Wamentan Dorong Mekanisasi Pertanian untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat diwawancarai langsung usai penyerahan simbolis bantuan Alsintan dan Saprodi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, Rabu (29/10/2025). Foto: Tia

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat diwawancarai langsung usai penyerahan simbolis bantuan Alsintan dan Saprodi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, Rabu (29/10/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG  – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong transformasi mekanisasi pertanian sebagai upaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Penyerahan bantuan alat ini sifatnya simbolis, bagian dari transformasi mekanisasi pertanian kita,” ujar Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat diwawancarai langsung usai penyerahan simbolis bantuan Alsintan dan Saprodi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, Rabu (29/10/2025).

Sudaryono mengatakan tujuan pemberian bantuan tersebut untuk mempercepat proses tanam dan panen sehingga produktivitas petani meningkat.

“Produktivitas naik itu dengan cara menaikkan hasil panen dalam satu hektare, serta menambah jumlah panen di lahan yang sama. Kalau biasanya panen sekali, bisa jadi dua kali, bahkan tiga kali. Itu artinya ada peningkatan produktivitas,” katanya.

Terkait pemilihan lokasi kegiatan di Palembang, Wamentan menegaskan bahwa dirinya sudah beberapa kali berkunjung ke sejumlah daerah di Sumsel, termasuk Kecamatan Gandus.

“Saya sudah sering ke sini. Sudah ke OI, OKI, Banyuasin, semuanya sudah saya kunjungi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wamentan juga menyoroti kondisi produksi beras dan harga gabah di Sumsel yang dinilai positif.

“Di Sumsel ini kita harus ucapkan selamat kepada Pak Gubernur, Pak Kadis Pertanian, dan semua Pemda Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Sumsel. Produksi beras meningkat, di bulan September sudah mencapai lebih dari 700 ribu ton,” tuturnya.

Ia optimistis target produksi nasional dapat tercapai sesuai arahan Presiden.

“Insya Allah bisa kejar target dari Presiden, lebih dari satu juta ton sampai akhir tahun,” ucapnya.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) produksi padi di Sumsel pada periode Januari hingga Oktober 2025 mencapai 3,3 juta ton gabah kering giling (GKG). Yang mana capaian ini menunjukkan tren positif terhadap peningkatan produktivitas nasional.

Selain itu, menegaskan menyampaikan bahwa harga pupuk juga mengalami penurunan sekitar 20 persen.

“Pupuknya harganya turun, aman. Sudah turun 20 persen,” tegas dia.

Berita Terkait

Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol
Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya
Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah
Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur
Bukan Hanya Soal Pabrik, Mutu TBS dan Rendemen Sawit Ditentukan Sejak dari Kebun
Lomba Suara Bintang Palembang, Bukti Bermusik Tanpa Mengenal Perbedaan
Bank Sumsel Babel Turut Berpartisipasi dalam Apel Akbar Satlinmas di Palembang
GATF 2026 Palembang Dibuka, 390 Ribu Kursi Penerbangan Siap Diburu hingga Agustus 2027
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Bukan Hanya Soal Pabrik, Mutu TBS dan Rendemen Sawit Ditentukan Sejak dari Kebun

Berita Terbaru