Sopir Gran Max Tewas Usai Terjun Bebas ke Jurang Sedalam 30 Meter

- Redaksi

Sabtu, 18 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga bersama petugas kepolisian berusaha mengevakuasi sopir mobil Gran Max. (Photo: Ismail)

Warga bersama petugas kepolisian berusaha mengevakuasi sopir mobil Gran Max. (Photo: Ismail)

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Mobil Pick Up Daihatsu Gran Max warga abu-abu dengan nomor polisi (Nopol) BD 9396 BE, jatuh ke jurang sedalam 30 meter di Jalan Lintas Pagar Alam – Manna, tepatnya di Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (18/12/2021), sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, satu orang meninggal dunia. Satu korban jiwa dalam insiden kecelakaan ini ialah sopir Mobil Gran Max, Agus Septendi (39), warga Desa Darat Sawah Hulu, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun, insiden kecelakaan ini bermula ketika Mobil Gran Max yang dikemudikan Agus, dari datang arah Kota Pagar Alam menuju ke wilayah Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pada saat melintas di Desa Pulau Panas, tepatnya di Tikungan Warung Kopi Badas, mobil justru tidak berbelok, terus melaju lurus hingga terjun ke jurang.

“Dugaan sementara sopir dalam keadaan mengantuk sehingga masuk ke dalam jurang,” kata Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono, melalui Kapolsek Tanjung Sakti, Iptu Nurhanas.

Menurut Nurhanas, dalam melakukan evakuasi, pihaknya dibantu warga setempay. Jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.20 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Tanjung Sakti Pumi guna di autopsi.

Nurhanas mengimbau kepada masyarakat agar saat berkendara benar-benar dalam kondisi yang prima dan segar, jangan sampai mengantuk, karena bisa membahayakan keselamatan.

“Intinya dalam berkendara itu, keselamatan yang paling utama. Jangan paksakan apabila sedang mengantuk. Kalau mengantuk, jangan lanjutkan berkendara, berhenti dulu, cari tempat istirahat, minum kopi dan buat tubuh istirahat sejenak,” imbaunya. (ANA)

Berita Terkait

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia
MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam
Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat
Perkuat Sinergi Strategis dengan Pemerintah Daerah, Bank Sumsel Babel Dukung Akselerasi Perekonomian Kabupaten Lahat
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:35 WIB

MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Perkuat Sinergi Strategis dengan Pemerintah Daerah, Bank Sumsel Babel Dukung Akselerasi Perekonomian Kabupaten Lahat

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WIB

Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Berita Terbaru