SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (25/9/2025).
Sekolah Rakyat Menengah Atas merupakan bagian dari program pendidikan alternatif yang menitikberatkan pada pendidikan inklusif, karakter, serta pelatihan keterampilan hidup sebagai bekal masa depan generasi muda.
Dalam kunjungannya, Wapres memberikan apresiasi terhadap penerapan pendidikan karakter dan kemandirian siswa di sekolah tersebut.
Wapres tiba di sekolah yang berlokasi di Jalan Sosial, Km 5 Palembang, sekitar pukul 12.30 WIB. Ia disambut hangat oleh para siswa dan guru dengan yel-yel khas sekolah.
Selama kurang lebih 30 menit, Gibran meninjau berbagai fasilitas, termasuk ruang kelas, ruang guru, asrama, dan kamar mandi.
Dalam interaksi langsung dengan siswa, Wapres menanyakan keseharian mereka, mulai dari kenyamanan belajar hingga asupan makanan.
“Betah semua kan? Yang cewek-cewek pada betah nggak? Makannya enak kan?” tanya Gibran kepada para siswa yang menjawab antusias bahwa mereka nyaman dan senang menjalani kegiatan di sekolah.
Para guru menyampaikan bahwa siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, namun juga dibekali keterampilan seperti hafalan Al-Qur’an serta kemampuan berbahasa asing, termasuk Bahasa Arab dan Jepang.
Gibran juga mengapresiasi semangat kemandirian para siswa yang terbiasa mencuci pakaian sendiri dan mengatur kebutuhan pribadi selama di asrama.
“Kalian belajar mandiri ya, ini pakaian dicuci sendiri,” katanya kepada siswa.
Wapres turut didampingi Gubernur Sumsel Herman Deru dalam kunjungan tersebut.
Gubernur menyampaikan bahwa proses belajar mengajar di SRMA 7 telah berjalan dengan tertib dan sesuai harapan.
“Pak Wapres melihat langsung ruang-ruang belajar, tempat istirahat siswa, dan proses belajar yang sudah berjalan baik. Ada hal-hal positif yang ditunjukkan siswa, salah satunya kemampuan bahasa asing,” ujar Deru.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menilai pelaksanaan sekolah rakyat seperti SRMA 7 menunjukkan keberhasilan visi Presiden dalam membentuk generasi yang sehat, terampil, dan berdaya saing.
“Raut wajah siswa terlihat cerah dan semangat. Gizinya juga baik, mereka punya keterampilan dan cita-cita. Artinya, program ini berjalan sesuai dengan yang dirancang pemerintah,” ungkap dia.

















