Ternyata Beras Impor Asal Thailand Bantuan untuk Masyarakat dari Pusat

- Redaksi

Selasa, 23 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumsel membenarkan adanya Beras Impor dari Thailand yang masuk melalui pelabuhan Boom Baru, namun beras tersebut dijelaskan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumsel Hengky Putrawan
merupakan program bantuan beras dari pemerintah Nasional melalui Perum Bulog.
“Provinsi Sumsel masuk beras impor bukan karena kurang produksi beras tetapi Bulog mendapatkan tugas dari kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia untuk penyaluran Cadangan  Beras Pemerintah (CBP) dalam rangka pemberian bantuan Pangan ke Masyarakat. Selain untuk cadangan pangan sebagai antisipasi prediksi dampak Elnino,” kata Hengky ditemui diruanganya, Selasa (23/5/23).
Kata dia bantuan tersebut berdasarkan surat Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 6NTS.03.031K/1/2023 tanggal 10 Maret 2023 perihal Penugasan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Dalam Rangka Bantuan Pangan Beras dan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 71/KS.03.03/K/3/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2023.
Ia juga mengatakan, alasan lainya Bulog kanwil Sumsel Babel yang memiliki pelabuhan untuk menerima bantuan beras itu agar bisa disalurkan ke Daerah tetangga Sumsel.
Selain itu Hengky menerangkan jika Sumsel sendiri sebenarnya masih dalam surplus beras dimana prediksi beras bulan Juli 2023 mencapai 541.596 Ton data dari Dinas Pertanian prov sumsel
“Bulog Sumsel juga menerangkan cadangan beras ini juga untuk menjaga karena adanya El Nino dikhawatirkan terjadinya gagal panen nantinya, tapi saya harap jangan sampai terjadi,” ungkapnya.
Sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengetahui adanya beras impor yang masuk melalui Pelabuhan Boom Baru Palembang. “Saya diinformasikan beberapa kali dari Kanwil Bulog Sumsel Babel, tapi saya pikir jangan dibenturkan dengan semangat petani, karena pada dasarnya Sumsel ini surplus beras.
Herman Deru mengaku beras impor tersebut untuk menjaga buffer stock Bulog. “Kita hargai mereka jaga-jaga, tapi bukan semata-mata ini kebutuhan. Menjaga kalau terjadi el nino, takut gagal panen atau apa,” kata dia.
“Kita tidak menolak, karena itu kebijakan negara. pungkasnya.

Berita Terkait

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD
Gubernur Sumsel Serahkan “Arjuna” Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Taqwa
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan UMKM Binaan dan Layanan MyPertamina di Jambore Forketas Sumsel 2026
Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers
Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:42 WIB

Gubernur Sumsel Serahkan “Arjuna” Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Taqwa

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan UMKM Binaan dan Layanan MyPertamina di Jambore Forketas Sumsel 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:24 WIB

Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB