Wamentan Sudaryono Pastikan Anak Sekolah Nikmati Makanan Aman dan Bergizi

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wamentan RI Sudaryono meninjau langsung pendistribusian makanan bergizi di SDN 238 Palembang, Rabu (29/10/2025)

Foto: Wamentan RI Sudaryono meninjau langsung pendistribusian makanan bergizi di SDN 238 Palembang, Rabu (29/10/2025)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI), Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A., melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri 238 Palembang, Rabu (29/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pemantauan nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Sudaryono turun langsung ke lapangan, memantau proses pendistribusian makanan bergizi dan berdialog dengan para siswa yang tengah menikmati menu siang mereka. Suasana sekolah tampak hangat dan ceria. Beberapa anak dengan polos menceritakan menu kesukaannya kepada Wamen.

“Tadi sudah kita lihat, anak-anak suka. Ada yang awalnya tidak mau makan sayur, sekarang mulai terbiasa. Yang penting, mereka mendapat asupan gizi seimbang setiap hari,” ujar Sudaryono dengan senyum bangga.

Wamentan menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program sosial, melainkan gerakan besar yang memberi efek berlapis: anak-anak sehat, rakyat kecil sejahtera.

Pasokan bahan makanan seperti ayam, telur, sayur, dan beras disuplai langsung dari petani, peternak, serta pelaku UMKM lokal.

“Program MBG ini punya efek ganda. Selain anak-anak sehat dan semangat belajar, ekonomi lokal juga bergerak. Petani, peternak, hingga pedagang kecil ikut mendapat manfaat,” jelasnya.

Menurut Sudaryono, inilah wajah baru pembangunan pertanian yang berpihak kepada rakyat program yang menyentuh dapur masyarakat sekaligus menumbuhkan daya beli di tingkat bawah.

Pemerintah memastikan sistem pengawasan MBG dilakukan secara berlapis dan ketat. Sebelum dibagikan, setiap makanan terlebih dahulu diperiksa oleh petugas lapangan untuk memastikan keamanan, kebersihan, dan kelayakan konsumsi.

“Makanan yang datang dicek terlebih dahulu. Setelah 15 menit, baru boleh dibagikan. Kalau ada yang rusak atau berbau, langsung dilaporkan dan diganti. Kita ingin target zero defect tidak boleh ada makanan cacat,” tegasnya.

Satgas MBG juga melibatkan kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota, serta dukungan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar.

“Ini soal tanggung jawab bersama. Kalau ada kendala di lapangan, kita selesaikan, bukan dibesar-besarkan,” katanya.

Sudaryono menyebut, MBG adalah bentuk demokratisasi gizi nasional upaya pemerintah memastikan seluruh anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi, mendapat hak yang sama untuk tumbuh sehat.

“Kalau ada yang berpendapat berbeda, tidak masalah. Tapi manfaatnya sudah dirasakan ribuan anak di berbagai daerah. Tujuan kita sederhana: memastikan semua anak Indonesia sehat dan semangat belajar,” tutup Sudaryono.

Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, turut mendampingi kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota siap memperkuat sinergi lintas sektor untuk menjamin program berjalan optimal.

“Kehadiran Wamen Pertanian ini menegaskan komitmen pemerintah terhadap pemerataan gizi dan ekonomi rakyat. Gugus tugas pengawasan akan kita perkuat. Kesehatan anak-anak Palembang adalah prioritas utama,” ungkap Ratu Dewa.

Berita Terkait

Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol
Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya
Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah
Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur
Bukan Hanya Soal Pabrik, Mutu TBS dan Rendemen Sawit Ditentukan Sejak dari Kebun
Lomba Suara Bintang Palembang, Bukti Bermusik Tanpa Mengenal Perbedaan
Bank Sumsel Babel Turut Berpartisipasi dalam Apel Akbar Satlinmas di Palembang
GATF 2026 Palembang Dibuka, 390 Ribu Kursi Penerbangan Siap Diburu hingga Agustus 2027

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Bukan Hanya Soal Pabrik, Mutu TBS dan Rendemen Sawit Ditentukan Sejak dari Kebun

Berita Terbaru