Tak Sekadar Buku, Disdik Palembang Dorong Pembelajaran SD Lebih Konkret

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan alat peraga organ tubuh manusia, siswa belajar lebih aktif dan mudah memahami materi

Dengan alat peraga organ tubuh manusia, siswa belajar lebih aktif dan mudah memahami materi

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menegaskan pentingnya pemanfaatan alat peraga pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah dasar (SD). Penggunaan alat peraga dinilai mampu membuat pembelajaran lebih konkret, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kota Palembang, Alhadi Yan Putra, mengatakan penggunaan alat peraga terus didorong di seluruh SD negeri maupun swasta agar proses pembelajaran tidak hanya bergantung pada buku teks.

“Di jenjang sekolah dasar, anak-anak belajar lebih efektif jika mereka bisa melihat dan mempraktikkan langsung. Alat peraga membantu siswa memahami konsep pelajaran secara nyata,” ujarnya.

Menurut Alhadi, alat peraga memiliki peran strategis dalam mendukung kurikulum yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman. Pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), misalnya, penggunaan balok hitung, bangun ruang, hingga model organ tubuh terbukti mampu meningkatkan daya tangkap siswa.

“Pembelajaran menjadi lebih hidup. Siswa lebih aktif, tidak mudah bosan, dan lebih berani bertanya,” katanya.

Ia menambahkan, Disdik Kota Palembang secara bertahap terus meningkatkan ketersediaan alat peraga melalui pengadaan sarana pembelajaran serta pelatihan bagi para guru. Selain itu, guru juga didorong untuk lebih kreatif dengan memanfaatkan alat peraga sederhana yang berasal dari lingkungan sekitar.

“Alat peraga tidak harus mahal. Yang terpenting relevan dengan materi dan mampu membuat pembelajaran lebih menyenangkan,” jelasnya.

Alhadi juga mengingatkan pihak sekolah agar merawat alat peraga yang telah tersedia sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pemanfaatan alat peraga secara optimal diharapkan mampu menciptakan budaya belajar yang positif serta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

“Dengan pembelajaran yang lebih kontekstual, siswa diharapkan tumbuh menjadi anak yang aktif dan kritis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Begal Sadis yang Tikam Korban 11 Kali Akhirnya Dibekuk, Seluruh Pelaku Curas di Jakabaring Ditangkap
Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk
Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 
Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor
Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang
Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara
BM BSI Akui Skema Pencairan KUR Tambak Tak Sesuai SOP, Kerugian Disebut Capai Rp9,5 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:32 WIB

Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:29 WIB

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:21 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:09 WIB

Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:42 WIB

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang

Berita Terbaru