SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Rencana aksi unjuk rasa dari sejumlah universitas se-Sumsel yang akan berlangsung di simpang 5 DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada, Senin (1/9/2025) terpantau hingga saat ini belum tiba di lokasi.
Dari kabar yang beredar sebelumnya, para pengunjuk rasa akan melakukan aksi demo sekitar pukul 10.30 WIB.
Saat ini, jalan di setiap sudut simpang 5 DPRD masih terbuka dan masih dapat dilalui pengendara.
Sementara itu, sebanyak 1.836 polisi disiagakan untuk mengamankan aksi demo yang akan di lakukan oleh ribuan mahasiswa sari sejumlah universitas se-Sumsel.
Pihaknya menerjunkan sebanyak 1.836 personel guna mengawal dan mengamankan dan juga mengantisipasi adanya penyusup pada aksi tersebut.
“Ada empat lompok mahasiswa yang akan melakukan unjuk rasa, yaitu Cipayung Plus, BEM Sumsel, Dema UIN RF Palembang, dan Aliansi Mahasiswa Sumsel,” ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono saat diwawancarai langsung di lokasi.
Ia menjelaskan keempat kelompok tersebut akan terbagi dalam 3 sesi, yaitu dari pukul 08.00 WIB hingga sesi terakhir pada pukul 13.00 WIB.
“Aksi akan dilakukan di 2 titik, yaitu Simpang 5 DPRD Sumsel dan Mapolda Sumsel,” jelasnya.
Ia juga mengimbau mahasiswa untuk menggunakan identitas kelompoknya, untuk menghindari penyusup yang tidak bertanggung jawab.
“Kami berharap rekan-rekan yang akan datang aksi dapat memakai sebuah identitas. Dengan demikian, penyampaian pendapat tetap terkawal tanpa adanya penyusup yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.
Ia mengatakan mahasiswa dapat menyampaikan pendapat dengan sebaik-baiknya dan diharapkan tidak berakhir ricuh seperti yang terjadi di kota lainnya.
“Cintailah Palembang dan Indonesia sebaik-baiknya, dengan demikian kota kita tidak akan terganggu rangka kehidupan sosialnya, seperti yang terjadi kota-kota lain,” kata dia.

Leave a Reply