Waspada Bahaya Laten Komunisme, Pramuka UIN Palembang Gelar Diskusi Kebangsaan Dan Nobar Film G30S/PKI

- Redaksi

Rabu, 30 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK,  Palembang – Pramuka UIN Raden Fatah Palembang bersama Dewan Kerja Daerah Sumatera Selatan menggelar Diskusi Kebangsaan dan Bela Negara serta nonton bareng film pemberontakan Gerakan 30 September PKI, Rabu (30/9/2020) kegiatan digelar di Aula Kwartir Daerah Sumatera Selatan dengan jumlah peserta lebih kurang 50 anggota Pramuka Penegak dan Pandega dan dibuka langsung oleh Sekretaris Kwartir Daerah Sumatera Selatan, H. Amriadi SAg SIP MPdI didampingi oleh Pembina Gugusdepan UIN Raden Fatah Palembang, Fajar Kamizi MH dan Mayor Syarifudin Yahya dari Kodam II Sriwijaya

Dalam sambutannya, Amriadi mengatakan bahwa Kwartir Daerah menyambut baik kegiatan pada hari ini, karena dengan mengadakan kegiatan diskusi dan nonton bareng film G30S PKI ini merupakan bagian dari upaya Pramuka untuk mengingat dan mengambil pelajaran berharga dari sejarah kelam bangsa Indonesia. “Ini perlu dipahami oleh generasi muda agar tidak melupakan sejarah tentang pemberontakan yang memecah belah bangsa”.

Amriadi berharap kepada generasi muda Indonesia khususnya pramuka di sumatera selatan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia agar peristiwa itu tidak terulang di kemudian hari. “kita telah melewati noda merah sejarah Indonesia, untuk itu saat ini kita perlu menyatukan sikap dan pikiran guna mengantisipasi bahaya laten komunisme yang ideologi nya tentu masih tumbuh subur sampai sekarang” Lanjutnya.

Senada dengan Amriadi, Pembina Pramuka UIN Raden Fatah, Fajar Kamjzi juga menyampaikan “sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat yusuf ayat 111 bahwa sesungguhnya pada kisah-kisah umat terdahulu terdapat pelajaran yang berharga bagi orang-orang yang berakal sehat. menafsiri ayat tersebut, kita tentu tidak boleh melupakan kisah-kisah sejarah yang telah lalu untuk menjadi pelajaran agar kita yang hidup dimasa kini dapat mengambil pelajaran untuk hidup yang lebih baik” ujarnya.

“Dengan digelarnya kegiatan ini, kita mengharapkan agar semua anak bangsa sedikitnya mengetahui gambaran sejarah yang terjadi untuk menumbuhkan sikap nasionalisme dan mewaspadai berkembangnya paham komunisme di Indonesia” pungkasnya. (gela)

Berita Terkait

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura
5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni
Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang
Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas
Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan
Satu-satunya Perguruan Tinggi di Sumatera, UMP Raih Nominator Mitra Klinik Hukum Terbaik
Ratu Dewa Pastikan Sekolah Rusak Diperbaiki Tahun Depan
Fakultas Hukum Unsri Jajaki Kemitraan dengan Leiden Law School Belanda

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:05 WIB

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura

Rabu, 1 April 2026 - 21:03 WIB

5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:33 WIB

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:36 WIB

Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:15 WIB

Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan

Berita Terbaru

Empat Lawang

DPC PDIP Empat Lawang Gelar Fit Propertes Calaon ketua PAC

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:21 WIB