai dibangun, mohon bantuan dan support masyarakat Muba,” ucap Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

Dikatakan, saat ini pihak PLN sudah mulai melakukan mobilisasi alat dan sarana untuk pembangunan jaringan listrik. “Semoga dalam perjalannya berjalan lancar, dan warga bisa menikmati aliran listrik yang layak,” ungkap dia.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba sekaligus selaku Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Peralihan Listrik Kabupaten Muba Andi Wijaya Busro SH MHum menyampaikan harapan masyarakat dan Pemkab Muba yang sudah lama menunggu akan dibangun jaringan listrik pengganti ini sangat antusias.

“Bahwa inilah dimulainya era migrasi pembangunan  jaringan ini semoga selesai dilaksanakan dari PT. MEP ke PT.  PLN sesuai jadwal tahapan serta tepat waktu,” imbuhnya.

“Saya kira ini adalah momen berkah ramadhan tahun ini yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat Muba selama ini terutama para pelanggan PT. MEP. Alhamdulillah upaya yang dilakukan dan diperjuangkan Pj Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi  ini terealisasi dengan cepat sehingga persoalan ini dapat dituntaskan dengan baik,” tambahnya.

Berita Terkait

Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.
Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis
Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan
Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 
Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan
Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap
Bupati Toha Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Disnakertrans Muba Buka 22 Lowongan Bersama PT AMS
Asyik Bermain Air di Sungai Musi, Bocah 11 Tahun Dilaporkan Hilang Terseret Arus

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:13 WIB

Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:12 WIB

Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:07 WIB

Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan

Berita Terbaru