Sah ! Kini SMBR Resmi Jadi Anak Perusahaan SIG, Sejumlah Komisaris dan Direksi Diganti

Ekonomi48 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), di Hotel Sari Pacific Jakarta, Selasa (24/01/2023).

Rapat yang dilaksanakan ini berlangsung secara tatap muka di Istana Ballroom Hotel Sari Pacific dan secara elektronik menggunakan fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (system eASY KSEI). Pada RUPSLB ini mengagendakan dua mata acara utama, yaitu perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan Perubahan Pengurus Perseroan.

RUPSLB yang dimulai pukul 14.35 WIB tersebut dihadiri oleh para pemegang saham mayoritas dan minoritas. Acara dibuka oleh Komisaris Utama Franky Sibarani dan dilanjutkan dengan pembahasan mata acara pertama, perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan didasari atas bergabungnya SMBR dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam holding subklaster semen.

Akhir tahun 2022 menjadi milestone bersejarah bagi SMBR. Proses integrasi SMBR ke SIG berhasil diselesaikan dan telah melengkapi seluruh tahapan pembentukan holding BUMN Sub klaster semen.

Ditandai dengan penandatanganan Akta Perjanjian Pengalihan Saham pada tanggal 19 Desember 2022 antara Negara Republik Indonesia dan SIG.

Sebanyak 7.499.999.999 Saham Seri B milik Negara RI di SMBR beralih kepemilikannya kepada SIG, sehingga status SMBR berubah menjadi Non-Persero dan menjadi salah satu anak perusahaan SIG.

Negara Republik Indonesia masih memegang 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna, SIG memiliki sebanyak 7.499.999.999 Saham Seri B dan Masyarakat memiliki sebanyak 2.432.534.336 Saham Seri B.

Selain perubahan nama, RUPSLB juga memutuskan perubahan beberapa pasal dalam anggaran dasar Perseroan. Antara lain terkait modal, saham, tugas, wewenang dan kewajiban direksi, rapat direksi, rencana kerja dan anggaran tahunan, dan pasal lainnya yang mengatur anggaran dasar.

Pada mata acara kedua terdapat perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Memberhentikan
dengan hormat anggota Dewan Komisaris yaitu Komisaris Independen Darusman Mawardi dan Komisaris Oke Nurwan, dan mengangkat Hadi Daryanto sebagai Komisaris Perseroan.

Selain itu, RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat anggota Direksi SMBR yaitu Direktur Pemasaran, Mukhamad Saifudin dan Direktur Umum & SDM, Gatot Mardiana.

Selanjutnya terdapat perubahan nomenklatur Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM), Direktur Produksi dan Pengembangan menjadi Direktur (Fungsi Operasi Perseroan).

Sehingga susunan kepengurusan pun berubah menjadi sebagai berikut :

Komisaris Utama : Franciscus M.A Sibarani
Komisaris Independen: Chowadja Sanova
Komisaris: Hadi Daryanto

Direktur Utama: Daconi Khotob
Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM Perseroan) : Tubagus Muhammad Dharury
Direktur (Fungsi Operasi Perseroan): Suherman Yahya

Sedikit menggambarkan kinerja pada tahun 2022, ditengah penurunan demand di wilayah Sumatera terutama Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang merupakan wilayah pasar basis, SMBR mampu meningkatkan volume penjualan semen sebesar 4% sehingga pangsa pasar SMBR di Sumbagsel menjadi 34% atau tumbuh 3%.

Pertumbuhan kinerja tersebut tidak terlepas dari konsistensi manajemen SMBR dalam menerapkan inisiatif strategis seperti memperkuat posisi pasar, cost leadership melalui program SMBRGO45 dan upaya peningkatan kompetensi karyawan. (*)

Komentar