Sampaikan Hasil SNLIK Bersama BPS OJK Sampaikan Indeks Literasi dan Inklusi Perempuan Lebih Tinggi

- Redaksi

Jumat, 2 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Fokus Otoritas Jasa Keuangan selalu berupaya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan baik konvensional maupun syariah tertuang dalam Peta Jalan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (2023-2027).

Hari ini, dalam rilis tertulis bersama BPS, OJK menyampaikan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan penduduk Indonesia sebagai landasan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan ke depan.

Pelaksanaan lapangan SNLIK tahun 2024 dilakukan mulai 9 Januari hingga 5 Februari 2024 di 34 provinsi yang mencakup 120 kabupaten/kota termasuk 8 wilayah kantor OJK (1.080 blok sensus). Jumlah sampel SNLIK tahun 2024 sebanyak 10.800 responden yang berumur antara 15 s.d. 79 tahun.

Metode sampling yang digunakan adalah stratified multistage cluster sampling. SNLIK tahun 2024 menggunakan parameter literasi keuangan yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku, sementara indeks inklusi keuangan menggunakan parameter penggunaan (usage) terhadap produk dan layanan keuangan. Penggunaan parameter ini sesuai dengan indikator yang digunakan dalam OECD/INFE International Survey of Financial Literacy.

“Hasil SNLIK tahun 2024 menunjukkan indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43 persen, sementara indeks inklusi keuangan sebesar 75,02 persen,” jelas rilis tersebut, Jumat (2/8/2024).

OJK juga juga mengukur tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah. Hasil yang diperoleh menunjukkan indeks literasi keuangan syariah penduduk Indonesia sebesar 39,11 persen. Adapun, indeks inklusi keuangan syariah sebesar 12,88 persen.

“Berdasarkan gender, indeks literasi keuangan perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan indeks literasi keuangan laki-laki, yakni masing-masing sebesar 66,75 persen dan 64,14 persen. Indeks inklusi keuangan perempuan juga lebih tinggi dibandingkan dengan indeks inklusi keuangan laki-laki, yakni masing-masing 76,08 persen dan 73,97 persen,” ungkapnya.

Penyampaian metodologi dan hasil SNLIK tahun 2024 disampaikan Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi di Kantor BPS, Jakarta.

Berita Terkait

Untuk Meningkatkan Jangkauan Layanan, Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Kemitraan SPBU
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dialihkelolakan
2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3
Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI untuk Jawab Kebutuhan Industri Digital
Masak Serentak di Delapan Kota, Pertamina Patra Niaga Bagikan 8.100 Porsi Makanan pada Hari Pelanggan Nasional
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Pelanggaran Penyaluran BBM Subsidi di Sumatera Barat
Senyum Pelanggan, Senyumku Juga: Pertamina Patra Niaga Hadir Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional
JP Morgan Beri Pandangan Overweight untuk Saham BBRI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:08 WIB

Untuk Meningkatkan Jangkauan Layanan, Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Kemitraan SPBU

Kamis, 10 September 2026 - 14:52 WIB

Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dialihkelolakan

Selasa, 8 September 2026 - 14:54 WIB

2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3

Senin, 7 September 2026 - 11:50 WIB

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI untuk Jawab Kebutuhan Industri Digital

Minggu, 6 September 2026 - 23:14 WIB

Masak Serentak di Delapan Kota, Pertamina Patra Niaga Bagikan 8.100 Porsi Makanan pada Hari Pelanggan Nasional

Berita Terbaru