Zulinto: Guru Harus Berani Evaluasi Diri, Tinggalkan Praktik Pendidikan yang Keliru

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID —Di tengah dinamika pendidikan yang terus berubah, Ketua PGRI Kota Palembang untuk periode Dr.Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M., mengajak seluruh insan pendidik untuk berani melakukan refleksi menyeluruh terhadap praktik pendidikan selama ini.

“Kita harus flashback, bercermin ke belakang. Hal-hal negatif dalam pelaksanaan pendidikan harus kita tinggalkan, dan yang positif wajib terus dibangun,” tegasnya.

Menurut Zulinto, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkutat pada capaian akademik, tetapi juga menyangkut krisis karakter, perubahan perilaku generasi digital, serta menurunnya kepercayaan sebagian orang tua terhadap proses pembelajaran. Di sinilah peran guru menjadi sangat strategis.

Ia menegaskan, guru adalah garda terdepan dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas. Tugas guru bukan sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan mendidik, membina, dan mengembangkan potensi peserta didik secara utuh baik intelektual, emosional, maupun spiritual.

Karena itu, Zulinto mengingatkan pentingnya setiap guru memegang teguh kode etik profesi, menjaga integritas, serta membangun komunikasi harmonis dengan siswa dan orang tua. Kepercayaan, kata dia, merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat.

Ia juga kembali menegaskan relevansi ajaran Ki Hajar Dewantara yang hingga kini tetap menjadi kompas moral dunia pendidikan, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Falsafah tersebut mengandung makna bahwa guru harus mampu menjadi teladan di depan, penggerak di tengah, dan pemberi dorongan dari belakang. Nilai-nilai ini, menurutnya, bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang harus dihidupkan dalam praktik sehari-hari di ruang kelas.

“Guru harus terus meningkatkan kemampuan dan memahami karakter setiap anak didiknya. Setiap pertemuan pembelajaran harus dilandasi cinta dan kasih sayang. Jika itu dilakukan, kekerasan dalam pembelajaran maupun ketidakpercayaan orang tua tidak akan terjadi,” ujarnya.

Lebih jauh, Zulinto menekankan bahwa pendidikan tidak bisa berjalan optimal tanpa kolaborasi. Guru, siswa, orang tua, dan masyarakat harus berjalan seirama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan produktif. Tanpa sinergi, kualitas pendidikan akan sulit ditingkatkan secara berkelanjutan.

Ia juga menyinggung arah kebijakan nasional melalui program Asta Cita yang menempatkan peningkatan mutu pendidikan sebagai prioritas. Dalam konteks tersebut, guru dituntut adaptif terhadap perubahan kurikulum, perkembangan teknologi, serta kebutuhan zaman yang terus bergerak cepat.

“Guru harus mempersiapkan diri lahir dan batin dalam menyampaikan pembelajaran, membentuk sikap, dan mentransfer keterampilan. Tujuan akhirnya jelas, melahirkan anak-anak yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter kuat,” pungkasnya.

Penulis : Hasan Basri

Editor : Jaks

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12
KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana
Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian
Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara
Rotasi Ditubuh LBH Bima Sakti, DR Cornie Pania Putri Sah Tidak menjabat Wadir Bima Sakti 
Demi Keselamatan Pengendara, Tol Palembang Sempat Buka-Tutup Akibat Kabut Pagi
Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:12 WIB

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 September 2026 - 16:10 WIB

KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Senin, 7 September 2026 - 16:08 WIB

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 September 2026 - 13:25 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah

Minggu, 6 September 2026 - 21:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara

Berita Terbaru

Kota Palembang

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 Sep 2026 - 16:12 WIB

Kota Palembang

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 Sep 2026 - 16:08 WIB