Timba Ilmu di MTs 1, 13 Mahasiswa dari Dua Fakultas UIN Diharapkan Jadi Guru Masa Depan

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana mahasiswa pengembalian magang UIN Raden Fatah Palembang ke pihak kampus. (Photo: Deni Kurniawan)

Suasana mahasiswa pengembalian magang UIN Raden Fatah Palembang ke pihak kampus. (Photo: Deni Kurniawan)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 13 orang mahasiswa magang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang resmi dikembalikan ke pihak kampus. Mereka telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan praktik magang di  MTs Negeri 1 Kota Palembang.

“Alhamdulilah, tugas kami memberikan pendampingan, arahan, dan bimbingan selama mahasiswa praktik di madrasah ini telah selesai. Dulu, kami terima sebanyak 13 mahasiswa. Hari ini kami serahkan kembali utuh tanpa kurang suatu apapun. Semoga ilmu dan pengalaman selama magang menjadi bekal adik-adik mahasiswa menjadi guru profesional di masa depan,” terang Kepala MTs Negeri 1 Palembang Listya Yustikarini, Jumat 3 Oktober 2025.

Kepala MTsN 1 Palembang mengapresiasi kinerja para mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang itu. Ia menilai, para mahasiswa aktif selama melakukan magang dari tanggal 25 Agustus 2025 sampai 30 September 2025 lebih kurang selama satu bulan.

“Mereka aktif dan semangat, tanpa diperintah, ikut menyambut siswa datang, upacara, aktif membantu berbagai kegiatan madrasah. Praktik mengajar di kelas juga sudah baik,” ungkapnya.

Listya meyakinkan mahasiswa, bisa menjadi guru profesional dengan menerapkan ilmu, bimbingan guru pamong, dan pengalaman yang diperoleh dari madrasah.

Disampaikannya, melalui praktik mengajar langsung di kelas, merancang perangkat pembelajaran, membuat media, menghadapi siswa dengan berbagai gaya belajar, dan hubungan komunikasi dengan guru maupun pegawai menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa magang itu

untuk mempersiapkan diri menjadi guru profesional.

Ia menambahkan, apa yang menjadi program dan keinginan dari Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) pada prinsipnya sudah dilaksanakan di MTs N 1 Palembang.

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dilanjutkannya secara bertahap juga sudah dilaksanakan terutama pada mata pelajaran agama, dan menyusul nanti ke semua mata pelajaran umum.

“Bukan hanya di kelas, praktik KBC juga menjadi budaya di lingkungan madrasah,” katanya.

“Kami juga sudah memastikan tidak ada hal-hal negatif yang terjadi di madrasah ini. Kami selalu memantau dan pengawasan ketat. Juga masalah bullying atau perundungan, kekerasan kepada siswa kami pastikan tidak terjadi. Kami cepat tanggap dalam merespon hal-hal tersebut,” tuturnya.

Sementara, ditambahkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Isnaini, pihaknya menyampaikan terima kasih atas bantuan dan keikhlasan kepala madrasah, para guru, dan guru pamong sudah membimbing, mengarahkan, membantu pembuatan modul ajar, dan lain sebagainya.

Sehingga, katanya teori mereka para mahasiswa magang dibangku kuliah dapat mereka praktikan secara langsung. Ia juga mengharapkan keikhlasan ilmu yang diajarkan oleh para guru agar berkah untuk para mahasiswa.

“Kami ucapkan dari lubuk hati yang paling dalam mewakili Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan terima kasih kepada MTsN 1 Palembang masih ingin menerima mahasiswa kami walaupun dalam keadaan mereka tertatih-tatih, membuat modul ajarnya masih mau diajarkan, membuat evaluasinya masih mau diajarkan walaupun mereka sebetulnya sudah melalui magang satu dan magang dua dan ini magang yang paling akhir bagi mereka,” katanya.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang itu juga menitipkan tiga hal yang merupakan pesan dari Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI, Prof Dr Nyayu Khodijah yakni agar madrasah mensukseskan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), menghilangkan hal-hal yang bersifat negatif dari madrasah, dan terakhir mewujudkan lingkungan madrasah anti bullying atau perundungan.

Dirinya juga mengaku bangga dengan MTsN 1 Palembang, kepada kepala madrasah, para wakil, para guru, dan pegawai sangat ramah dan peduli, serta perhatian terhadap mahasiswa magang, sehingga, kehadiran mereka di madrasah benar-benar dihargai dan menjadi kesan yang sangat berharga.

 “Kami sangat senang di sini. Tetapi, kami yakin tingkah laku, tindak tanduk kami tidak sesuai harapan, kami mewakili teman-teman mohon maaf setulus hati kepada MTs Negeri 1 Palembang kalau saja ada hal-hal kurang berkenan yang dilakukan oleh mahasiswa kami selama menjalani proses magang,” tandasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pancasila dalam Langkah Hidupku
Peran Pancasila Dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri
Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Tindakan Sehari-hari
Penerapan Sila Pancasıla dalam Kehidupan 
Pancasila dan Implementasinya terhadap Kehidupan Sehari-hari
Peran Pancasila dalam Membentuk Pribadi yang Berkarakter
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya
Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Kehidupan Saya

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Peran Pancasila Dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Tindakan Sehari-hari

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Penerapan Sila Pancasıla dalam Kehidupan 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Pancasila dan Implementasinya terhadap Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru