2024 DBH Sawit Untuk Pemprov Sumsel Turun 4,29 Persen

- Redaksi

Kamis, 25 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tanaman sawit.
Foto: net

Ilustrasi tanaman sawit. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tahun 2024, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebesar 4,29 persen dari tahun 2023. Hal itu disampaikan kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Achmad Rizwan, Kamis (25/4/2024).

Rizwan menjelaskan tahun ini Sumsel hanya mendapat DBH sebesar Rp49 Miliar, atau turun Rp2,2 Miliar dari tahun 2023 dari total keseluruhan DBH Sawit untuk 17 daerah se-Sumsel senilai Rp472 Miliar.

“Ya turun dari tahun lalu, kalau tahun lalu kita dapat Rp51,2 Miliar,” kata Rizwan.

Pembagian DBH sendiri dibagikan untuk seluruh daerah meski tak termasuk sebagai daerah penghasil Sawit yang besar seperti kota Palembang, Kota Pagaralam dan Kota Prabumulih. Bahkan alokasi pembangianya juga dibagikan dengan layak.

“Namun tetap pembagian terbesar terutama di Sumsel didominasi Daerah penghasil seperti Kabupaten Musi Banyuasin, Kab. Banyuasin, dan Kab. Ogan Komering Ilir,” ungkapnya.

Selain itu, DBH Sawit sendiri dimanfaatkan pemerintah daerah untuk pembangunan Infrastruktur Jalan dalam Perkebunan di daerah masing – masing, lalu pendataan maupun perlindungan sosial serta peningkatan kompetensi dan sertifikasi bagi pekebun.

“Saat ini kami tengah menyusun Rencana Kegiatan dan Penganggaran (RKP) DBH Sawit tahun anggaran 2024. Targetnya selesai akhir April ini,” katanya.

Jika telah selesai selanjutnya akan dibagikan kepada Kabupaten – Kota. Jika sesuai target pada Bulan Mei dananya akan disalurkan ke Pemerintah Provinsi dan Kabupaten kota,” pungkasnya.

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog
Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:18 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK

Senin, 25 Mei 2026 - 21:12 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB