Sholat Idul Adha Ditiadakan, Penyembelihan Hewan Kurban Dilakukan di RPH

- Redaksi

Kamis, 8 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Pengamanan hari Raya Idul Adha 1442 H yang diadakan Polda Sumsel,

Rakor Pengamanan hari Raya Idul Adha 1442 H yang diadakan Polda Sumsel,

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | Perayaan Idul Adha 1442 H bertepatan dengan penerapan PPKM Mikro Darurat di Palembang. Untuk itu, Kemenag Sumsel telah memutuskan meniadakan malam takbiran dan Sholat Idul Adha di lapangan. Sementara untuk pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), untuk menghindari kerumunan.

Hal itu terungkap pada Rakor Pengamanan hari Raya Idul Adha 1442 H yang diadakan Polda Sumsel, Kamis (8/07/2021).

Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Dr Drs H Mukhlisuddin SH MH mengatakan, bahwa melalui surat edaran Menteri Agama nomor 16 tahun 2021, seluruh tempat peribadatan di tiadakan selama PPKM darurat.

“Jadi Malam takbiran dan Shalat Idul Adha di Zona asesmen 3 dan 4, juga kita tiadakan sesuai dengan surat edaran menteri agama,” ungkapnya.

Sementara untuk penyembelihan hewan Qurban dilaksanakan 11,12,13 Djulhijjah, dilakukan dirumah pemotongan hewan untuk menghindari kerumunan.

Rapat koordinasi dipimpin langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM. Dalam Rakor ini diikuti oleh Dit Intelkam Polda Sumsel, Karo Ops Polda Sumsel, Kemenag Sumsel, BPBD Sumsel, dan Danrem 044 serta instansi terkait.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa Palembang akan menetapkan PPKM Mikro Diperketat, menjelang hari Raya Idul Adha.

“Untuk itu kita akan memperketat keamanan. Karena di Palembang semakin hari semakin banyak positif Covid-19. Ini harus bersama kita tekan, Mobilitas kegiatan masyarakat terutama yang harus di kurangi,” ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Oleh karena itu, jangan sepelekan tingkat penyebaran Virus Covid-19. Sebab, sampai sekarang masih ada yang menyepelekan, sehingga harus diberikan penjelasan secara detail kepada orang pribadi atau kelompok.

Dirinya menjelaskan, bahwa hal ini harus dipahami masalahnya dengan melakukan koordinasi dan kerjasama, saling bantu dan mengingatkan. “Berpikir global dan bertindak lokal, daerah zona merah kita keroyok dengan kerja bersama,” katanya.

Mesti fokus dan update pada perkembangan yang terjadi di setiap daerah. Dan itu menjadi tanggung jawab masing-masing, mulai Polsek, Polres/Polresta, Polda, begitupun dengan Pemda, Pemkot, dan Pemprov. (Rel)

Berita Terkait

BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026
Rutan Kelas IIB Baturaka Gelar Pembinaan Moral dan Spiritual Bagi Warga Binaan Bersama Kememag
Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat
Penasihat Hukum Kholizol-Raga Siapkan Eksepsi, Singgung Dugaan Aktor Utama Proyek Air Lemutu Belum Tersentuh
Korupsi Anggaran Dishub Muba, Muhammad Ridho Dituntut 3 Tahun Penjara
Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Didakwa Terkait Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Proyek Irigasi
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:33 WIB

BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:53 WIB

Rutan Kelas IIB Baturaka Gelar Pembinaan Moral dan Spiritual Bagi Warga Binaan Bersama Kememag

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20 WIB

Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:29 WIB

Korupsi Anggaran Dishub Muba, Muhammad Ridho Dituntut 3 Tahun Penjara

Berita Terbaru