Tenggelam di Ulak Jermun, Andi Ditemukan di Jejawi

- Redaksi

Minggu, 23 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Andi (35) saat ditemukan di perairan Jejawi, Kabupaten OKI oleh tim gabungan BPBD, Damkar, TNI, Polri pada, Minggu (23/01) sekitar pukul 06.33 WIB.

Jenazah Andi (35) saat ditemukan di perairan Jejawi, Kabupaten OKI oleh tim gabungan BPBD, Damkar, TNI, Polri pada, Minggu (23/01) sekitar pukul 06.33 WIB.

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Andi (35) warga Desa Ulak Jermun, Kecamatan Sirau Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang tenggelam di Sungai Komering beberapa waktu lalu, akhirnya ditemukan di daerah Jejawi, Minggu pagi (23/01/2021) sekitar pukul 06.33 WIB.

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Pol PP dan Pemadam Kebakaran OKI, Drs Abdurrahman MSi melalui Kabid Damkar Ajisman mengatakan, saat ditemukan kondisi jenazah korban sudah membengkak.

“Pria kelahiran tahun 1987 ini tenggelam di Sungai Komering pada, Jum’at (21/01) sekitar pukul 07.30 WIB lalu. Dan pada hari ini, jenazahnya ditemukan mengapung di perairan daerah Jejawi oleh warga setempat,” ungkap Ajisman.

Ditambahkannya, info yang mereka peroleh, saat itu Andi awalnya ingin mandi dan memang korban sendiri menderita sakit lumpuh. Dan karena tempat tinggal korban berada di pinggir sungai, jadi dia mandi di tangga rumahnya tersebut.

“Setelah turun tangga, orang tuanya sudah melihat bahwa anaknya ini mandi. Kemudian, korban mungkin terjatuh, lalu diselami oleh orang tuanya dan ternyata sudah hanyut terbawa air entah kemana,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, saat melakukan pencarian, mereka membuat tim gabungan yang terdiri dari Tim SAR/BPBD, anggota damkar, TNI/Koramil, Polsek SP Padang, dan dibantu oleh warga setempat.

“Kalau kendala di lapangan selama pencarian, yaitu kondisi air yang deras, dan juga kekurangan alat. Namun, Alhamdulillah korban bisa ditemukan. Dan juga kita menghimbau kepada masyarakat supaya lebih berhati-hati. Apalagi saat ini kondisi air benar-benar sedang sangat dalam, sehingga arusnya menjadi terlalu deras,” tuturnya.

Sementara itu, dalam pernyataan keluarga korban yang ditandatangi oleh Lani yakni sang ayah, mereka tidak menginginkan jenazah anaknya dilakukan tindakan visum karena kondisinya yang telah membusuk, dan segera ingin dikuburkan. (mis)

Berita Terkait

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Berita Terbaru