Tingkatkan Kinerja ASN, OKI Adopsi Smart Birokrasi Jabar

- Redaksi

Minggu, 27 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah, H. Husin, S. Pd, MM, M. Pd menyerahkan cinderamata

Sekretaris Daerah, H. Husin, S. Pd, MM, M. Pd menyerahkan cinderamata

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) serius mengakselerasi pengembangan sumber daya manusia dan akselerasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. 

Keseriusan itu ditandai dengan penjajakan kerjasama adopsi digitalisasi manajemen ASN yang telah sukses di Jawa Barat.

Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah, H. Husin, S. Pd, MM, M. Pd menuturkan, pihaknya merasa perlu belajar banyak dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, yang dinobatkan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KSAN) sebagai daerah terbaik se-Indonesia pada Anugerah Meritokrasi tahun 2021.

“Kami ingin lebih banyak belajar. Belajar dari pemerintahan yang lebih maju, sehingga kita bisa mengelola pemerintahan dengan baik, ” ungkap Sekda Husin saat berkunjung ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah Jawa Barat, Jum’at, (25/4/2022).

Sebelumnya Kabupaten Ogan Komering Ilir telah memulai langkah-langkah implementasi digitalisasi ASN dan telah menerapkan sistem merit dalam kebijakan manajemen ASN

“Kami sudah mulai menerapkan manajemen ASN dengan sistem merit seperti pengukuran kinerja juga talent pool. Namun masih perlu banyak belajar dengan Jawa Barat yang semua tahapan sistem meritnya sudah digital,” ungkap Husin.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jawa Barat melalui sekretaris BKD Jabar, Yulia Deswita, S.T., M.P.P.M., Ph.D menerangkan, penerapan sistem merit di Jawa Barat telah diapresiasi hingga Asia Pasifik. Bahkan, menjadi daerah yang diperbolehkan KASN untuk mengangkat pejabat tanpa sistem lelang. 

Yulia mengatakan Jawa Barat memanfaatkan teknologi informasi untuk melihat dan menilai secara adil seorang ASN, dari banyak sisi mulai pendidikan, kompetensi, kinerja, perilaku, hingga integritasnya. 

“Kami bikin aplikasi, ada 9 box grid talent management. Setiap ASN akan diketahui bagaimana pendidikannya, integritasnya, kinerjanya, hingga evaluasinya. Kami sedang menggiring ASN menuju box 9,” terang dia.

Yulia melanjutkan, sistem ini memudahkan pimpinan untuk menentukan dan mengangkat ASN agar menduduki jabatan tertentu sesuai penilaian sistem merit. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga membangun inovasi Tunjangan Remunerasi Kinerja (TRK) yang mampu merekam kinerja ASN yang selanjutnya menjadi penentu pendapatan mereka. 
.
“Dari sistem ini saya bisa menemukan PNS rajin dan malas. Kalau rajin amplopnya tebal, yang malas amplopnya sedikit,” sebutnya. 

Pihaknya terbuka kepada pemda lain, termasuk Kabupaten OKI. Jika hendak mengadopsi sistem ini diterapkan di daerah masing-masing dengan didahului penandatanganan kerjasama daerah yang ditandatangani masing-masing kepala daerah.

Selain merit system, rencana kerjasama Pemkab OKI dengan Pemprov Jabar juga mencakup pengembangan smart city seperti digitalisasi satu data, satu peta, hingga layanan pemerintah berbasis digital. (Dhi)

Berita Terkait

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Berita Terbaru

Foto kepala Karantina Sumsel

Kota Palembang

96 Hewan Sudah Divaksin, Karantina Sumsel Kejar Target

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:49 WIB