Terkait Video Tarif Tol Palembang Kayu Agung Naik, Waskita Sriwijaya Tol Pastikan Tak Ada Kenaikan

- Redaksi

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas tol Kayu Agung - Palembang - Betung (Kapal Betung),

Ruas tol Kayu Agung - Palembang - Betung (Kapal Betung),

SUARAPUBLIK.ID, OKI – PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) selaku Badan Usaha jalan Tol (BUJT), pengelola ruas tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Kapal Betung), memastikan bahwa tidak ada kenaikan atau penyesuaian tarif tol pasca mudik Lebaran tahun 2022. Menyusul beredarnya video adanya kenaikan tarif tol sebesar Rp 77 ribu di sosial media.

Direktur Utama Waskita Sriwijaya Tol Herwidiakto melalui Corporate Secretary PT Waskita Toll Road (WTR) Alex Siwu kepada suarapublikid, mengatakan, penyesuaian tarif tol mengacu pada laju inflasi selama dua tahun sekali.

“Terkait video yang beredar di sosial media yang menyatakan adanya kenaikan atau penyesuaian tarif tol secara mendadak tanpa pemberitahuan, itu terjadi di gerbang tol Kayu Agung Utama yang pengelolaannya dilakukan bukan oleh BUJT kami. Di sana diterapkan saldo minimal. Jadi bukan tarif tol yang naik, dan saya bisa sampaikan di ruas tol kami tidak ada penyesuaian tarif atau kenaikan, tetap tarif yang berlaku,” jelas Alex saat dihubungi, Kamis (19/5/2022).

Menurut dia, kenaikan atau penyesuaian tarif itu sudah diatur mekanismenya dalam Perjanjian Konsesi antara Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Kemudian, diberikan setiap dua tahun penyesuaian tarifnya. Dengan demikian, tidak semata-mata langsung disesuaikan. ”

Sebelum penyesuaian kami juga akan terlebih dahulu melakukan sosiisasi ke publik. Sebab, harus ada pengecekan terlebih dahulu, seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM) di jalan tol.”

“Harus memenuhi standar minimal pelayanannya dulu dan penyesuaian tarif itu dilakukan menjaga tingkat kelayakan bisnis jalan tol tersebut, penyesuaian yang dilakukan tiap dua tahun itu hanya sebatas laju inflasi dimana wilayah tol tersebut ada,” tambah Alex.

Alex kembali menegaskan, untuk tarif tol Kayu Agung Palembang tetap Rp 50.000 untuk kendaraan golongan 1. Selain itu, menurut Alex, kenaikan tarif juga mengacu pada laju inflasi setiap dua tahun sekali agar bisa menjaga tingkat kelayakan bisnis jalan tol.

“Dan apabila ada kenaikan tarif pasti kami melakukan pemberitahuan dan sosialisasi, nah terkait kejadian di video ini berada di gerbang tol Kayu Agung Utama yang pengelolaanya bukan oleh BUJT WTR sehingga kronologi dan kenapa diterapkan saldo minimal bisa dikonfirmasi ke pihak mereka,” pungkasnya. (Dhi)

Berita Terkait

Perkuat Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sambang Warga
Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Pasang Spanduk Himbauan
WCC Palembang Edukasi Perempuan tentang Kesehatan Menstruasi dan Penggunaan Cindo-Pads
Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 Suguhkan Beragam Hiburan dan Inspirasi Modifikasi
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Petani di Kebun Warkuk Ranau Selatan
Jadi Unggulan Muba Hingga Raih Penghargaan Program Terbaik untuk Wakili Sumsel ke Nasional
ICMI ORDA Muara Enim Ajak Masyarakat Perdalam Tasawuf untuk Menjaga Keikhlasan Ibadah
BNNP Sumsel Geruduk Dua Lokasi Hiburan Malam di Palembang

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perkuat Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sambang Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:39 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Pasang Spanduk Himbauan

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:03 WIB

WCC Palembang Edukasi Perempuan tentang Kesehatan Menstruasi dan Penggunaan Cindo-Pads

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:01 WIB

Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 Suguhkan Beragam Hiburan dan Inspirasi Modifikasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Petani di Kebun Warkuk Ranau Selatan

Berita Terbaru