Tim Safety Riding Astra Motor Sumsel Sampaikan Enam Penyebab Kecelakaan Berkendara

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Safety Riding & Community Advisor Astra Motor Sumsel, Tomy Haryanto saat menyampaikan materi safety riding di The 1O1 Hotel Palembang, Jumat (11/07/2025).

Safety Riding & Community Advisor Astra Motor Sumsel, Tomy Haryanto saat menyampaikan materi safety riding di The 1O1 Hotel Palembang, Jumat (11/07/2025).

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menyebarluaskan kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Astra Motor Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menggelar edukasi safety riding, kali ini menyasar kalangan jurnalis yang berasal dari media di Palembang di The 1O1 Hotel Rajawali Palembang, Jumat (11/07/2025).

Safety Riding & Community Advisor Astra Motor Sumsel, Tomy Haryanto dalam kesempatan tersebut membekali para jurnalis dengan pengetahuan dasar serta tips berkendara aman yang sesuai dengan standar #Cari_Aman dari Honda.

Dikatakannya, berdasarkan data dari Korlantas Polri kecelakan terjadi ada tahun 2024 sebanyak 144.605 kejadian laka lantas, 77 % kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor dan 53 % korban kecelakaan berusia 15-39 tahun.

Para jurnalis di Palembang mengikuti edukasi safety riding astra motor Sumsel, Jumat (11/07/2025). Kemudian ia menjelaskan, dari data AHM Internal Research pada tahun 2024 ada enam perilaku berkendara penyebab kecelakaan yaitu :

1. Ceroboh terhadap lalu lintas di depan
2. Tidak menjaga jarak aman saat berkendara
3. Berkendara melewati batas kecepatan
4. Ceroboh saat berbelok
5. Ceroboh saat mendahului
6. Berkendara dalam kondisi Lelah

Untuk perilaku pertama ceroboh lalu lintas di depan dijelaskannya, kecelakaan dapat terjadi akibat ketidakmampuan pengendara untuk mengenali situasi dan kondisi jalan penyebab ceroboh lalu lintas depan seperti terburu – buru, menggunakan HP, hilang konsentrasi saat berkendara, egois dan lain-lain.

Kemudian perilaku kedua dijelaskannya, adalah tidak menjaga jarak saat berkendara. Menurutnya, menjaga jarak aman akan memberikan waktu dan jarak yang cukup bagi kita untuk mengantisipasi kondisi bahaya. Penyebab tidak menjaga jarak aman dipengaruhi factor merasa sudah mahir dalam berkendara, terburu – buru dan kurang memahami pentingnya keselamatan.

Perilaku ketiga dikatakannya, adalah melewati batas kecepatan. Batas kecepatan diatur berdasarkan jenis, lingkungan, situasi dan kondisi jalan. Penyebab melewati batas kecepatan karena tidak ada rencana perjalanan, bangun kesiangan, karakter berkendara an merasa aman-aman saja.

Selanjutnya perilaku keempat adalah ceroboh saat berbelok. Dikatakannya, saat berbelok diperlu memberikan informasi kepada pengguna jalan lain, memastikan kondisi jalan, kecepatan kendaraan untuk mencegah terjadinya masalah.Penyebab ceroboh saat berbelok dikarenakan salah memahami kondisi jalan / fitur kendaraan, ingin menunjukkan kemahiran, egois dan konsentrasi teralihkan.

Kemudian perilaku kelima adalah ceroboh saat mendahului. Mendahului dikatakannya, adalah proses berkendara yang terlihat mudah namun merupakan aktifitas yang berbahaya. Penyebab ceroboh saat mendahului dikarenakan merasa aman sehingga turun kewaspadaan, merasa di dahulukan (egois), tidak melakukan prosedur dengan benar-benar dan terburu-buru.

Perilaku keenam penyebab kecelakan ditambahkannya,adalah berkendara dalam kondisi kelelahan. Berkendara dalam kondisi lelah dapat menurunkan kemampuan dalam mengendalikan kendaraan. Penyebab kelelahan saat berkendara dapat menyebabkan stress, pola hidup yang kurang sehat dan kondisi Kesehatan.

“Dengan memahami perilaku berkendara penyebab kecelakaan,kita akan lebih hati-hati saat berkendara sehingga tingkat kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,”pungkasnya.

Berita Terkait

Hangatkan Akhir Tahun, Astra Motor Sumsel Tutup AMJC 2025 dengan Apresiasi untuk Jurnalis Sumsel
Astra Motor Sumsel Gelar Seminar Inspiratif di Universitas Sriwijaya, Angkat Tema Sustainable Living
Semarak HUT RI ke-80 Bersama Komunitas Sepeda Motor Honda di Convoy Merdeka
Astra Motor Sumsel Ajak Generasi Muda untuk Wujudkan Budaya Keselamatan Berkendara
Seleksi Festival Vokasi Satu Hati 2025 Libatkan Ribuan Guru dan Siswa, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan
Astra Motor Sumsel Beri Edukasi Keselamatan Berkendara kepada 180 Pekerja lewat Honda Victory
5 Tips Memilih Helm yang Aman dan Nyaman untuk Berkendara
183 Kantong Darah Terkumpul dalam Aksi Donor Darah Astra Motor Sumsel Sepanjang 2024

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:19 WIB

Hangatkan Akhir Tahun, Astra Motor Sumsel Tutup AMJC 2025 dengan Apresiasi untuk Jurnalis Sumsel

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:24 WIB

Astra Motor Sumsel Gelar Seminar Inspiratif di Universitas Sriwijaya, Angkat Tema Sustainable Living

Senin, 18 Agustus 2025 - 20:45 WIB

Semarak HUT RI ke-80 Bersama Komunitas Sepeda Motor Honda di Convoy Merdeka

Selasa, 12 Agustus 2025 - 19:03 WIB

Tim Safety Riding Astra Motor Sumsel Sampaikan Enam Penyebab Kecelakaan Berkendara

Sabtu, 30 November 2024 - 15:49 WIB

Astra Motor Sumsel Ajak Generasi Muda untuk Wujudkan Budaya Keselamatan Berkendara

Berita Terbaru