Satu Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, Pegadaian Perkuat Peran Dorong Inklusi Keuangan

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Memperingati tonggak satu tahun pengembangan ekosistem bullion di Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan peringatan satu tahun Unit Usaha Bullion Indonesia sekaligus peluncuran Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap. Kegiatan yang mengusung tema “Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran emas sebagai instrumen keuangan yang semakin likuid dan strategis bagi perekonomian nasional.

Sebagai salah satu pemangku kepentingan utama dalam pengembangan ekosistem emas nasional, PT Pegadaian terus memperkuat perannya dalam mentransformasikan emas dari sekadar komoditas menjadi aset finansial yang produktif dan bernilai tambah bagi masyarakat. Dalam satu tahun terakhir, Pegadaian berhasil mengintegrasikan layanan Tabungan Emas dan Cicil Emas ke dalam infrastruktur Bullion Bank atau Layanan Bank Emas yang lebih modern, aman, dan terintegrasi secara nasional.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem bullion ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan berbasis emas di daerah, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

“Pengembangan ekosistem bullion nasional membuka peluang yang sangat besar bagi masyarakat untuk mengoptimalkan emas sebagai instrumen investasi dan penguatan ekonomi keluarga. Di wilayah Sumbagsel, kami melihat minat masyarakat terhadap produk investasi emas seperti Tabungan Emas dan Cicil Emas terus meningkat seiring dengan meningkatnya literasi keuangan,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan bahwa Pegadaian di wilayah Kanwil III Sumbagsel akan terus berperan aktif dalam mendukung penguatan ekosistem emas melalui perluasan akses layanan, peningkatan edukasi keuangan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital.

“Pegadaian berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional. Dengan ekosistem Layanan Bank Emas yang semakin kuat, kami optimistis emas dapat menjadi instrumen strategis yang tidak hanya menjaga nilai aset masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia juga menyerahkan roadmap pengembangan Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Roadmap tersebut dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas di Indonesia, mulai dari sektor hulu hingga hilir, sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Dengan dukungan penuh pemerintah serta sinergi antar pemangku kepentingan, Pegadaian optimistis ekosistem bullion di Indonesia akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan sektor keuangan nasional, sekaligus memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat.

 

 

 

 

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Rotasi Ditubuh LBH Bima Sakti, DR Cornie Pania Putri Sah Tidak menjabat Wadir Bima Sakti 
Demi Keselamatan Pengendara, Tol Palembang Sempat Buka-Tutup Akibat Kabut Pagi
Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang
Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 161 SPBU di Sumbagsel Dikenakan Sanksi
Eksplorasi Penuh Tantangan, ADV 160 Mystery Exploride Satukan Komunitas Honda Sumsel
Rayakan Harpelnas, Astra Motor Sumsel Berikan Apresiasi bagi Konsumen Setia Honda

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:38 WIB

Rotasi Ditubuh LBH Bima Sakti, DR Cornie Pania Putri Sah Tidak menjabat Wadir Bima Sakti 

Minggu, 6 September 2026 - 13:25 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Tol Palembang Sempat Buka-Tutup Akibat Kabut Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 18:13 WIB

Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Berita Terbaru

Pelaku saat diamankan Kepolisian

Kota Palembang

Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:13 WIB