792 UMKM Difasilitasi Hutama Karya, Jualan di Rest Area Tol Trans Sumatera

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKM yang difasilitasi Hutama Karya jualan di rest area tol Trans Sumatera. (Photo: Suci)

UMKM yang difasilitasi Hutama Karya jualan di rest area tol Trans Sumatera. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 792 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) difasilitasi Hutama Karya berjualan di 23 Rest Area Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang tersebar di 6 provinsi. Langkah ini selaras dengan peringatan Hari UMKM Nasional 2025 dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menerangkan bahwa komitmen ini merefleksikan visi perusahaan dalam mewujudkan infrastruktur yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

“Rest Area JTTS menjadi manifestasi nyata dari amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN yang mewajibkan kami melakukan pemberdayaan dan membangun kemitraan dengan UMKM di mana bagi Hutama Karya kemitraan ini bukan sekadar program tanggung jawab sosial, melainkan komitmen strategis dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” terang Adjib, Sabtu (16/8/2025).

Kata Adjib bahwa komitmen tersebut diperkuat oleh Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2021 yang mewajibkan alokasi minimal 30 persen area komersial untuk UMKM dan 70 persen untuk produk lokal.

“Saat ini Hutama Karya bahkan melampaui ketentuan tersebut dengan mengalokasikan 56,47 m2 dari total 98,86 m2 area komersial khusus untuk UMKM, atau setara 57,1 persen dari total area komersial,” kata Adjib.

Rest Area di JTTS telah menciptakan dampak ekonomi signifikan. Dari 990 kapasitas tenant UMKM yang tersedia, tingkat okupansi bervariasi dengan Rest Area KM 234 Jalur A di Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka) mencatat okupansi tertinggi 100 persen berkat lokasi strategis di titik tengah perjalanan.

“Yang paling membanggakan adalah transformasi pedagang pinggir jalan menjadi pelaku usaha formal dengan tempat yang layak. Mereka yang sebelumnya berjualan di jalan nasional kini memiliki kesempatan mengembangkan usaha dengan fasilitas yang memadai dan akses pasar yang lebih luas di rest area,” jelas Adjib.

Hutama Karya tidak hanya menyediakan tempat, tetapi juga melakukan pembinaan berkelanjutan melalui program “JTTS Berdaya”.

Sejak 2022, sebanyak 75 UMKM telah mengikuti pelatihan komprehensif yang meliputi mindset kewirausahaan, perhitungan harga pokok produksi, alternatif permodalan, penyusunan proposal bisnis, diferensiasi produk, dan digitalisasi pembayaran.

“Hasil yang terukur terlihat dari belasan atau sekitar 35 persen tenant di Rest Area 215B Tol Terpeka yang telah mengadopsi sistem pembayaran digital QRIS, transfer bank, dan BRILink. Atas transformasi pasca pelatihan ini, belasan tenant UKM tersebut mengalami peningkatan pendapatan 10-20 persen,” tutur Adjib.

Selain itu, menghadapi era ekonomi digital, Hutama Karya saat ini mengembangkan strategi digitalisasi bertahap dengan target utama implementasi aplikasi Point of Sale (POS) yang memudahkan pencatatan keuangan dan penyusunan laporan usaha.

“Kami menyadari tantangan digitalisasi bagi UMKM mikro, terutama terkait biaya operasional. Karena itu, pendampingan dilakukan secara bertahap dengan alternatif seperti BRILink sebagai langkah awal,” imbuh Adjib.

Rumah Makan Sinar di Rest Area KM 215B yang dikelola Siti Nakoh, menjadi contoh sukses pemberdayaan UMKM.

Melalui pendampingan pencatatan keuangan sederhana, usahanya berkembang pesat hingga mampu menyewa satu tenant tambahan di rest area yang sama.

“Program pendampingan ini membuktikan bahwa Hutama Karya tidak hanya memberikan tempat berjualan, tetapi juga meningkatkan kapabilitas kami sebagai pelaku UMKM secara berkelanjutan,” terang Adjib. (ANA)

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Tertekan Kurs Dolar, PT DLU Desak Kemenhub Berikan Insentif Operasional

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali

Jumat, 10 April 2026 - 15:42 WIB

BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan

Selasa, 7 April 2026 - 10:05 WIB

BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:54 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental

Berita Terbaru