Walikota Pagar Alam Janji Perjuangkan Nasib 1737 PPPK Paruh Waktu

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pelantikan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja Pemkot Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Proses pelantikan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja Pemkot Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah menegaskan, bahwa dirinya bersama Wakil Walikota Hj.Bertha akan terus berjuang untuk kelanjutan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh menjadi penuh waktu.

Hal ini disampaikan Ludi Oliansyah saat melantik 678 orang PPPK penuh waktu yang merupakan hasil seleksi PPPK tahap satu dan tahap dua, yang terdiri atas 28 guru, 120 tenaga kesehatan dan 530 tenaga teknis.

Diketahui jika saat ini, tercatat ada sebanyak 1737 orang tenaga kerja honorer yang ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu di Pemkot Pagar Alam.

“Kedepan, saya bersama wakil akan berjuang keras untuk memperjuangkan anggaran, agar usulan selanjutnya yakni PPPK Paruh Waktu yang berjumlah 1737 agar dapat menjadi penuh waktu,” tegas Walikota Pagar Alam.

Terkait PPPK yang dilantik hari ini, harus diikuti dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Pagar Alam karena status sebagai PNS maupun PPPK tidak ada perbedaan karena sama-sama ASN.

“Tidak ada perbedaan antara PNS dan PPPK karena kita SeRaME, sama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Pagar Alam,” jelas Wali Kota.

Sementara, Kepala Kanreg VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni, menuturkan dengan adanya pelantikan PPPK Kota Pagar Alam ini berarti ada penambahan pasukan untuk melayani masyarakat.

“Sehingga dengan penambahan ini diharapkan kepada Pemerintah Kota Pagar Alam, dalam hal ini dibawah kepemimpinan bapak Wali Kota Ludi Oliansyah dan ibu Wakil Wali Kota Hj. Bertha, bisa meningkatkan indeks kepuasan masyarakat dalam hal pelayanan publik,” imbuhnya. (ANA)

Berita Terkait

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar
Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si., saat sidak di Pasar Kayuagung kabupaten OKI

Ogan Komering Ilir

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:06 WIB