Akses Jalan Paiker Rusak Parah, Warga Berharap Ada Perbaikan

- Redaksi

Kamis, 17 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses jalan menuju Kecamatan Paiker, Kabupaten Empat Lawang, tepatnya di Desa Muara Sindan dan Desa Lubuk Mabar Paiker yang kondisinya rusak parah.

Akses jalan menuju Kecamatan Paiker, Kabupaten Empat Lawang, tepatnya di Desa Muara Sindan dan Desa Lubuk Mabar Paiker yang kondisinya rusak parah.

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Akses jalan menuju Kecamatan Paiker, Kabupaten Empat Lawang, tepatnya di Desa Muara Sindan dan Desa Lubuk Mabar Paiker, kondisinya rusak parah.

Pantauan di lokasi, Kamis (17/2/2022), jalan yang rusak itu merupakan jalan milik kabupaten. Di lokasi titik pertama jalan itu, didapati kurang lebih sepanjang 7 meter jalan rusak parah. Tidak ada lagi aspal, aspal sudah mengelupas hanya tinggal tanah, untuk kedalaman lubang mencapai 30 hingga 40 cm.

Pada titik kedua dengan 100 meter berjarak dengan titik pertama ditemukan juga jalan rusak berlobang dan bergelumbang. Adapun kedalaman lubang pada jalan rusak titik kedua itu mencapai 20 cm dan panjang kerusakan capai 3 meter.

Tentunya kondisi jalan yang rusak parah itu dikeluhkan pengendara yang melintas dan warga sekitar.

Humaidi (50), salah seorang pengendara menuturkan, jalan yang rusak tersebut dikeluhkan pengendara dan warga. Karena jika tidak ekstra hati-hati jalan tersebut bisa membuat pengendara kecelakaan atau terjadi kerusakan pada kendaraan. “Pernah waktu itu salah satu kendaraan ketika melintas di jalan tersebut, terjatuh. Orangnya luka dan kendaraannya rusak,” bebernya.

Dikatakannya, kerusakan jalan tersebut kian memprihatinkan. Selain banyak yang berlubang saat hujan tiba, jalan tersebut layaknya seperti kubangan kerbau. Mirisnya lagi sampai saat ini belum ada perbaikan dari pemerintah terkait, semua terkesan menutup mata dengan kondisi jalan semakin rusak tersebut.

“Kami berharap kepada pemerintah dapat memperbaiki jalan ini. Jangan sampai terjadi hal hal yang tidak diinginkan pada pengendara serta warga setempat,” pintanya.

Sementara, Saman (34) mengatakan, warga setempat sangat berharap agar pemerintah selaku penanggungjawab dalam hal pemeliharaan jalan, untuk segera melakukan perbaikan. Karena apabila tidak diperbaiki, jalan bisa memutuskan badan jalan. Dampaknya akan menyebabkan terisolasi Kecamatan Paiker, karena jalan tersebut merupakan akses utama menuju desa.

“Masyarakat sangat mengharapkan perbaikan jalan ini karena khawatir terjadi laka lantas yang bisa merengut nyawa. Apalagi jalan ini jalan utama yang ramai di lintasi masyarakat, terutama masyarakat Paiker,” pungkasnya. (Alf)

Berita Terkait

Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang
Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian
Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari
Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung
HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Pemkab Empat Lawang Bantah Isu Mobil Dinas Rp3,5 Miliar, Anggaran Dialihkan untuk BPJS Kesehatan
Pemkab Empat Lawang Siapkan 7 Agenda Besar HUT ke-19 Tahun 2026, Fokus pada Dampak ke Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:39 WIB

Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:36 WIB

Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung

Berita Terbaru

Kota Palembang

Dimediasi Gubernur, Desa Wisata Gunung Dempo Dibuka Kembali 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WIB