Warga Bukit Besar Ubah Sampah Jadi Peluang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Kemandirian dan Ekonomi Sirkular

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, SUARAPUBLIK.ID — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Pangkal Balam terus mendorong kemandirian masyarakat melalui Program Pelikas, sebuah inisiatif pemberdayaan berbasis pengelolaan sampah terpadu yang kini memberikan dampak nyata bagi warga Kelurahan Bukit Besar, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Program Pelikas (Pengelolaan Lingkungan berbasis Komunitas) hadir sebagai solusi atas tantangan pengelolaan sampah yang sebelumnya dihadapi masyarakat. Melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan, warga tidak hanya diajarkan memilah sampah, tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai guna dan ekonomis, seperti eco enzyme dan budidaya maggot.

“Sebelumnya kami belum memahami cara mengelola sampah dengan baik. Sekarang, kami bisa mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat bahkan bernilai ekonomi,” ujar Nurhayati, salah satu penerima manfaat program.

Seiring berjalannya program, perubahan signifikan mulai dirasakan. Lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat, sementara kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah terus meningkat. Bahkan, sebagian warga kini berperan aktif sebagai agen perubahan dengan membagikan pengetahuan kepada pelajar, mahasiswa, hingga komunitas yang datang untuk belajar.

Salah satu di antaranya adalah Didik, _local hero_ yang tumbuh dari program ini dan kini aktif mengedukasi berbagai pihak terkait pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kehadiran sosok seperti Didik menjadi bukti bahwa pemberdayaan yang tepat mampu menciptakan perubahan berkelanjutan dari dalam komunitas.

Program ini dijalankan bersama mitra binaan Sahabat Farm dan terus berkembang melalui berbagai inisiatif, mulai dari budidaya maggot, pembangunan rumah bibit dan rumah maggot dengan 26 biopon, hingga penyediaan kandang ternak serta akses air bersih melalui sumur bor di wilayah rawan kekeringan.

Dari budidaya maggot, masyarakat mampu menghasilkan hingga 20 kilogram per hari dengan potensi pendapatan mencapai Rp4,8 juta per bulan. Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Upaya kolaboratif ini juga mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak, di antaranya melalui penghargaan dari Wali Kota Pangkalpinang pada tahun 2024 atas inovasi SAHAM (Sahabat Maggot), serta capaian ProKlim Utama sebagai bentuk keberhasilan program berbasis masyarakat dalam pengendalian perubahan iklim.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui Program Pelikas, kami tidak hanya mendorong peningkatan kesadaran lingkungan, tetapi juga membangun kapasitas ekonomi masyarakat berbasis prinsip ekonomi sirkular. Harapannya, program ini dapat terus berkembang, direplikasi, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Rusminto.

Bagi warga Bukit Besar, perubahan ini bukan sekadar tentang pengelolaan sampah, melainkan transformasi menuju pola hidup yang lebih peduli lingkungan, mandiri secara ekonomi, dan berkelanjutan.

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

Editor : Jaks

Berita Terkait

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 161 SPBU di Sumbagsel Dikenakan Sanksi
Eksplorasi Penuh Tantangan, ADV 160 Mystery Exploride Satukan Komunitas Honda Sumsel
Rayakan Harpelnas, Astra Motor Sumsel Berikan Apresiasi bagi Konsumen Setia Honda
Unit Ranmor Amankan Tersangka Penggelapan Sepeda Motor 
Pencuri Barang Inventaris Kantor BRMP Sumsel Diringkus Opsnal Unit Ranmor 
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Batalkan Rencana Mekanisme Pengawasan Menunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Jumat, 4 September 2026 - 19:22 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 161 SPBU di Sumbagsel Dikenakan Sanksi

Jumat, 4 September 2026 - 16:00 WIB

Eksplorasi Penuh Tantangan, ADV 160 Mystery Exploride Satukan Komunitas Honda Sumsel

Jumat, 4 September 2026 - 15:58 WIB

Rayakan Harpelnas, Astra Motor Sumsel Berikan Apresiasi bagi Konsumen Setia Honda

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila sebagai Pedoman Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 12:34 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Diriku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:50 WIB

Sumsel

Menjadi Manusia Pancasila dalam Keseharian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:20 WIB