Reses DPRD Sumsel di SMK Negeri 4 Palembang: Fokus pada Aspirasi Pendidikan dan Tantangan SMK

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Reses Anggota DPRD Sumsel Dapil Sumsel II di SMK N 4 Palembang, pada Hari ke 3.
Rabu 12 februari 2025 (MG3)

Kunjungan Reses Anggota DPRD Sumsel Dapil Sumsel II di SMK N 4 Palembang, pada Hari ke 3. Rabu 12 februari 2025 (MG3)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, Dapil Sumsel II, melaksanakan Reses Masa Sidang II Tahun 2025 pada 10 hingga 17 Februari 2025. Kegiatan reses ini mencakup kunjungan ke sejumlah kecamatan, antara lain Ilir Timur I, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang-Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang.

Reses ini dikoordinatori oleh Hj. Zaitun, SH, M.Kn dari Partai Gerindra. Hadir dalam kegiatan tersebut beberapa anggota DPRD dari berbagai partai politik, antara lain: Muhammad Yansuri, SIP (Partai Golkar), Ir. H. Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), Fajar Febriansyah, ST, M.I.Kom (PAN), H. M. Anwar Al Syadat, SSi, MSi (PKS), Tamtama Tanjung (Partai Demokrat), dan H. Nopianto, S.Sos, MM (Partai Nasdem).

Pada hari ketiga reses, Rabu (12/2/2025), anggota DPRD Dapil II Sumsel mengunjungi SMK Negeri 4 Palembang. Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait isu-isu pendidikan.

Seorang siswa SMK Negeri 4 Palembang mengungkapkan keluhannya terkait fasilitas yang ada di sekolah, yang dinilai kurang relevan dengan kebutuhan siswa. “Saat ini, di sekolah kami ada kolam yang menurut kami kurang dibutuhkan. Justru keberadaannya mengganggu karena fungsinya yang belum jelas,” ungkapnya.

Kepala SMK Negeri 4 Palembang, Sumin Eksan, S.Pd., M.M., turut menyampaikan aspirasi mengenai terbatasnya fasilitas yang mendukung kebutuhan siswa. Fasilitas seperti toilet, aula, dan alat praktik pembelajaran dirasa masih sangat kurang. “Jumlah siswa yang terus bertambah setiap tahunnya membuat fasilitas yang ada saat ini belum mencukupi. Kami belum memiliki aula dan jumlah toilet yang tersedia juga sangat terbatas,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, H. M. Anwar Al-Syadat menyatakan bahwa DPRD Sumsel akan berupaya menyampaikan aspirasi yang diterima dari guru dan siswa kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk ditindaklanjuti. “Kami siap menampung dan mengawal aspirasi dari dunia pendidikan, khususnya SMK, agar mendapatkan perhatian dari pemerintah,” katanya.

Kabid SMK Dinas Pendidikan Sumsel, Andi Bobby Wahyudi, SH., M.Si, mengapresiasi kehadiran anggota DPRD Sumsel di SMK Negeri 4 Palembang. Ia berharap kunjungan tersebut bisa menjadi jembatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik serta siswa SMK.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memaparkan program sertifikasi kerja yang sedang disiapkan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan dunia usaha. “Kami ingin memastikan lulusan SMK memiliki kompetensi dan sertifikasi yang diakui industri, sehingga mereka bisa langsung bekerja setelah lulus,” ujar Andi Bobby Wahyudi.

Kepala SMK Negeri 4 Palembang, Sumin Eksan, S.Pd., M.M., menambahkan bahwa sekolahnya telah menjalin kerja sama dengan berbagai industri melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). “Kami telah bekerja sama dengan perusahaan besar seperti Daihatsu, Yamaha, Honda, dan PLN. Melalui MoU ini, siswa yang telah memenuhi standar kualifikasi dapat langsung diterima bekerja,” katanya.

Selain itu, siswa SMK Negeri 4 Palembang juga mendapatkan pelatihan langsung dari industri, terutama terkait keselamatan kerja dan aspek teknis lainnya. “Kami ingin memastikan siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja,” tambah Sumin Eksan.

Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi momentum positif untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam menciptakan lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja. (MG3)

Berita Terkait

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 
Proyek Pipa Transmisi Rp21 Miliar di PALI Belum Dibayar, Publik Desak Penanganan Hukum Transparan
Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Herman Deru: FESyar Sumatera 2026 Momentum Perkuat Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan Masyarakat
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:29 WIB

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Proyek Pipa Transmisi Rp21 Miliar di PALI Belum Dibayar, Publik Desak Penanganan Hukum Transparan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:55 WIB

Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:49 WIB

Herman Deru: FESyar Sumatera 2026 Momentum Perkuat Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan Masyarakat

Berita Terbaru

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Kota Palembang

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:29 WIB