oleh

Tumpukan Batu Besar Penuhi Sisi Jalan Resahkan Pengendara

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Para pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan Km Tebing Kemaang, Desa Kembahang Baru, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, sejak satu pekan terakhir mengeluhkan tumpukan batu yang memenuhi sisi badan jalan di wilayah tersebut.

Pasalnya, akibat banyaknya tumpukan batu besar, arus lalu lintas kendaraan di lokasi itu menjadi terganggu. Bahkan, tak jarang akibat sempitnya jalan menimbulkan kemacetan lalu lintas. Batu besar memenuhi jalan tersebut merupakan material bangunan proyek bronjong di sisi jalan.

Sejak pengerjaan bronjong itu berlangsung, para pekerja seolah membiarkan tumpukan batu  ke badan jalan. Sedikitnya, hampir terjadi tiga kali kecelakaan lalu lintas antar sesama pengendara motor di lokasi tersebut.

Sejumlah warga yang sempat dibincangi mengungkapkan keresahannya terhadap banyaknya tumpukan batu  yang memenuhi badan jalan tersebut.

‘’Sejak adanya tumpukan batu itu  pasir di badan jalan, kami sudah beberapa kali nyaris tabrakan dengan sesama pengendara motor,’’ ujar Rozi Bahok, warga Talang Padang yang kebetulan sering melintasi jalan tersebut.

Menurutnya, bila pihak pemborong dan pekerja proyek  tersebut tetap membiarkan  batu  bertebaran dibadan jalan, dikhawatirkan kecelakaan lalu lintas akan menimpa warga terutama pengendara motor.

‘’Kami minta pihak pemborong dapat memantau pekerjaan tersebut jangan sampai tumpukan batu itu menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kepada pemerintah hendaknya juga dapat menegur pengerjaan proyek tersebut,” harapnya.

Sementara Kadis PU PR Empat Lawang, Ismail Hakim, melalui Kabid Bina Marga Eko Purwanto mengatakan, jika pihaknya belum mengetahui betul lokasi itu. Menurutnya, proyek pengerjaan itu sepertinya dari Provinsi, bukan Kabupaten. Kendati demikian, pihaknya akan menegur pemborong dan pekerja untuk merapikan tumpukan batu di badan jalan.

“Insya Allah nanti akan kita tegur saja minta dirapikan supaya batu jangan sampai masuk badan jalan,” ujarnya. (ANA)

Komentar

Berita Hangat Lainya