Sumsel Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari BNPB 

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Helikopter jenis Mi-8 MTV-1 dari BNPB untuk Sumsel. Foto: ist

Helikopter jenis Mi-8 MTV-1 dari BNPB untuk Sumsel. Foto: ist

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan tambahan satu unit helikopter jenis Mi-8 MTV-1 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.

“Kita mendapat tambahan satu unit helikopter water bombing dari BNPB untuk membantu penanganan bencana asap akibat karhutla di Sumsel,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Jumat (10/10/2025).

Dengan tambahan tersebut, kini Sumsel mengoperasikan lima helikopter water bombing dan dua unit helikopter patroli udara yang disiagakan untuk mendukung upaya pemadaman dan mitigasi bencana asap.

Sudirman menjelaskan helikopter dengan kode EX-08033/Mi-8 MTV-1 telah melalui proses pemeriksaan kelengkapan dokumen dan verifikasi teknis oleh tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BNPB sebelum dioperasionalkan.

Setelah dinyatakan layak pada Rabu, 8 Oktober 2025, helikopter langsung diterjunkan melakukan pemadaman di wilayah Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Kamis 9 Oktober 2025.

“Helikopter yang baru diperbantukan itu telah melakukan delapan kali water bombing atau setara dengan 32 ribu liter air untuk memadamkan lahan terbakar sekitar tiga hektare,” jelasnya.

Selain di OKI, operasi udara juga dilakukan di Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dengan 20 kali pengeboman air di area terbakar sekitar satu hektare. Namun hingga akhir operasi, lokasi tersebut masih terpantau berasap.

Ia mengatakan penambahan armada ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi karhutla yang masih mungkin terjadi, meskipun hujan sudah mulai turun di beberapa wilayah.

“Bantuan helikopter ini murni dari BNPB. Meski curah hujan sudah meningkat, belum semua daerah di Sumsel mendapat hujan merata, sehingga kita tetap siaga untuk mencegah karhutla meluas,” kata dia.

Berita Terkait

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan
Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan
Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas
IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga
Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD
Pendampingan Kader Posyandu Palembang Dalam Lomba SE Sumsel 
Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kebahagiaan Kemerdekaan bagi 19 Anak Panti Asuhan Yunida Rizki

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD

Berita Terbaru

Sumsel

Makna Pancasila dalam Perjalanan Kehidupan Saya

Minggu, 23 Agu 2026 - 06:31 WIB

Sumsel

Resume Dari Hal Kecil, Saya Belajar Mengamalkan Pancasila

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:32 WIB

Sumsel

Menghidupkan Pancasila Melalui Kepedulian terhadap Sesama

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:24 WIB