Siaga Karhutbunlah, Pemkab Muba Bentuk Posko di 10 Kecamatan Titik Rawan

- Redaksi

Jumat, 8 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam II Sriwijaya, bersama Pj Bupati Muba Apriyadi mengecek titik rawan Karhutbunlah di Muba. (Photo: Hafiz Alfangky)

Pangdam II Sriwijaya, bersama Pj Bupati Muba Apriyadi mengecek titik rawan Karhutbunlah di Muba. (Photo: Hafiz Alfangky)

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Tingkat pencegahan serta kewaspadaan potensi kebakaran hutan kebun dan lahan (Karhutbunlah), menjadi skala prioritas Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama berbagai pihak, terutama jajaran TNI dan Polri.

Pada Jumat pagi (8/7/2022), Pj Bupati Muba Apriyadi, bersama Pangdam ll Mayjen TNI Agus Suhardi, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika, dan Dandim 0401 Muba Letkol ARM Dede Sudrajat, mendatangi lokasi rawan terjadi Karhutbunlah di Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir.

“Sasaran kita untuk upaya pencegahan itu tidak lain dan tak henti-hentinya melibatkan masyarakat terutama di wilayah rawan karhutlah. Sosialisasi dan edukasi menjadi hal yang utama dalam upaya pencegahan,” ungkap Apriyadi, dihadapan warga Desa Muara Medak.

Dikatakannya, saat ini Pemkab Muba telah membentuk posko terpadu di 10 Kecamatan yang rawan terjadi Karhutbunlah. Antara lain, di Kecamatan Babat Supat, Lais, Lalan, Babat Toman, Sanga Desa, Batang Hari Leko, Keluang, Tungkal Jaya, Sungai Keruh, dan Bayung Lencir.

“Posko Terpadu ini tergabung dari berbagai unsur yakni TNI, Polri, dan pihak lainnya yang satu kesatuan mencegah serta memininalisir potensi terjadinya karhutlah di Kabupaten Muba khususnya,” terangnya.

Apriyadi mengucapkan terimakasih kepada jajaran progresif serta komitmen turut andil mencegah Karhutbunlah.

“Dalam hal ini kami sangat berterima kasih kepada jajaran TNI terkhusus Pangdam ll Mayjen TNI Agus Suhardi yang sangat berkontribusi dalam hal upaya pencegahan karhutbunlah di Muba,” ucapnya.

Sementara itu, Pangdam ll Mayjen TNI Agus Suhardi mengatakan kedatangan dirinya kali ini ke Desa Muara Medak Bayung Lencir untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga setempat untuk pro aktif serta andil dalam upaya mencegah potensi Karhutbunlah.

“Saya yakin dengan adanya andil masyarakat di wilayah rawan Karhutbunlah dapat dengan maksimal dalam upaya pencegahan karhutbunlah,” ungkap dia.

Ia mengapresiasi, peran serta Pemkab Muba yang sangat masif agar jauh hari mengingatkan serta mensosialisasikan kepada warga untuk paham dalam upaya mencegah Karhutbunlah.

“Semoga tahun 2022 ini tidak lagi berulang terjadi Karhutbunlah. Untuk itu, kita harus berkolaborasi dalam upaya pencegahan dengan melibatkan semua pihak termasuk masyarakat setempat,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Berita Terbaru

Korban Saat Melapor

Kota Palembang

KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:20 WIB