Warga Tionghoa Lakukan Ritual Cuci Patung dalam Kelenteng

- Redaksi

Kamis, 27 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelenteng Dewi Kwan Im 9/10 ulu melakukan ritual pencucian patung Budha, sebagai bagian tradisi sambut Imlek.
Foto: etr/SP

Kelenteng Dewi Kwan Im 9/10 ulu melakukan ritual pencucian patung Budha, sebagai bagian tradisi sambut Imlek. Foto: etr/SP

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pengurus Kelenteng Chandra Nadi atau yang dikenal Dewi Kwan Im, beralamat di Kelurahan 9/10 Ulu Palembang, melakukan ritual mencuci seluruh patung yang ada di dalam kelenteng.

Tak hanya pengurus yang berada di kelenteng Chandra Nadi atau yang dikenal Dewi Kwan Im yang melakukan ritual cuci patung. Tetapi hampir semua warga Tionghoa mulai melakukan ritual cuci patung (rupang) dewa, untuk menyambut tahun baru Cina atau Imlek 2573.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap dewa dewi yang turun dari langit.

Humas Tempat Ibadat Kelenteng Dewi Kwan Im, Tjik Harun mengatakan, bahwa satu minggu sebelum perayaan Imlek masyarakat Tiog Hoa melakukan perayaan Ji Si Siang Ang.

Tjik Harun menjelaskan, bahwa perayaan
Ji Si Siang Ang tersebut merupakan ritual pencucian patung untuk mengantar dewa dewi naik ke langit.

“Jadi, setelah dewa dewi diantar naik ke langit berarti altar menjadi kosong, sehingga wajib kita bersihkan. Mulai dari patung-patung yang kotor dan kumuh semua dibersihkan. Karena itu merupakan tradisi jelang tahun Imlek syarat dengan ritual,” ujarnya, Kamis (27/1/2022).

Harun mengungkapkan, setelah selesai mencuci rupang, kemudian warga Tiong Hoa akan menyambut tahun baru Imlek yang jatuh pada 1 Februari 2022.

“Tahun baru imlek itu juga sarat dengan tradisi ritual sembayang, dan saling silaturahmi,” katanya.

Ditambahkan Harun bahwa setelah
hari keempat ada lagi dewa yang turun dari langit yang namanya dewa Chaisen yang memberi rezeki.

“Jadi, rezeki yang kita terima hari ini dilihat dari rezeki yang kita terima tahun lalu. Intinya apabila kita tidak berbuat banyak jangan harap banyak rezeki,” bebernya.

Ia mengungkapkan, hal tersebut tentunya  kembali kepada diri pribadi masing masing. “Kalau kita banyak memberi atau berbagi tentunya rezeki akan banyak juga yang akan kita terima,” tutupnya. (Etr)

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship
Resmi Dilantik, Berikut Nama-nama Kepengurusan AMSI Sumsel Periode 2024-2028
NMAX Turbo Touring, Jelajah Bengkulu dan Palembang
Law Youth Brotherhood Wadahnya Seluruh Organisasi Hukum
Sosialisasikan Pemilu Melalui Film, KPU Sumsel Gandeng Komunitas
IWO Sumsel Siapkan Program UKW dan Verifikasi ke Dewan Pers
Dukung Para Pebalap, Yamaha Nobar Moto GP Bareng Komunitas Motor Palembang
Ratusan Ojol Geruduk Polrestabes, Diduga Belum Diberi Izin Keramaian HUT ADO

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship

Minggu, 22 September 2024 - 11:49 WIB

Resmi Dilantik, Berikut Nama-nama Kepengurusan AMSI Sumsel Periode 2024-2028

Kamis, 12 September 2024 - 19:16 WIB

NMAX Turbo Touring, Jelajah Bengkulu dan Palembang

Jumat, 6 September 2024 - 14:59 WIB

Law Youth Brotherhood Wadahnya Seluruh Organisasi Hukum

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:58 WIB

Sosialisasikan Pemilu Melalui Film, KPU Sumsel Gandeng Komunitas

Berita Terbaru

Sumsel

Bukan Cuma Hafalan

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:18 WIB

Sumsel

Membumikan Pancasila dalam Keseharian

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:11 WIB

Sumsel

Membumikan Pancasila melalui Aktivitas Sehari-hari

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:02 WIB

Sumsel

Merawat Pancasila dalam Tindakan Sederhana 

Jumat, 21 Agu 2026 - 00:18 WIB