Tegas! Gubernur Minta Seluruh Jenjang Pendidikan Tunda Gelar PTM

- Redaksi

Kamis, 8 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seluruh tingkat jenjang pendidikan di Palembang, dipastikan belum dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) sesuai agenda yang sudah terjadwal. Terbaru, jenjang pendidikan yang bakal menunda PTM ialah tingkat SMA/SMK.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Palembang telah memberi kepastian bahwa PTM untuk tingkat SD dan SMP, belum dapat terlaksana sesuai agenda pada 12 Juli 2021. Jumlah kasus COVID-19 yang terus meningkat dan fluktuatif menjadi penyebabnya.

Kini, Dinas Pendidikan Sumatera Selatan (Sumsel) sepertinya akan membuat keputusan yang serupa. PTM tingkat SMA/SMK yang telah terjadwal pada 13 Juli kemungkinan besar akan ditunda.

“Jangan dulu PTM. Apalagi saat ini kasus COVID-19 kembali meningkat dan banyak varian baru yang muncul di Indonesia, sepeti Delta dan Kappa,” kata Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Kamis (8/7/2021).

Deru sendiri belum dapat menetapkan penundaan ini berlaku sampai kapan. Terlebih, pada Jum’at besok (9/7/2021), dua Kota di Sumsel, Palembang dan Lubuk Linggau, bakal kembali menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro secara ketat, sesuai intruksi dari pemerintah pusat.

Kedepanya, Deru akan mengajak Komite, agar guru siap untuk melakukan PTM. Ia juga menegaskan semua pihak siap untuk melakukan PTM, khususnya orangtua dan wali, maupun siswa.

“Kita tunggu sampai orangtua murid mau PTM. Kalau mereka tidak siap melepas anaknya jangan dulu dimulai. Intinya guru harus siap, orangtua dan muridnya juga siap. Saat ini kita juga terus gaspol lakukan vaksinasi agar semua siap,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, menerangkan bahwa sebelum melaksanakan PTM, siswa harus terlebih dahulu disuntik vaksin COVID-19. Ini sesuai  dengan instruksi dari Presiden untuk melakukan vaksinasi anak usia 12-17 tahun.

“Vaksin anak sedang jalan. Nanti akan kita libatkan pihak sekolah untuk melakukannya. Sehingga lebih mudah karena menjadi vaksin Kelompok. Jadi muridnya tidak perlu ke sentra vaksin atau fasilitas kesehatan,” ungkap Lesty. (ANA)

Berita Terkait

Pancasila dalam Langkah Hidupku
Peran Pancasila Dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri
Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Tindakan Sehari-hari
Penerapan Sila Pancasıla dalam Kehidupan 
Pancasila dan Implementasinya terhadap Kehidupan Sehari-hari
Peran Pancasila dalam Membentuk Pribadi yang Berkarakter
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya
Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Kehidupan Saya

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Peran Pancasila Dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Tindakan Sehari-hari

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Penerapan Sila Pancasıla dalam Kehidupan 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Pancasila dan Implementasinya terhadap Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru